Rekor gol yang dicetak oleh Messi dan berbagai hal menarik di luar lapangan
Indonesia, Perssilam News - Piala Dunia 2026 kini masuk ke pekan kedua. Ketegangan meningkat di setiap laga. Sorotan utama tertuju pada Lionel Messi. Ia kini menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen ini. Argentina tampil kuat di bawah arahan Messi. Mereka menang 2-0 atas Austria. Gol Messi di laga itu membawa Argentina semakin dekat ke babak gugur. Mereka ingin mempertahankan gelar juara. Jika berhasil, Argentina jadi tim pertama yang melakukannya sejak Brasil tahun 1962. Tim debutan juga memberi kejutan besar. Tanjung Verde dan Curacao tampil berani. Tanjung Verde berhasil menahan imbang Spanyol dan Uruguay. Kevin Pina mencetak gol pertama mereka. Pelatih Bubista bangga dengan mentalitas pemainnya. Ia percaya negara kecil bisa bersaing dengan raksasa bola dunia. Persaingan Sepatu Emas semakin panas.Messi memimpin dengan lima gol. Kylian Mbappe terus mengejar dari belakang. Erling Haaland juga tampil tajam untuk Norwegia. Ia mencetak empat gol dari dua laga. Cristiano Ronaldo tidak mau kalah. Ia mencetak dua gol saat Portugal menang 5-0 atas Uzbekistan. Pengamat Estu Ernesto melihat kualitas pemain senior masih sangat tinggi. Messi dan Ronaldo tetap jadi andalan meski sudah berusia di atas 38 tahun. Kondisi lapangan tidak selalu mulus. Cuaca panas ekstrem di Amerika Serikat mengganggu jadwal. Pada 23 Juni 2026, laga Prancis melawan Irak di Stadion Philadelphia tertunda. Badai petir memaksa wasit menghentikan permainan di babak kedua. Keselamatan pemain dan penonton jadi prioritas utama. Bek Prancis Jules Kounde bilang cuaca tidak bisa dikontrol. Pelatih Deschamps juga setuju bahwa tim hanya bisa beradaptasi dengan alam.Timnas Iran mengalami masalah logistik. Mereka boleh datang awal ke Amerika Serikat. Namun, aturan memaksa mereka kembali ke Meksiko setelah lawan Mesir. Pelatih Amir Ghalenoei merasa diperlakukan tidak adil.
BACA JUGA: OJK telah merilis regulasi baru yang bertujuan untuk mengawasi aktivitas influencer di bidang kripto
Aturan ini mengganggu persiapan mental dan fisik pemain. Meski begitu, Presiden FIFA Gianni Infantino memberi dukungan. Ia memuji semangat Team Melli setelah laga lawan Selandia Baru. Infantino yakin Iran masih punya peluang lolos ke babak selanjutnya. Suporter memberikan warna berbeda di tribun. Pendukung Norwegia melakukan aksi Viking Row. Mereka berseru unik sambil mengibarkan bendera besar. Atmosfer ini membakar semangat Haaland dan kawan-kawan di lapangan. Tujuh negara sudah tersingkir dari kompetisi. Haiti jadi tim pertama yang pulang setelah kalah dari Skotlandia dan Brasil. Striker Wilson Isidor merasa kecewa namun tetap optimis. Turki gagal cetak gol di dua laga awal meski sering menyerang.
BACA JUGA: Dalam upaya mencapai Babak 32 Besar, Paraguay berkomitmen untuk mendampingi Amerika Serikat
Tunisia lebih buruk karena kebobolan sembilan gol. Yordania dan Panama juga harus angkat koper setelah kalah tipis dari lawan mereka. Estu Ernesto menilai munculnya bintang baru sudah dimulai. Mbappe, Haaland, dan Vinicius Junior mulai mengambil peran. Mbappe punya peluang besar memecahkan rekor Messi karena faktor usia. Estu juga melihat peran pemain diaspora sangat besar bagi tim debutan. Di luar lapangan, kampanye Bandara Changi Singapura menarik perhatian. Mereka membuat film pendek untuk mendukung Piala Dunia. Estu memuji cara mereka menghubungkan euforia global dengan promosi bola lokal. Indonesia bisa meniru cara ini untuk menghargai pemain timnas meski tidak lolos ke turnamen. Pekan kedua ini membuktikan bahwa bola bukan cuma soal menang atau kalah. Banyak cerita perjuangan manusia di dalamnya. Persaingan akan semakin gila saat memasuki fase gugur nanti.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Reaksi :
Artikel Terkait






