
Indonesia, Perssilam - Bulan Ramadhan selalu membawa nuansa ibadah yang istimewa. Berbeda dengan hari-hari biasa. Orang-orang menyesuaikan ritme hidup mereka. Waktu makan berganti total. Sahur di malam hari. Berbuka di sore. Malam yang dulu untuk tidur kini penuh aktivitas. Shalat tarawih ramai di masjid. Tilawah Al-Quran di rumah. Obrolan keluarga soal amal saleh. Suasana ini bikin hati tenang. Tapi juga timbul banyak tanya praktis. Salah satu yang sering muncul: soal hubungan suami istri saat puasa. Banyak pasangan ragu.
Advertising
BACA JUGA:Timnas : Respons Simon Tahamata mengenai Timnas U-17 Indonesia yang tergabung dalam grup sulit di Piala Asia U-17 2026Apalagi di malam hari yang panjang. Islam jelas aturannya. Suami istri boleh berhubungan badan. Asal sebelum fajar menyingsing. Sampai batas waktu imsak. Imsak itu saat berhenti makan dan minum. Sebelum azan Subuh. Rasulullah SAW ajarkan ini dalam hadits. Suami istri seperti pakaian satu sama lain. Halal menikmati di bulan suci. Tapi harus taat batas waktu.
Bayangkan skenario nyata. Suami istri selesai berhubungan larut malam. Mereka capek setelah tarawih. Langsung tertidur pulas. Alarm sahur tidak terdengar. Bangun kaget. Waktu imsak sudah lewat. Bahkan azan Subuh berkumandang. Panik melanda. Puasa hari itu batal kah? Atau tetap sah? Pertanyaan ini sering dibahas ulama. Banyak orang alami hal serupa. Terutama di kota besar. Di mana suara azan kadang tertutup hiruk pikuk.
Latar belakangnya penting. Puasa Ramadhan wajib bagi umat Islam mukallaf. Dari terbit fajar sampai terbenam matahari. Niat puasa dibuat malam sebelumnya. Hubungan intim batasnya ketat. Kalau setelah fajar. Puasa batal. Harus qadha dan kafarat. Tapi kalau sebelumnya? Meski lupa waktu karena tidur? Itu beda cerita. Ulama seperti Syaikh Utsaimin jelaskan. Tidur bukan alasan batal. Asal niat sah dan tidak sengaja lewati batas. .png)
.png)
BACA JUGA:La Liga : Atletico mengalahkan Barcelona dengan skor 4-0 pada leg pertama semifinal Copa del Rey
Contoh sederhana. Seorang istri bangun Subuh. Suaminya masih mendengkur. Mereka intim jam 2 pagi. Tidur lagi. Bangun jam 5. Sudah imsak. Puasa tetap jalan. Tak perlu khawatir. Ini bikin Ramadhan lebih ringan. Pasangan bisa dekat tanpa takut dosa. Asal waspada jam. Gunakan alarm ganda. Atau ingatkan satu sama lain. Banyak aplikasi azan bantu sekarang. Puasa sah selama ikhlas. Pertanyaan ini jawab keraguan banyak orang. Biar ibadah khusyuk tanpa beban.
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :













