
Indonesia, Perssilam - Luciano Spalletti kemungkinan besar akan tetap memimpin Juventus musim depan. Hal ini terjadi meski tim gagal masuk ke Liga Champions. Situasi Juventus memburuk setelah mereka kalah dari Fiorentina. I Bianconeri kini terlempar ke posisi keenam klasemen Serie A. Mereka kalah 0-2 dari Fiorentina di Allianz Stadium akhir pekan lalu. Kekalahan ini membuat jalan menuju empat besar menjadi sangat terjal.
Advertising
Tiket Liga Champions kini terasa jauh. Juventus harus menang lawan Torino pada Senin (25/5) dini hari WIB. Namun, kemenangan saja tidak cukup untuk mereka.
Tim asuhan Spalletti butuh bantuan tim lain. Mereka berharap Como gagal meraih poin. Selain itu, AS Roma atau AC Milan juga harus terpeleset. Hanya dengan skenario itu, Juventus bisa masuk empat besar.
Advertising
Peluang lolos sangat kecil saat ini. Kegagalan ini bisa berdampak pada banyak pihak di klub. Nasib Spalletti pun jadi bahan pembicaraan lagi pekan ini. Padahal, pelatih berusia 67 tahun itu baru saja tanda tangan kontrak baru. Perpanjangan kontrak dua tahun itu terjadi pada April lalu. Beberapa pihak menilai Spalletti bisa didepak jika Juve tidak masuk Liga Champions.
Tapi, kabar berbeda datang dari La Gazzetta dello Sport. Media itu menyebut manajemen tidak ragu mempertahankan Spalletti musim depan. Klub tampaknya masih percaya pada proyek jangka panjang sang pelatih. Masalah utama ada pada keuangan dan transfer. Gagal ke Liga Champions bisa mengganggu belanja pemain Juve. Dana dari kompetisi Eropa sangat besar untuk membeli bintang baru.
Advertising
Spalletti tetap ingin memperkuat skuadnya. Dia meminta empat pemain baru untuk musim depan. Dia butuh satu bek tengah dan seorang regista untuk mengatur serangan. Selain itu, dia mencari gelandang serang baru. Juventus juga harus segera memperpanjang kontrak Dusan Vlahovic agar tidak pindah ke klub lain.
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait











