
Mesin itu sudah dites jarak jauh di Barcelona akhir Januari. Uji itu cek ketahanan mesin dalam kondisi panjang. Lalu tes resmi lanjut di Sirkuit Internasional Bahrain. Semua tim ikut serta di sana. Red Bull langsung kuat mulai hari pertama. Verstappen catat 136 putaran. Itu paling banyak di antara pembalap lain. Angka itu tunjukkan mesin tahan lama.
Tak banyak masalah muncul saat tes. Juara dunia empat kali ini kagum dengan performa mesin Red Bull. Tapi dia sadar masih banyak yang perlu dipelajari. Musim balap baru mulai Maret. Waktu persiapan tak banyak."Luar biasa lihat pabrikan baru langsung tampil begini. Masih banyak yang harus dipelajari. Tapi saya rasa kami sudah di jalur benar," kata Verstappen.
Advertising
BACA JUGA:Budaya : Imlek adalah perayaan besar bagi masyarakat Tionghoa, namun bukan merupakan hari besar keagamaanPembalap Belanda itu tambah bahwa tim fokus pahami aturan baru 2026. Regulasi ini ubah banyak hal di Formula 1. Dari bahan bakar sampai desain mobil. Proses cek keandalan mesin juga terus jalan. Itu penting agar tak gagal di balapan sungguhan. "Kami kerja dengan aturan baru. Jadi butuh perhatian ke detail kecil. Masih banyak yang harus dikuasai. Semua rumit. Saya yakin kami akan paham lebih dalam seiring waktu," tambahnya. Rekan setim Verstappen, Isack Hadjar, juga puas. Progres Red Bull di tes pertama melebihi ekspektasi. Pembalap Prancis ini bilang unit daya baru lebih kuat dan stabil.
BACA JUGA:Politik : Menjaga Etika Politik di Era Digital
BACA JUGA:Politik : Menjaga Etika Politik di Era Digital"Saya sudah kaget sejak uji awal di Barcelona sampai sini. Lihat banyak putaran yang kami selesai. Unit daya tampak andal dan punya tenaga. Saya senang sekali," ujar Hadjar. Uji di Barcelona itu seperti shakedown. Cek dasar mobil sebelum tes besar. Hasil bagus di sana bikin tim percaya diri. Red Bull siap kembali ke lintasan. Tes pramusim kedua di Bahrain 18 sampai 20 Februari 2026. Ini sesi terakhir sebelum musim resmi start awal Maret. Tim ingin maksimalkan data dari dua tes ini. Supaya siap hadapi rival seperti Mercedes atau Ferrari. Penggemar F1 tunggu balapan pembuka dengan harap tinggi.
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :













