
Advertising
BACA JUGA:Kesehatan : WHO Desak Percepatan Operasi Katarak, Jutaan Orang Terancam Buta Padahal Bisa Pulih dalam 15 MenitDi Milanello, para petinggi klub tunggu Cardinale sejak pagi. CEO Giorgio Furlani hadir. Ia urus operasi harian klub. Direktur olahraga Igli Tare ikut sambut. Tare baru gabung, bantu cari pemain bagus. Zlatan Ibrahimovic, penasihat senior, juga ada. Legenda Milan ini beri masukan dari pengalaman. Massimo Calvelli, eksekutif lain, lengkapi barisan. Mereka sambut Cardinale dengan hangat, jabat tangan, dan senyum lebar.
Cardinale langsung masuk ruang gym. Ia bicara depan para pemain. Suaranya tegas tapi ramah. Ia puji kerja keras tim musim ini. Lalu, ia ingatkan soal soliditas. Fase krusial ini butuh persatuan kuat. Tim harus kompak hadapi laga sulit. Semua pemain dengar serius. Cardinale beri sorotan khusus ke Mike Maignan. Kiper utama ini baru perpanjang kontrak. Cardinale ucap terima kasih atas komitmennya. Maignan tersenyum lebar. Rekan tim tepuk tangan riuh. Maignan, kapten Prancis, jadi tulang punggung pertahanan Milan. Kontrak barunya beri jaminan jangka panjang. Usai bicara di ruangan, Cardinale jalan ke lapangan latihan. Ia obrol panjang dengan pelatih Massimiliano Allegri. Allegri latih Milan lagi, bawa pengalaman juara. Percakapan mereka kelihatan optimis. Allegri puas dengan performa tim akhir-akhir ini. Pemain senior seperti Luka Modric beri kontribusi besar. Gelandang Kroasia ini tambah kreativitas lini tengah. Adrien Rabiot juga solid di posisinya. Ia kuat bertahan dan serang. Pemain cadangan seperti Zachary Athekame siap tempur. Athekame, kiper muda, tunjukkan potensi. Allegri bilang semua berjalan selaras. Soal target musim, mereka tak bahas detail jauh. Fokus utama finis empat besar Serie A. Itu kunci tiket Liga Champions tahun depan. Empat besar beri uang besar dan prestise. Milan butuh itu untuk bersaing di Eropa. Allegri tekankan langkah demi langkah. Tak buru-buru, tapi pasti.
Advertising
BACA JUGA:Hukum : Serangkaian Kasus Narkoba Menjerat Petinggi Polres Bima Kota, Kapolres hingga Kasatnarkoba 'Memainkan' Barang TerlarangCardinale tonton sebagian latihan. Ia lihat pemain lari, passing, dan taktik. Suasana tegang tapi penuh semangat. Lalu, ia lanjut makan siang dengan direksi. Obrol santai, tapi bahas strategi. Cardinale tinggalkan Milanello dengan wajah puas. Ia suka atmosfer tim dan kekompakan mereka. Semua kelihatan satu visi. Cardinale tak rencana datang ke San Siro saat Milan lawan Como 1907. Tapi ia masih di Milan kota. Ia punya rapat bisnis lain. Beberapa soal proyek RedBird. Termasuk rencana NBA Europe. RedBird punya tim basket AS. Ekspansi ke Eropa bisa bawa peluang baru. Ini tunjukkan jangkauan bisnis Cardinale luas. Sejak RedBird ambil alih Milan tahun 2022, keuangan klub naik grafik. Tiga musim terakhir tutup untung. Padahal, hampir 20 tahun sebelumnya selalu rugi. Pendapatan melonjak tajam. Dari tiket, sponsor, hak siar.
BACA JUGA:Bisnis : Industri galangan kapal sedang didorong, Danantara menargetkan dampak ganda ekonomi dari kapal nelayanUang itu buka pintu investasi skuad. Beli pemain bagus, perpanjang bintang. Stabilitas ini dukung ambisi besar. Kembali ke puncak Serie A dan Eropa. Milan pernah raja Eropa tujuh kali. Dua kunjungan singkat ini bukti nyata. Cardinale bukan pemilik kertas doang. Ia turun tangan langsung. Pastikan Milan jalan dengan visi jelas. Setiap langkah diukur baik. Ia pantau dekat, beri dorongan. Tim rasakan dukungan penuh. Itu bikin Milan lebih kuat. Musim 2026 ini, Februari, jadi momen kunci. Dengan finansial aman, Allegri bisa kejar target. Penggemar Rossoneri harap Milan kembali bersinar. Cardinale pimpin jalan itu.
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :













