Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Nasional : Sekali lagi, tiga prajurit TNI yang tergabung dalam UNIFIL mengalami luka akibat ledakan yang terjadi di Lebanon ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Advertising
Dark Mode

Pages

Saturday, April 04, 2026

Nasional : Sekali lagi, tiga prajurit TNI yang tergabung dalam UNIFIL mengalami luka akibat ledakan yang terjadi di Lebanon


Indonesia, Perssilam - Personel Tentara Nasional Indonesia yang tergabung dalam misi penjaga perdamaian PBB di Lebanon kembali jadi korban ledakan. Kali ini, tiga prajurit TNI luka parah. Ledakan itu terjadi di fasilitas Perserikatan Bangsa-Bangsa dekat El Adeisse, Lebanon selatan. 
Advertising

BACA JUGA:
Daerah : Banjir di Demak semakin meluas, menyebabkan 2.839 warga terpaksa mengungsi di berbagai lokasi
Kejadiannya pada Jumat sore, 3 April 2026. UNIFIL adalah pasukan sementara PBB yang bertugas menjaga perdamaian di perbatasan Lebanon-Israel. Mereka patroli setiap hari untuk cegah bentrokan. 
Juru bicara UNIFIL, Kandice Ardiel, beri keterangan lewat Pusat Informasi PBB di Indonesia, atau UNIC. Ia bilang ledakan itu lukai tiga penjaga perdamaian. Dua dari mereka alami luka serius. 
Yang ketiga juga butuh perawatan cepat. Ketiga prajurit asal Indonesia itu langsung dievakuasi ke rumah sakit. Mereka dapat perawatan intensif di sana. 
Advertising

BACA JUGA:
Internasional : Presiden Putin Menyatakan Kesediaan untuk Menjadi Penengah dalam Konflik di Timur Tengah
Ardiel bilang tim belum tahu sumber ledakan itu. Pekan ini jadi masa berat bagi pasukan UNIFIL di Lebanon. Banyak insiden ganggu tugas mereka. Ia harap semua korban cepat sembuh dan kembali bertugas. UNIFIL ingatkan semua pihak jaga keselamatan penjaga perdamaian. 
Hindari aksi tempur dekat area operasi mereka. Insiden ini tambah duka bagi Indonesia. Sebelumnya, tiga personel TNI gugur di Lebanon. Praka Farizal Rhomadhon tewas kena tembak artileri. Itu dekat pos kontingen Indonesia di Adchit Al Qusayr. 
Advertising

Kejadian pada Minggu, 29 Maret 2026. Sehari setelahnya, dua prajurit lain ikut gugur. Kapten Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan tewas dalam serangan ke konvoi yang mereka kawal. Hingga sekarang, belum ada yang tanggung jawab atas kematian ketiga prajurit itu. 
Keluarga dan masyarakat Indonesia berduka. TNI terus kirim personel ke UNIFIL sejak 2006. Mereka bangga tapi khawatir akan risiko tinggi di wilayah konflik. UNIFIL harap situasi tenang agar misi berjalan lancar. Indonesia dukung perdamaian dunia lewat kontribusi ini.
EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:
You Might Like
×
Rekomendasi
×
Iklan
📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

b

×

Premier League

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Archive

Total Pageviews