Selamat Datang dan Bergabung Bersama Perssilam Silampari News teknologi app iconDownload App Perssilam Silampari News: Search results for Kiper asal Brasil
×
    Advertising
    ☰ Menu
W3.CSS
Dark Mode

Pages

Memuat berita...
Showing posts sorted by relevance for query Kiper asal Brasil. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query Kiper asal Brasil. Sort by date Show all posts

Thursday, 28 May 2026

Lucas Frigeri Meninggalkan Arema FC


Indonesia, Perssilam - Kerja sama antara Lucas Frigeri dan Arema FC resmi berakhir. Hal ini terjadi setelah ia menyelesaikan laga terakhir di Kompetisi BRI Super League 2025/26. Manajemen klub mengumumkan bahwa kontrak kiper asal Brasil tersebut habis pada 25 Mei 2026. Pihak klub memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya. Kini Frigeri meninggalkan Malang setelah dua musim membela Arema FC. Selama periode tersebut, ia mencatatkan total 59 penampilan di berbagai laga. 
Ia menjadi tembok utama di lini pertahanan tim. Frigeri dikenal karena refleks cepat dan kemampuan membaca arah bola. Ia juga membawa aura kepemimpinan di lapangan. Ketenangannya saat menghadapi tekanan membuat rekan setim merasa aman. Satu momen yang tidak akan dilupakan Aremania adalah final Piala Presiden 2024. Saat itu Arema FC berhadapan dengan Borneo FC dalam laga yang sangat sengit. Pertandingan berakhir imbang dan harus ditentukan lewat adu penalti. 
Dalam situasi genting, Frigeri mengambil peran tidak biasa. Ia maju menjadi eksekutor penalti terakhir. Tendangan Frigeri masuk dengan sempurna ke gawang lawan. Gol itu memastikan Arema FC mengangkat trofi juara. Jarang ada kiper yang menjadi penentu kemenangan di partai final. Aksi ini menjadi salah satu pencapaian tertinggi klub selama dua tahun terakhir. Keberaniannya menjadi bukti loyalitas besar bagi tim.
Advertising

BACA JUGA: 
Jemaah Haji Melaksanakan Wukuf di Padang Arafah
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, memberikan apresiasi tinggi. Ia berterima kasih atas kerja keras dan dedikasi Frigeri. Menurut Yusrinal, kontribusi kiper ini sangat besar bagi performa tim. Manajemen mendoakan agar Frigeri sukses di klub barunya nanti. Mereka berharap ia tetap menjadi inspirasi bagi pemain lain.
Frigeri juga memberikan pesan perpisahan melalui media sosial pribadinya. Kiper berusia 36 tahun itu merasa terharu meninggalkan Malang. Ia berterima kasih kepada manajemen dan semua rekan setim. Ia juga mengirim pesan khusus untuk Aremania yang selalu mendukungnya dari tribun. 
Advertising

BACA JUGA: 
Kemenkomdigi Memproyeksikan Internet Rakyat 100 Mbps untuk Mengatasi Kesenjangan Digital
Baginya, dukungan suporter adalah energi terbesar selama bermain di Indonesia. Kini ia bersiap memulai babak baru dalam karier sepak bola profesionalnya.
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:

Monday, 10 November 2025

Bintang Timur Surabaya mengalahkan Unggul FC dengan skor 3-1

Bintang Timur Surabaya mengalahkan Unggul FC dengan skor 3-1 

Indonesia, Bintang Timur Surabaya berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 3-1 melawan Unggul FC Malang. Pertandingan ini merupakan Derby Jawa Timur yang penuh gairah, di mana kedua tim dari wilayah timur pulau Jawa saling bentrok untuk kehormatan daerah. Laga berlangsung di GOR Nambo Jaya, Tangerang, pada Minggu, 9 November 2025. Stadion ini menjadi saksi bisu perjuangan sengit antar klub yang sama-sama haus poin di kompetisi Liga 2 Indonesia.

Firman Ardiansyah membuka keran gol bagi Bintang Timur Surabaya di menit ke-16. Ia memanfaatkan umpan silang akurat dari sisi kanan, lalu melepaskan tendangan keras yang tak bisa dihalau kiper lawan. Keunggulan ini langsung mengguncang semangat Unggul FC, yang tampak kaget dengan kecepatan serangan tuan rumah. Hanya empat menit berselang, A. Habibie menambah keunggulan menjadi 2-0. Gol ini lahir dari serangan balik cepat, di mana Habibie menyambut umpan terobosan dengan finish dingin di depan gawang.

Unggul FC tak tinggal diam. Mereka membalas cepat melalui Wellington Pereira di menit ke-23. Pemain asal Brasil itu memanfaatkan kelengahan bek Bintang Timur, menyundul bola hasil tendangan sudut hingga mengurangi ketertinggalan menjadi 2-1. Gol ini membangkitkan harapan bagi tim Malang, yang kini bermain lebih agresif untuk menyamakan kedudukan. Namun, Firman Ardiansyah kembali menjadi pahlawan. Di menit ke-28, ia mencetak gol keduanya, memastikan keunggulan 3-1. Tendangan jarak jauhnya melengkung sempurna, meninggalkan kiper Unggul FC tak berkutik.

Advertising

Baca Juga:

Doa Membawa Berkah dalam Kehidupan: Lengkap Teks Arab, Latin, dan Artinya

Gol kedua Firman ini benar-benar mengunci kemenangan bagi Bintang Timur Surabaya. Tim asal Surabaya menampilkan efektivitas tinggi dalam penyelesaian akhir, dengan tiga gol dari empat peluang emas di babak pertama. Mereka tak hanya tajam di depan, tapi juga solid di belakang, memblokir serangan lawan dengan rapi. Derby Jawa Timur seperti ini selalu menarik, karena melibatkan rivalitas antar kota besar di Jawa Timur, di mana Bintang Timur Surabaya dan Unggul FC Malang sering bertemu sejak musim lalu.

Pelatih Kepala Bintang Timur Surabaya, Juan Francisco Fuentes Zamora, menyatakan kepuasannya atas penampilan tim. "Hari ini kami bermain sangat baik," katanya dalam pernyataan yang diterima RRI. Ia khusus memuji lini serang yang begitu efektif di 45 menit pertama, di mana mereka menciptakan peluang berbahaya hampir setiap transisi. Zamora juga menyoroti disiplin tim saat menghadapi tekanan dari Unggul FC, yang tak henti menekan setelah kebobolan. "Kami tetap tenang dan menjaga formasi," tambahnya, menekankan betapa pentingnya mental kuat dalam derby seperti ini.

Sementara itu, Physical Trainer Unggul FC, Abdul Manan, mengakui usaha maksimal anak asuhnya. "Kami sudah menyiapkan diri dengan baik," ujarnya. Tim Malang fokus pada strategi pertahanan rapat di awal, sambil membangun serangan dari sayap. Semua rencana itu berjalan lancar, tapi efektivitas Bintang Timur Surabaya yang lebih superior menjadi faktor penentu. Unggul FC sempat mendominasi penguasaan bola hingga 55 persen di babak kedua, tapi gagal mengonversi peluang menjadi gol tambahan.

Advertising

Baca Juga:

Mendesak Pembatalan Kontrak Syarikah Haji 2026 Oleh HMI Jakarta Raya

Sepanjang laga, tempo permainan terasa tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Kedua tim menunjukkan disiplin luar biasa dalam bertahan, dengan tackling tepat waktu yang mencegah kebobolan mudah. Transisi dari bertahan ke menyerang dilakukan dengan cepat, membuat pertandingan penuh dinamika. Bintang Timur Surabaya unggul dalam memanfaatkan pengalaman mereka di momen-momen krusial, seperti saat Firman mencetak gol kedua. Sebaliknya, Unggul FC kesulitan menembus pertahanan lawan yang terorganisir, dengan lini belakang BTS yang saling covering tanpa celah.

Kemenangan ini memperkuat posisi Bintang Timur Surabaya di papan atas klasemen Liga 2. Mereka kini mengumpulkan poin lebih banyak, menjaga jarak aman dari pesaing. Momentum positif seperti ini sangat berharga untuk laga-laga berikutnya, di mana mereka harus terus menjaga konsistensi. Bagi penggemar, derby ini bukan hanya soal tiga poin, tapi juga kebanggaan daerah yang terus hidup.

Reaksi :
Share:
Nasional
Loading 6 berita Nasional...
RECOMMENDED
Loading 9 berita nasional...
Liga Inggris
Loading 6 berita Liga Inggris HD...
Anda Mungkin Juga Suka
You Might Like

🛒 Shopee Hari Ini

MOST VIEWED BRI SUPER LEAGUE

X
×

Other Latest

Loading...

Daftar Isi

    📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

    Premier League

    Close Ads
    Close Ads

    Serie A

    Archive

    🔥 Flash Sale Shopee Hari Ini

    Dapatkan voucher & gratis ongkir


    Total Pageviews

     

    ×