Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Banjir dan longsor melanda 17 desa di Sukabumi, Jawa Barat ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Dark Mode

Kamis, Desember 18, 2025

Banjir dan longsor melanda 17 desa di Sukabumi, Jawa Barat


Indonesia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukabumi melaporkan banjir dan longsor yang menerjang 17 desa di 10 kecamatan. Kejadian ini terjadi di Sukabumi, Jawa Barat. Pranata Humas Ahli Media BPBD Jabar, Hadi Rahmat, menyatakan tim masih menghitung dampak lengkap. Mereka juga siapkan bantuan darurat.

Hadi bilang banjir dan longsor datang pada Senin, 15 Desember 2025. Tim BPBD langsung turun ke lapangan. Mereka catat data di setiap titik bencana. "Kami masih pendataan di lokasi terdampak," katanya saat bicara dengan Pro3 RRI pada Rabu, 17 Desember 2025.

Data awal tunjukkan banyak jalan antar desa putus. Tanah amblas. Jembatan roboh. Beberapa jalur sudah bisa dilalui motor. Warga bisa lewat dengan hati-hati. Ini bantu distribusi bantuan cepat.

Hadi tegas bilang tidak ada korban jiwa. Tak ada luka serius pun. Warga aman secara fisik. Rumah-rumah yang kena longsor kosong sekarang. Pemiliknya pindah ke rumah saudara. Mereka tunggu situasi aman.

Advertising

Salah satu titik parah di Kecamatan Warungkiara. Longsor tutup akses jalan kabupaten di Kampung Lio Cilandak, RT 05/01, Desa Sirnajaya. Warga susah bolak-balik. Di Kampung Cigadog, RT 02/07, Desa Bantarkalong, longsor tutup jalan lagi. Ini dekat jembatan Cimandiri Leuwi Lalay. Jembatan Cikolomeran yang sambung Desa Hegarmanah dan Bantarkalong sudah ambruk total. Jalan desa di Kampung Bojonghaur ikut amblas. Kendaraan besar tak bisa lewat.

Di Kecamatan Cibadak, longsor serang Kampung Cibatu Hilir, RT 02/011, Desa Sekarwangi. Beberapa rumah kena. Lalu di Kampung Peundeuy, RT 03/09, Desa Warnajati, longsor timpa lima rumah warga. Rusaknya sedang. Struktur masih utuh, tapi butuh perbaikan cepat.

Kecamatan Ciemas kena juga. Di Kampung Mekarasih, RT 05/03, Desa Ciemas, longsor blokir jalan Mekarasih ke Pamuyangan. Tak ada kendaraan yang muat lewat. Di Kecamatan Cikembar, tanah bergeser di Kampung Cicatih, RT 01/05, Desa Cimanggu. Dua rumah tertimpa. Warga evakuasi diri.

Advertising

Kecamatan Jampang Tengah paling banyak titiknya. Longsor datang ke Kampung Pasirmalang, RT 001/008, Desa Jampangtengah. Lalu Kampung Cibuhung, RT 01/02, Desa Mangunjaya. Juga Kampung Cibogo, RT 01/12. "Masih ada longsor di Kampung Cijagung, RT 06/11, Desa Bojonggaling," kata Hadi. "Kampung Citamiang dan Kampung Pasapen di Desa Bantargadung kena juga. Sampai Kampung Rawatan, RT 05/06, Desa Bantargebang."

Semua ini akibat hujan deras berhari-hari. Daerah pegunungan Sukabumi rawan longsor. Banjir tambah parah di lembah. Akses putus bikin warga isolasi sementara. Bantuan makanan dan obat sulit masuk. BPBD kerahkan alat berat untuk buka jalan.

Hadi ingatkan warga Jawa Barat tetap waspada. Cuaca ekstrem masih berlangsung beberapa hari. Pantau info dari BMKG setiap saat. Kenali daerah rawan di sekitar rumah. "Hindari jalan rusak. Siap evakuasi jika perlu," pesannya. Tim BPBD siaga 24 jam. Mereka pantau perkembangan hujan. Bantuan terus disalurkan ke desa-desa terpencil.

Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News

Share:
Advertising
You Might Like
BRI Super League
Religi
Random Post
Nasional



X

Premier League

BRI Super League : Persija memberikan waktu libur kepada skuadnya pada saat perayaan Idulfitri

Indonesia, Perssilam - Setelah menyelesaikan laga pekan ke-25 Liga 1 2025/2026 melawan Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadiu...

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Popular

Archive

Pengunjung

32,626,110
 

close