
Indonesia, Maroko memulai Piala Afrika AFCON 2025 dengan kemenangan telak 2-0 melawan Komoro. Pertandingan itu berlangsung di Stadion Prince Moulay Abdallah pada Senin, 22 Desember 2025. Hasil ini memperkuat posisi Singa Atlas sebagai favorit juara. Tim ini punya sejarah kuat di turnamen benua hitam.
Pelatih Walid Regragui bilang timnya layak menang. Meski awal laga kurang mulus. Ia tahu laga pembuka AFCON selalu berat. Apalagi buat tim tuan rumah seperti Maroko. Tekanan besar dari fans dan harapan tinggi membuat setiap gerakan terasa berat.
Maroko ingin gol cepat di babak pertama. Mereka dapat penalti. Sofiane Rahimi maju ke titik putih. Tapi tendangannya gagal. Skor masih nol. Tim Regragui tak panik. Mereka tetap fokus. Serangan demi serangan mereka lancarkan. Pemain saling berpas dan bertahan rapat.
Babak kedua berubah. Brahim Diaz cetak gol pertama. Sepakannya keras dan tepat sasaran. Itu pecah kebuntuan. Tak lama, Ayoub El Kaabi tambah gol kedua. Tendangan salto akrobatiknya indah. Penonton berteriak kencang. Stadion bergemuruh.
Regragui puji pergantian pemain setelah istirahat. Itu bawa keseimbangan. Permainan jadi tenang. Tiga poin ini modal bagus. Membuka jalan di turnamen panjang. Ia bilang awal kuat penting untuk ritme selanjutnya.
Dua pemain kunci kembali. Achraf Hakimi dan Sofyan Amrabat. Kehadiran mereka beri semangat. Hakimi di sayap kanan. Amrabat di tengah. Tapi ada kabar buruk. Kapten Romain Saiss cedera. Ia keluar lebih awal.
"Kami harap cederanya ringan. Semoga Saiss cepat pulih dan bantu tim lagi," kata Regragui ke ESPN setelah laga. Saiss penting sebagai leader. Penggantinya harus kerja ekstra keras.
Achraf Hakimi rasakan AFCON ini beda. Turnamen di tanah air sendiri. Dukungan fans Maroko luar biasa. Stadion penuh sorak. Itu jadi bensin tambahan.
"AFCON ini spesial. Kami main di rumah. Seluruh rakyat Maroko dukung. Ini motivasi besar. Kami bela negara. Beri segalanya untuk seragam ini," ujar Hakimi. Kata-katanya tunjukkan tekad tim.
Kemenangan ini beri tanda Maroko siap tempur. Singa Atlas punya skuad matang. Pengalaman dari Piala Dunia 2022 masih segar. Sekarang mereka tatap laga berikutnya. Lawan Mali di Grup A. Pertarungan sengit menanti. Tiga poin awal ini buat mereka unggul start. Fans harap perjalanan juara dimulai.(Red)
Baca Berita dan Artikel lainnya di :













