Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Internasional : Amerika Serikat secara resmi mengumumkan keluar dari WHO, Trump menuduh organisasi tersebut gagal dalam menangani pandemi ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Dark Mode

Jumat, Januari 23, 2026

Internasional : Amerika Serikat secara resmi mengumumkan keluar dari WHO, Trump menuduh organisasi tersebut gagal dalam menangani pandemi


Indonesia, Amerika Serikat resmi cabut diri dari Organisasi Kesehatan Dunia, atau WHO. Alasan utamanya, WHO gagal jalankan tugas pokoknya. Terutama saat hadapi pandemi COVID-19. Keputusan ini diumumkan Kamis, 22 Januari 2026. Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Kesehatan Robert F. Kennedy Jr. keluarkan pernyataan bersama. Langkah itu penuhi janji Presiden Donald Trump. Ia tandatangani Executive Order 14155 di hari pertama jabatannya. Pemerintah AS nilai WHO alami banyak kegagalan saat pandemi. Hal itu rugikan warga Amerika secara langsung. Pernyataan resmi sebut penarikan diri ini bebaskan AS dari batasan kesehatan nasional. Batasan itu selama ini hambat kebijakan mereka.
Advertising

"Amerika Serikat hari ini tarik diri dari WHO. Respons atas kegagalan organisasi itu saat pandemi COVID-19. Untuk perbaiki dampak buruk pada rakyat Amerika. Janji ditepati," tulis pernyataan bersama itu. AS tuduh WHO tinggalkan misi utama. Organisasi itu malah kejar agenda birokrasi dan politik. Itu bertentangan dengan kepentingan nasional AS. Padahal, AS salah satu pendiri WHO sejak 1948. AS juga kontributor dana terbesar selama puluhan tahun. Setiap tahun, AS bayar sekitar 16 persen anggaran WHO.

WHO gagal bagi info penting di awal pandemi. Info itu harusnya cepat dan akurat. Langkah itu bisa selamatkan banyak nyawa. AS sebut WHO tutupi kesalahan dengan alasan kesehatan publik. Pemerintah AS tuduh pengaruh politik dari negara musuh. Negara itu buat WHO tak netral lagi. Keputusan organisasi jadi tak independen. Ketegangan AS dan WHO berlangsung sampai akhir. AS tuduh WHO tolak serahkan bendera Amerika. Bendera itu berkibar di depan kantor WHO di Jenewa. WHO juga klaim AS masih wajib bayar kompensasi. "Bahkan di hari terakhir kami, penghinaan terhadap Amerika terus berlanjut," kata pernyataan itu.

Advertising

Mulai sekarang, AS hentikan semua dana ke WHO. Penugasan personel AS juga stop total. Keterlibatan AS ke depan terbatas. Hanya untuk selesaikan proses keluar. Dan lindungi kesehatan warga AS. Meski keluar, AS tetap pimpin kesehatan global. Caranya lewat kerja sama dua negara saja. Atau kemitraan langsung. Itu lebih jelas, efektif, dan hasilnya nyata. "Amerika Serikat akan terus pimpin dunia di kesehatan publik. Lindungi rakyat dari penyakit menular. Perkuat keamanan kesehatan global lewat kemitraan langsung berbasis hasil. Bukan birokrasi WHO yang gemuk dan tak efisien," tegas pernyataan itu. Penarikan diri ini koreksi ketidakadilan. Ada konflik kepentingan di WHO. Birokrasi organisasi itu stagnan. AS bilang WHO tak bisa diperbaiki lagi. "Pengunduran diri ini untuk mereka yang mati sendirian di panti jompo. Untuk usaha kecil hancur gara-gara batasan pengaruh WHO. Untuk kehidupan warga Amerika rusak akibat lambatnya organisasi ini," bunyi pernyataan.Proses keluar AS dari WHO sudah jalan setahun. Pemerintahan Trump sebelumnya stop dana. Tarik semua pejabat AS dari WHO. Alihkan kerja sama kesehatan ke jalur bilateral. Dengan negara atau lembaga lain. WHO bilang ada masalah administratif. AS punya tunggakan iuran 2024 dan 2025. Nilainya sekitar 260 juta dolar AS. WHO rencana bahas keabsahan keluarnya AS. Di rapat Februari nanti.

Advertising

BACA JUGA:Selebrita : Ammar Zoni, Kasus Ini Dipenuhi dengan Rekayasa 

Selain WHO, Trump umumkan AS keluar lagi dari Kesepakatan Paris. Soal perubahan iklim. Ini ulang kebijakan saat jabatan pertamanya. Trump cabut AS dari kesepakatan itu pada 2017. Lalu Biden masuk lagi pada 2021. Latar belakang ini penting pahami. WHO dibentuk pasca Perang Dunia II. Tujuannya koordinasi kesehatan dunia. AS dukung kuat sejak awal. Tapi pandemi COVID-19 ubah pandangan. WHO lambat akui virus dari China. Terlalu ikut narasi Beijing. AS klaim itu biaya nyawa jutaan orang. Trump janji cabut dari WHO sejak kampanye 2024. Ia sebut organisasi itu korup dan tak berguna. Kini, dengan Rubio di luar negeri dan Kennedy di kesehatan, janji itu jadi kenyataan. Langkah ini picu perdebatan global. Banyak negara khawatir dana kesehatan dunia berkurang. AS biasa beri ratusan juta dolar tiap tahun. Apa dampaknya? AS bisa alihkan dana ke program sendiri. Seperti vaksin dan pengobatan langsung ke negara miskin. Tanpa tengah birokrasi Jenewa. Kritikus bilang ini rugikan negara miskin. Tapi pendukung AS sebut lebih efisien. WHO mungkin cari pengganti dana AS. Tapi sulit. China sudah naik jadi penyumbang besar kedua. Ini tambah tuduhan AS soal pengaruh politik. Pemerintah AS yakin langkah ini lindungi rakyatnya. Mereka fokus bangun sistem kesehatan mandiri. Kerja sama dengan sekutu dekat seperti Inggris atau Israel. Hasilnya lebih cepat terlihat. Tanpa campur tangan WHO lagi. Editor Redaktur Perssilam Silampari News
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tag :
Artikel Terkait
Share:
Advertising
You Might Like
BRI Super League
Religi
Random Post
Nasional



X

Premier League

BRI Super League : Persija memberikan waktu libur kepada skuadnya pada saat perayaan Idulfitri

Indonesia, Perssilam - Setelah menyelesaikan laga pekan ke-25 Liga 1 2025/2026 melawan Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadiu...

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Popular

Archive

Pengunjung

32,626,110
 

close