
Indonesia, Perssilam - Simon Tahamata, Kepala Pemandu Bakat PSSI, beri komentar soal hasil undian grup Piala Asia U-17 2026. Turnamen ini akan digelar di Arab Saudi dari 5 hingga 22 Mei nanti. Pengundian grup dilakukan di AFC House, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Kamis, 12 Februari 2026. Timnas U-17 Indonesia masuk Grup B. Grup ini disebut neraka karena lawannya kuat. Indonesia bakal lawan Jepang, China, dan Qatar. Jepang jadi musuh terberat. Mereka tim tersukses dengan empat gelar juara Piala Asia U-17. Prestasi itu buat Jepang selalu favorit.
China juga tangguh. Baru-baru ini, mereka kalahkan Indonesia dua kali di laga uji coba. Skornya 7-0 dan 3-2. Kekalahan itu tunjukkan China punya serangan tajam. Qatar tampak lemah karena gagal lolos edisi lalu. Tapi jangan remehkan. Mereka punya Aspire Academy. Akademi ini salah satu yang terbaik di Asia. Bahkan dianggap tercanggih di dunia. Banyak pemain Qatar lahir dari sana.
Simon Tahamata sambut hasil undian ini dengan positif. Legenda Ajax ini lihat peluang bagus. Indonesia bisa uji kemampuan di level Asia. Ia tekankan soal mental pemain. Mereka harus buang rasa takut sebelum main lawan tim besar. "Saya sering dengar ini di Indonesia. Saya tahu Indonesia. Kita harus ganti cara berpikir, jangan takut bermain dengan siapa saja," kata Simon. Ia yakin semua tim punya kesempatan. "Kita semua punya kesempatan untuk bermain dengan bagus. Kan bagus main lawan Jepang, China, dan Qatar."
Advertising
BACA JUGA:La Liga : Atletico mengalahkan Barcelona dengan skor 4-0 pada leg pertama semifinal Copa del ReySimon nilai Indonesia masih punya waktu banyak. Tim bisa dipersiapkan matang sebelum turnamen. Meski akui kekuatan tiga lawan, ia bilang Indonesia punya peluang menang. "Kita masih punya waktu untuk berlatih keras, bermain keras, mentalitas harus lebih baik," Ia tambah, "Kita tahu tiga negara itu berbahaya, tapi bola itu bulat. Kita tidak bisa bilang kalau kita kalah dari mereka, kita harus setuju kita bisa menang." Simon tegas soal mental. "Kalau tidak ada (mental), saya bilang pulang saja, tidak usah bertanding. Kalau orang-orang semua bilang susah, lalu apa? Itu tidak gampang.".png)
.png)
Ia ingatkan, percaya pada pemain. "Kalau anak-anak bermain bola itu tidak gampang, kita harus percaya pada anak-anak itu bermain bola. Percaya mereka." Simon juga beri pesan ke fans. Jangan beri beban ekspektasi tinggi. Karier pemain masih panjang. "Jangan terlalu kritis, anak-anak ini baru 16 tahun," tambah Simon. Pendekatan ini bantu tim fokus. Indonesia bisa tampil maksimal di grup sulit
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :













