
Advertising
Cecep menjelaskan dalam wawancaranya dengan Investor Daily pada Sabtu 23 Mei 2026 bahwa kesehatan fisik adalah kunci. Anak-anak butuh asupan gizi baik agar tubuh sehat. Hal ini harus berjalan bersamaan dengan kemampuan baca tulis dan logika yang diajarkan di sekolah. Gabungan gizi dan pendidikan akan melahirkan generasi unggul yang cerdas dan berakhlak baik. Kritik keras di media sosial mengenai cara kerja MBG adalah hal wajar.
Prof. Cecep menyebutnya sebagai bentuk pengawasan dari masyarakat. Namun, warga harus pintar memakai media sosial. Mereka harus bisa membedakan mana kritik yang membangun dan mana berita bohong atau hoaks. Cecep mengakui ada kelemahan saat program dijalankan di lapangan. Ia menyarankan agar kritik dianggap sebagai obat untuk perbaikan. Jika manajemen buruk, segera diperbaiki. Jika dapur tidak memenuhi standar kesehatan, segera diganti. Fokus utama harus pada perbaikan cara kerja, bukan menyalahkan inti programnya.
Advertising
Pemerintah perlu membagikan contoh sukses dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG. Sekolah yang berhasil menjalankan MBG harus menjadi contoh bagi wilayah lain. Langkah ini penting untuk melawan narasi negatif di masyarakat. Visi besar memperbaiki gizi bangsa harus dipisah dari kendala teknis. Masalah manajerial yang belum sempurna tidak boleh menghentikan ide besar ini. Pemerintah sebaiknya mempersempit sasaran program pada awal jalan.
Ini penting jika anggaran awal masih terbatas. Visi besar memperbaiki gizi bangsa harus dipisah dari kendala teknis. Masalah manajerial yang belum sempurna tidak boleh menghentikan ide besar ini. Pemerintah sebaiknya mempersempit sasaran program pada awal jalan. Ini penting jika anggaran awal masih terbatas. Kelompok rentan harus menjadi prioritas utama. Anak-anak jalanan dan keluarga miskin harus mendapat bantuan lebih dulu. Jika keuangan negara membaik, sasaran bisa diperluas secara bertahap. Cara ini membuat anggaran lebih tepat guna.
Advertising
Meskipun visinya bagus, MBG tidak bisa bekerja sendiri. Masalah masyarakat sangat kompleks dan butuh banyak solusi. Kerja sama antar lembaga menjadi syarat mutlak. Badan Gizi Nasional (BGN) perlu berkoordinasi dengan kementerian, pemerintah daerah, komite sekolah, dan keluarga. Sektor ekonomi juga punya peran penting. Pemerintah harus memperkuat lapangan kerja. Jika orang tua punya penghasilan cukup, mereka bisa meneruskan pemberian gizi baik di rumah. Program sekolah hanya menjadi langkah awal, bukan satu-satunya tumpuan.
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait











