Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Hukum : Mantan Menpora Dito Ariotedjo sedang diperiksa sehubungan dengan kasus korupsi haji ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Dark Mode

Jumat, Januari 23, 2026

Hukum : Mantan Menpora Dito Ariotedjo sedang diperiksa sehubungan dengan kasus korupsi haji


Indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mendalami peran mantan Menteri Pemuda dan Olahraga. Dito Ariotedjo hadir sebagai saksi. Kasus ini soal dugaan penyelewengan kuota tambahan haji tahun 2024.Dito Ariotedjo tiba di kantor KPK pada Jumat, 23 Januari 2026. Ia datang sekitar pukul 12.50 siang. Lokasinya di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan. Penampilannya santai. Ia pakai jaket biasa. Tujuannya jelas. Dito beri keterangan sebagai saksi. Kasusnya dugaan korupsi pengalihan kuota haji. Periode tahun 2023 hingga 2024. Ini terjadi di Kementerian Agama.
Advertising

Sebelum masuk ruang pemeriksaan, Dito bicara dengan wartawan. Ia konfirmasi undangan itu. Suratnya terkait tersangka mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. "Di surat undangan terkait dengan kuota haji untuk tersangka Gus Yaqut dan satu lagi itu siapa," kata Dito. Pemeriksaan fokus pada satu hal utama. Kunjungan kerja ke Arab Saudi. Dito dampingi Presiden Joko Widodo saat itu. Mereka bahas alokasi kuota haji untuk Indonesia. Keterangan Dito dibutuhkan untuk konfirmasi detail kegiatan itu.

Dito belum sebut substansi lengkap. Tapi ia janji kooperatif. "Pastinya akan saya ikuti pemeriksaan," tambahnya. Ia dukung proses hukum sepenuhnya.

Advertising

Sekarang lihat akar masalahnya. Tahun 2024, ada kuota tambahan 20.000 tempat haji. Kebijakan ini awalnya bagus. Harapannya potong antrean jemaah reguler yang panjang. Di Indonesia, antrean haji bisa capai belasan tahun. Banyak orang tunggu 20 tahun lebih.Tapi masalah muncul. Kuota itu dibagi rata. 10.000 untuk haji reguler. 10.000 untuk haji khusus. Ini salah besar. Undang-Undang Haji punya aturan ketat. Haji khusus maksimal 8 persen dari total kuota nasional. Total kuota biasa sekitar 200.000 per tahun. Jadi porsi khusus tak boleh lebih. Akibatnya parah. Setidaknya 8.400 jemaah reguler gagal berangkat. Mereka sudah antre lama. Belasan tahun nabung dan sabar. Harapan mereka pupus gara-gara pembagian ini.
Advertising

BACA JUGA:Nasional : Menjelang bulan Ramadan dan perayaan Idulfitri, Kementerian Pertanian memastikan bahwa kejahatan pangan akan ditindak dengan tegas

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, bilang kehadiran Dito penting. "Keterangan dari seorang saksi dibutuhkan penyidik untuk membantu mengungkap sehingga perkara menjadi terang," ujar Budi. Ini bantu buka tabir kasus. Sampai sekarang, KPK sudah tetapkan dua tersangka. Pertama, Yaqut Cholil Qoumas. Kedua, staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz. Tim penyidik kerja keras. Mereka geledah lokasi. Periksa saksi lain. Hitung kerugian negara secara detail. Proses ini intensif. Tujuannya ungkap fakta lengkap.Editor Redaktur Perssilam Silampari News
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tag :
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:
Advertising
You Might Like
BRI Super League
Religi
Random Post
Nasional



X

Premier League

BRI Super League : Persija memberikan waktu libur kepada skuadnya pada saat perayaan Idulfitri

Indonesia, Perssilam - Setelah menyelesaikan laga pekan ke-25 Liga 1 2025/2026 melawan Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadiu...

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Popular

Archive

Pengunjung

32,626,110
 

close