Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Risiko Kelahiran Prematur yang Disebabkan oleh Paparan Mikroplastik ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Dark Mode

Rabu, November 19, 2025

Risiko Kelahiran Prematur yang Disebabkan oleh Paparan Mikroplastik

Risiko Kelahiran Prematur yang Disebabkan oleh Paparan Mikroplastik

Indonesia, Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan, Amarylis Febrina Choirin Nisa Fathoni, menyatakan bahwa paparan mikroplastik bisa memicu kelahiran prematur. Risiko ini muncul jika ibu hamil mengalami infeksi. Mikroplastik adalah partikel plastik kecil yang sulit dilihat mata telanjang. Partikel ini sering masuk ke tubuh melalui makanan, air, atau udara.

Menurut Nisa, sebagian besar kasus kelahiran prematur dimulai dari masalah kesehatan ibu. Benda asing seperti mikroplastik bisa mengganggu sistem pencernaan. Gangguan itu lalu berkembang jadi infeksi. Infeksi ini berisiko merusak kehamilan. "Sebenarnya, masuknya benda asing ke tubuh itu dapat memicu gangguan pencernaan. Gangguan tersebut bisa saja berkembang menjadi infeksi yang berdampak pada kehamilan," kata Nisa saat berbincang dengan wartawan di Kantor Pfizer Indonesia, Jakarta, pada Selasa, 18 November 2025.

Nisa menambahkan bahwa gejala seperti sakit perut atau sumbatan usus perlu segera dicek dokter. Pemeriksaan lebih lanjut sangat penting. "Kalau muncul gejala-gejala klinis, patut dikhawatirkan mengarah ke prematuritas juga," tambahnya. Kelahiran prematur berarti bayi lahir sebelum usia kehamilan 37 minggu. Bayi prematur sering butuh perawatan khusus di inkubator. Ini bisa menimbulkan masalah kesehatan jangka panjang bagi bayi dan ibu.

Advertising

Baca Juga:

Gol yang luar biasa dari Rizky Ridho telah dinyatakan sebagai salah satu nominasi untuk Puskas Award 2025

Nisa menekankan perlunya kewaspadaan lebih. Paparan lingkungan kini sulit dihindari sepenuhnya. Plastik ada di mana-mana, dari kemasan makanan hingga polusi udara. Ia sarankan ibu hamil menjaga pola makan sehat. Minum air bersih juga krusial. Olahraga ringan dan istirahat cukup bisa cegah komplikasi. Dengan begitu, ibu hamil kurangi risiko infeksi dari mikroplastik.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan sudah ingatkan masyarakat. Mereka minta waspada terhadap mikroplastik saat musim hujan. Peringatan ini keluar setelah penemuan partikel plastik di air hujan Jakarta. Air hujan yang tercemar bisa digunakan untuk mandi atau minum jika tidak disaring. Hal ini tingkatkan paparan langsung.

Advertising

Baca Juga:

Aplikasi FIFA+

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, bilang mikroplastik tidak langsung berbahaya. Tubuh bisa keluarkan sebagian partikel itu. Tapi, fenomena ini tetap perlu diamati. "Persebaran partikel plastik menunjukkan memburuknya kualitas lingkungan. Fenomena ini perlu diwaspadai, bukan ditakuti," ujar Aji.

Aji tekankan pentingnya kendalikan sumber polusi plastik. Buang sampah plastik dengan benar bisa bantu. Kurangi penggunaan plastik sekali pakai juga efektif. Langkah ini kurangi dampak kesehatan di masa depan. Misalnya, kurangi risiko infeksi kronis pada semua orang, termasuk ibu hamil. Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama. Dengan begitu, lingkungan lebih aman untuk generasi mendatang.

Reaksi :

Share:
Advertising
You Might Like
BRI Super League
Religi
Random Post
Nasional



X

Premier League

BRI Super League : Persija memberikan waktu libur kepada skuadnya pada saat perayaan Idulfitri

Indonesia, Perssilam - Setelah menyelesaikan laga pekan ke-25 Liga 1 2025/2026 melawan Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadiu...

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Popular

Archive

Pengunjung

32,626,110
 

close