
Indonesia, Polisi akhirnya menangkap terduga pembunuh terapis spa SM (23) di Kabupaten Lebak, Banten. Upaya pengejaran ini berlangsung ketat selama hampir seminggu. Warga Kayuringin Jaya di Kota Bekasi masih terguncang oleh kasus sadis ini.
Pada Minggu malam, 11 Januari 2026, petugas meringkus Ahmad Riansa. Pria ini jadi tersangka utama pembunuhan yang bikin heboh masyarakat setempat. Penangkapan terjadi cepat dan tegas.
Kasubdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ressa F. Marasabessy, sampaikan kabar itu. Resmob adalah tim khusus polisi yang tangani kejahatan berat seperti pembunuhan. Ressa bilang, Ahmad ditangkap di Kampung Sanding, Kelurahan Sumurbandung, Kecamatan Cikulur, Lebak. "Dilakukan penangkapan terhadap Ahmad Riansa," ujarnya dalam pernyataan tertulis pada Senin, 12 Januari 2026. Lokasi itu jauh dari Bekasi, sekitar 100 kilometer lebih. Polisi kejar pelaku lintas daerah.
Sampai sekarang, polisi belum buka motif Ahmad. Kronologi penangkapan juga dirahasiakan. Penangkapan ini tutup babak buruan panjang. Jenazah SM ditemukan pada 7 Januari. Itu berarti pencarian berjalan enam hari penuh. Tim polisi periksa saksi dan telusuri jejak digital.
Kasus terungkap di kamar kos Al-Ash. Lokasi tepat di Jalan Letnan Arsyad Raya Nomor 3, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan. SM ditemukan tewas pada Rabu malam. Waktu tepat pukul 20.26 WIB. Malam itu gelap dan hening.
Seorang pria inisial AS datang ke kos. Dia klaim sebagai keluarga SM. Ibunda korban minta AS cek karena SM hilang kontak sejak siang. AS ketuk pintu kamar berulang kali. Tak ada jawaban. Suasana tegang. Dia lalu panggil pengurus kos inisial DRH.
Pintu terkunci dari dalam. Mereka pakai kunci cadangan. Saat pintu terbuka, pemandangan mengerikan. SM tergeletak tak bernyawa. Tubuhnya dingin. Polisi segera datang. Mereka olah tempat kejadian perkara dengan teliti.
BACA JUGA:Persib Bandung : Beckham Putra Mengungkapkan Arti dari Selebrasi Ikonik Saat Melawan
Di dekat mayat, ada botol cairan pembersih toilet. Juga tumpahan muntah. Bau menyengat menusuk hidung. Polisi ambil sampel untuk uji lab. Apakah cairan itu sebab kematian? Atau pelaku sengaja taruh untuk tipu petugas? Belum ada kesimpulan pasti. Ini bikin penyidik curiga ada upaya samarkan jejak.
Kasus seperti ini jarang di kawasan kos mahasiswa dan pekerja muda. Bekasi Selatan ramai indekos murah. Banyak terapis spa kerja malam. Kejadian ini ingatkan warga soal bahaya laten. Polisi janji ungkap semua segera. Masyarakat tunggu kabar lanjutan.
Dengarkan
Berita dan Artikel lainnya di :













