
Indonesia, Perssilam - Pelatih Kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, bilang Piala AFF Futsal 2026 jadi babak baru buat skuad Garuda. Turnamen ini bagian dari ASEAN Football Federation. Itu ajang tahunan tim futsal negara-negara Asia Tenggara. Hector tegas, panggil pemain muda dan wajah baru jadi cara nyata bangun kedalaman tim. Langkah ini bantu tim punya cadangan kuat untuk masa depan.
Advertising
Hector kini buka lebar daftar pemain nasional. Sampai 30 atau 40 nama siap dipanggil kapan saja. Dari situ, 19 pemain lagi digembleng di pemusatan latihan pendek di Jakarta. Mereka siap ikut Piala AFF. Latihan ini singkat, tapi padat. Fokusnya tingkatkan fisik dan taktik. "Target saya utama, pemain bisa cepat adaptasi dengan persiapan singkat," kata Hector, Rabu 1 Maret 2026. Dia yakin, ini bantu mereka siap untuk turnamen besar seperti AFF. AFF punya jadwal ketat. Tim harus langsung on fire.
Pelatih asal Spanyol ini tak risau soal skor akhir. "Saya mau lihat pemain buktikan diri di laga penuh tekanan," tambahnya. Tekanan itu datang dari lawan kuat dan jadwal padat. Tim pelatih rombak skuad banyak dari AFC Futsal sebelumnya. AFC itu kompetisi Asia. Indonesia runner-up di sana. Hanya dua pemain muda dipertahankan: Yogi Saputra dan Dewa Rizky. Mereka tunjukkan potensi besar.
Advertising
Guntur Sulistyo kembali dipanggil. Dia absen lama, tapi kini dievaluasi lagi. Siap atau tidak, latihan akan jawab. Langkah berani lain, panggil M. Farhan yang baru 19 tahun ke skuad senior. Pemain muda seperti ini jarang langsung masuk tim utama.
"Masukkan pemain usia 19, 21, atau 22 tahun itu investasi," jelas Hector. Dalam 6 atau 7 tahun, mereka capai usia emas. Saat itu, target Piala Dunia Futsal 2032. Usia 25-28 biasanya puncak performa futsal. Mereka bisa jadi tulang punggung.
Hector tahu, timnas kekurangan pemain usia 18-24 tahun sekarang. Jumlahnya masih tipis. Dia desak klub Liga Futsal Indonesia beri kesempatan bermain. "Klub harus berani kasih menit di lapangan," katanya. Pemain butuh jam terbang nyata. Bukan cuma latihan.Hector tahu, timnas kekurangan pemain usia 18-24 tahun sekarang. Jumlahnya masih tipis. Dia desak klub Liga Futsal Indonesia beri kesempatan bermain. "Klub harus berani kasih menit di lapangan," katanya. Pemain butuh jam terbang nyata. Bukan cuma latihan.
Advertising
Rencana besar lain, tim senior ke Spanyol dan Brasil. Itu negara kuat futsal dunia. Spanyol juara banyak kali. Brasil raja futsal. Eksposur ini bantu pemain rasakan level tinggi. Lawan klub atau tim nasional sana bakal tajamkan skill.
"Ini awal baru buat kami tingkatkan daya saing," ujar Hector. Garuda mau naik kelas. Dari runner-up Asia, ke penantang dunia. Strategi muda ini jawab tantangan itu. Piala AFF 2026 jadi ujian pertama. Hasilnya tunjukkan jalan ke depan.
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait











