
Program PIP buka akses pendidikan bagi anak usia 6 sampai 21 tahun. Mereka bisa lanjut belajar tanpa khawatir biaya. Ini termasuk siswa SD, SMP, SMA, sekolah luar biasa, atau paket kesetaraan A, B, dan C. Pemerintah luncurkan program ini sejak 2014 untuk kurangi angka putus sekolah. Hasilnya, jutaan anak dapat bantuan tiap tahun.
Masyarakat bisa cek status penerima PIP sendiri lewat situs resmi Kemendikdasmen. Tak perlu datang ke kantor. Cukup pakai ponsel atau komputer. Ini bikin proses cepat dan mudah.
Ikuti langkah-langkah ini untuk cek penerima PIP:
Buka situs SIPINTAR di https://pip.kemendikdasmen.go.id/home_v1. Pastikan koneksi internet stabil.
Cari kotak bertuliskan "Cari Penerima PIP" di halaman utama.
Masukkan NISN siswa—itu Nomor Induk Siswa Nasional dari sekolah. Lalu ketik NIK orang tua atau wali, yaitu Nomor Induk Kependudukan dari KTP. Jawab juga soal hitung sederhana yang muncul, seperti tambah angka. Klik tombol "Cek Penerima PIP".
Hasil status langsung tampil. Jika lolos, catat nomor rekening dan jadwal pencairan. Jika belum, cek lagi nanti atau hubungi sekolah.
Jika status menunjukkan kamu penerima, segera tarik dana PIP. Menurut Pusat Informasi ULT Kemendikdasmen, siapkan dokumen ini dulu:
Fotokopi Kartu Keluarga (KK) yang masih berlaku.
Fotokopi KTP orang tua atau wali.
Buku tabungan dari Rekening Simpel. Ini rekening khusus siswa, mudah dibuat.
Belum punya rekening? Aktifkan di bank yang ditunjuk pemerintah. Pilih sesuai jenjang sekolah:
Siswa SD dan SMP pakai Bank BRI. Cabangnya banyak di daerah.
Siswa SMA dan SMK pakai Bank BNI. Prosesnya sederhana.
Di Aceh, semua jenjang pakai Bank BSI, sesuai aturan lokal.
Bawa dokumen ke bank terdekat. Petugas akan bantu buka rekening. Dana masuk otomatis setelah verifikasi.
Besaran dana PIP termin ketiga sesuaikan jenjang dan kelas. Dana lebih besar di kelas awal untuk biaya dasar. Kelas akhir lebih kecil karena sudah dekat lulus. Ini detailnya:
Untuk SD, SLB, dan Paket A:
Kelas 1 sampai 5: Rp450.000 per anak. Contoh, siswa kelas 3 SD di Jakarta bisa pakai untuk beli buku dan tas.
Kelas 6: Rp225.000.
Untuk SMP, SMPLB, dan Paket B:
Kelas 1 sampai 2: Rp750.000. Cukup untuk seragam dan transport.
Kelas 3: Rp375.000.
Untuk SMA, SMK, SMALB, dan Paket C:
Kelas 1 sampai 2: Rp1.000.000. Bantu bayar uang pangkal atau les.
Kelas 3: Rp500.000.
Dana cair langsung ke rekening. Pastikan data di sekolah benar agar tak tertunda. Program ini ubah hidup banyak anak. Mereka tetap belajar meski keluarga sulit. Cek sekarang dan raih kesempatan ini.
Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News













