Musi Rawas, Perssilam News - Kolumnis Corriere dello Sport, Alberto Polverosi, menyoroti dua wajah berbeda yang ditunjukkan Inter Milan saat menghadapi AC Monza pada laga pembuka Serie A 2026-2027. Inter mengawali musim dengan kemenangan telak 4-1 atas Monza. Hasil tersebut terlihat meyakinkan di atas kertas. Namun, Polverosi menilai skor akhir tidak sepenuhnya menggambarkan jalannya pertandingan. Menurutnya, Inter tampil dalam dua bentuk yang berbeda sepanjang laga. Perubahan itu terlihat jelas setelah Nerazzurri mencetak gol pembuka dan mulai kehilangan kendali atas permainan. Polverosi menyebut penampilan Inter pada babak pertama dan babak kedua seperti diperagakan oleh dua tim berbeda. Ia membagi permainan tersebut menjadi Inter yang "palsu" dan Inter yang "asli". Inter palsu adalah tim yang tampil terlalu percaya diri setelah unggul. Mereka tidak lagi menjaga tekanan dengan cara yang sama seperti pada awal laga. Sementara itu, Inter asli adalah tim yang agresif, disiplin, dan mampu memaksa lawan bermain di bawah tekanan. "Ada dua Inter di laga perdana. Yang pertama palsu, yang kedua asli. Yang pertama sedikit sombong, sesuatu yang tak pernah terjadi sebelumnya, yang kedua garang seperti biasanya," ujar Polverosi. Inter memang memulai pertandingan dengan sangat baik. Enam menit setelah laga dimulai, mereka mencetak gol indah melalui rangkaian empat umpan. Polverosi memberi perhatian pada pola serangan tersebut karena hampir seluruh umpan bergerak vertikal. Hanya umpan terakhir dari Diouf yang mengarah ke sisi lain sebelum peluang itu berakhir menjadi gol.
Tuesday, 25 August 2026
Ada dua versi Inter Milan, satu yang otentik dan satu yang tidak
Musi Rawas, Perssilam News - Kolumnis Corriere dello Sport, Alberto Polverosi, menyoroti dua wajah berbeda yang ditunjukkan Inter Milan saat menghadapi AC Monza pada laga pembuka Serie A 2026-2027. Inter mengawali musim dengan kemenangan telak 4-1 atas Monza. Hasil tersebut terlihat meyakinkan di atas kertas. Namun, Polverosi menilai skor akhir tidak sepenuhnya menggambarkan jalannya pertandingan. Menurutnya, Inter tampil dalam dua bentuk yang berbeda sepanjang laga. Perubahan itu terlihat jelas setelah Nerazzurri mencetak gol pembuka dan mulai kehilangan kendali atas permainan. Polverosi menyebut penampilan Inter pada babak pertama dan babak kedua seperti diperagakan oleh dua tim berbeda. Ia membagi permainan tersebut menjadi Inter yang "palsu" dan Inter yang "asli". Inter palsu adalah tim yang tampil terlalu percaya diri setelah unggul. Mereka tidak lagi menjaga tekanan dengan cara yang sama seperti pada awal laga. Sementara itu, Inter asli adalah tim yang agresif, disiplin, dan mampu memaksa lawan bermain di bawah tekanan. "Ada dua Inter di laga perdana. Yang pertama palsu, yang kedua asli. Yang pertama sedikit sombong, sesuatu yang tak pernah terjadi sebelumnya, yang kedua garang seperti biasanya," ujar Polverosi. Inter memang memulai pertandingan dengan sangat baik. Enam menit setelah laga dimulai, mereka mencetak gol indah melalui rangkaian empat umpan. Polverosi memberi perhatian pada pola serangan tersebut karena hampir seluruh umpan bergerak vertikal. Hanya umpan terakhir dari Diouf yang mengarah ke sisi lain sebelum peluang itu berakhir menjadi gol.
Thursday, 11 December 2025
Musim 2025 telah selesai, F1 2026 akan menerapkan regulasi baru
![]() |
Aturan baru ini ubah beberapa bagian mobil F1 2026. Ini termasuk ukuran keseluruhan mobil, desain aerodinamika, dan jenis bahan bakar. FIA bilang tujuannya sederhana: bikin mobil lebih ringan, lebih cepat, tapi tetap penuh teknologi canggih.
Konsep utamanya adalah "nimble car". Artinya mobil yang lincah, mudah dikendalikan, dan kompetitif di lintasan. Ini bantu pembalap bertarung lebih seru. Sebagai contoh, bobot mobil turun 30 kilogram. Berat minimum jadi 768 kilogram, dari 798 kilogram di 2025. Perubahan ini bikin mobil lebih gesit saat belok atau akselerasi.
Panjang mobil dipangkas 10 sentimeter. Jarak sumbu roda menyusut 20 sentimeter. Ukuran baru ini bantu mobil bergerak dinamis. Pembalap bisa lebih mudah salip lawan di tikungan ketat. Bayangin duel sengit di Monza atau Silverstone; mobil pendek ini akan tambah aksi overtaking.
Sistem Drag Reduction System (DRS) hilang. DRS dulu buka sayap belakang untuk kurangi hambatan udara di lurusan. Sekarang ganti dengan aerodinamika aktif. Pembalap bisa atur sayap depan dan belakang sendiri. Di lintasan lurus, aktifkan 'X-Mode' untuk kecepatan maksimal. Di tikungan, pindah ke 'Z-Mode' agar stabil dan nempel aspal.
Bahan bakar juga berubah total. F1 2026 pakai 100 persen bahan bakar ramah lingkungan. Sumbernya dari limbah biomassa, seperti sisa tanaman atau kayu. Bisa juga dari karbon di udara. Ini bukan bahan bakar fosil lagi. Perubahan ini selaras dengan janji F1 capai "Net-Zero by 2030". Artinya nol emisi karbon bersih pada 2030.
Dengan begitu, F1 tetap relevan di dunia otomotif sekarang. Banyak pabrik mobil beralih ke listrik dan hijau. Aturan 2026 jaga daya tarik balap ini. Penggemar bisa lihat balapan cepat, lincah, dan bertanggung jawab lingkungan. FIA yakin ini tarik pembalap muda dan tim baru masuk. Mobil ringan ini juga kurangi ban kempes cepat, hemat biaya tim. Semua ini bikin musim 2026 lebih seru ditonton.
Reaksi :
Monday, 12 January 2026
Formula 1 : Mercedes Memperkenalkan Kendaraan Terbarunya di Malaysia

Indonesia, Tim Mercedes Formula 1 siap beri kejutan besar buat para penggemar. Jelang musim balap 2026, dua pembalap utama mereka, George Russell dan Kimi Antonelli, bakal datang ke Malaysia. Mereka akan perkenalkan mobil baru secara langsung.
Menurut situs resmi Mercedes, tim ini rencanakan acara khusus di Malaysia pada Kamis, 22 Januari 2026. Penggemar bisa lihat dekat mobil Mercedes-AMG F1 W17 E. Ini mobil yang bakal dikendarai Russell dan Antonelli sepanjang musim nanti.
Mobil era baru ini punya banyak perubahan menarik. Ia lebih ringan, lebih sempit, dan lebih pendek dari model sebelumnya. Hal itu bantu pembalap manuver lebih lincah di tikungan tajam. Pembalap juga punya berbagai mode berkendara. Mereka bisa pilih mode untuk situasi berbeda. Misalnya, mode menyalip tingkatkan tenaga saat butuh lewati lawan. Mode kecepatan dorong akselerasi maksimal di trek lurus. Mode isi ulang kumpulkan energi cepat. Semua ini bantu mereka tampil optimal di setiap balapan.
Aerodinamika aktif jadi fitur kunci lain. Sistem ini izinkan ubah sudut sayap depan dan belakang dengan mudah. Pembalap sesuaikan dengan jenis lintasan. Di sirkuit cepat seperti Monza, sayap datar kurangi hambatan udara. Di trek bergelombang seperti Spa, sayap lebih curam tambah downforce untuk kestabilan.
BACA JUGA:Bisnis : Kinerja ESDM Meningkat, Rusli Habibie Berikan Apresiasi atas Pencapaian Target Migas
Unit tenaga mobil ini lebih seimbang. Sekarang pembagian hybrid capai 50-50 antara bensin dan listrik. Itu artinya mesin pembakaran dalam beri daya sama besar dengan motor listrik. Sistem ERS, atau Energy Recovery System, juga lebih kuat. Ia kumpul energi dua kali lipat per putaran dibanding sebelumnya. Saat pengereman, energi yang biasa hilang jadi listrik untuk baterai. Ini beri tambahan tenaga saat butuh dorongan ekstra.
Selain pamerkan mobil, Mercedes juga promosikan Formula 1 lewat program pembalap junior. George Russell dan Kimi Antonelli lahir dari program itu. Musim lalu, keduanya beri kontribusi besar. Mereka amankan posisi kedua di klasemen konstruktor. Tim raih dua kemenangan dan 10 kali naik podium. Russell sering unggul di balapan basah, sementara Antonelli impresif di sprint race. Prestasi ini tunjukkan kekuatan akademi Mercedes.
Acara di Malaysia ini buka akses luas buat penggemar lokal. Mereka bisa foto bareng mobil dan pembalap. Ini cara Mercedes bangun semangat di Asia Tenggara. Musim 2026 janji kompetisi sengit, dan W17 E siap jadi senjata ampuh. Penggemar tak sabar lihat performa Russell serta Antonelli di lintasan.
Dengarkan
Berita dan Artikel lainnya di :







