
Indonesia, Musala replika Ka’bah di Desa Tegalsari, Jetis, Ponorogo, ciptakan suasana baru. Bangunan ini tiru Ka’bah asli dengan detail halus. Ia lengkapi Hijir Ismail juga. Itu area setengah lingkaran. Tempat itu tandai bekas rumah Nabi Ismail dan Siti Hajar dulu. Suasana Masjidil Haram kini hadir di Tegalsari. Lewat area tawaf dan sa’i.
Advertising
BACA JUGA:Badminton : BNI Memuji Penampilan Cemerlang Raymond/Joaquin di Indonesia Masters
Tawaf artinya keliling Ka’bah tujuh kali. Sa’i adalah jalan cepat bolak-balik dari Bukit Shafa ke Bukit Marwah. Jaraknya tujuh kali bolak-balik.
Advertising
BACA JUGA:Internasional : Azerbaijan Mengharapkan Kerja Sama dalam Energi Terbarukan dengan Indonesia
Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, resmikan musala itu. Lokasinya cuma 2 kilometer dari Masjid Jami’ Tegalsari. Acara berlangsung Minggu, 25 Januari 2026. “Keberadaan musala ini lengkapi wisata religi dan edukasi,” kata Bunda Lis, panggilan akrabnya. Masyarakat bisa latihan manasik haji atau umrah di sini.
Mereka simulasi tawaf dan sa’i. Rasanya hampir sama seperti di Masjidil Haram sungguhan.
Ide ini luar biasa. Ia beri tempat latihan manasik. Warga jadi paham rukun haji dan umrah. Mereka kuasai sebelum ke Makkah. “Masyarakat akan lebih paham jalankan rukun itu,” jelas Bunda Lis.
Temukan lebih banyak
BUSINES SERVICES AND PROCUREMENT
Musala ini kuatkan daya tarik Masjid Jami’ Tegalsari. Pemkab Ponorogo rencanakan kawasan terpadu di sana. Kawasan itu integrasikan masjid dengan makam Kiai Ageng Muhammad Besari. Semua jadi satu kesatuan. Bunda Lis apresiasi upaya ini. Pembangun musala inisiatif Gerwanto. Ia direktur CV Reog Properti. “Saya dukung kawasan wisata seperti ini,” ungkap Bunda Lis.
Sponsored : PT. Media Techno Indonesia
Temukan lebih banyak
BUSINES SERVICES AND PROCUREMENT
MOBILE APP DEVELOPMENT
WEBSITE DEVELOPMENT
Instalasi Jaringan
Instalasi Fiber Optik
Suara & Data
Kabel Tegangan Rendah
Wi-Fi Installation
Solusi Pengkabelan Terstruktur
MTech dengan pengalaman di berbagai pekerjaan
Dengan musala ini, warga Ponorogo tak perlu jauh-jauh. Mereka latihan langsung di kampung. Ini bantu persiapan haji lebih baik. Wisata religi Tegalsari kian ramai. Edukasi Islam jadi lebih dekat. Semua elemen saling dukung.
Berita dan Artikel lainnya di :
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)






.png)
.png)








