Selamat Datang dan Bergabung Bersama Perssilam Silampari News teknologi app iconDownload App Perssilam Silampari News: Search results for airsoft gun
×
    Advertising
    ☰ Menu
W3.CSS
Dark Mode

Pages

Memuat berita...
Showing posts sorted by relevance for query airsoft gun. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query airsoft gun. Sort by date Show all posts

Friday, 7 August 2026

Perbakin menyatakan bahwa ratusan airsoft gun yang ada di sekolah-sekolah di Jakarta Selatan telah memiliki izin resmi


Musi Rawas, Perssilam News - PT Lokta Karya Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) memberikan klarifikasi mengenai penemuan ratusan senjata di sebuah sekolah swasta di Jakarta Selatan. Perusahaan mengonfirmasi bahwa sebanyak 995 pucuk yang ditemukan adalah airsoft gun yang memiliki izin resmi, bukan senjata api. Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin, Alhadid Endar Putra, menyatakan bahwa semua dokumen kepemilikan telah diserahkan kepada pihak berwenang. Ia menjelaskan bahwa proses pemeriksaan masih berlangsung untuk memastikan bahwa semua informasi mengenai kepemilikan barang tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Advertising


BACA JUGA:
Model kecerdasan buatan melakukan serangan terhadap sistem komputer ketika pengujian keamanan dilaksanakan
"Benar, itu milik Lokta Karya Perbakin dan seluruh 995 pucuk adalah airsoft gun yang telah memiliki izin resmi," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Jumat, 7 Agustus 2026. Ia menambahkan bahwa dokumen perizinan telah ditunjukkan kepada penyidik dan akan kembali dipresentasikan saat gelar perkara di kepolisian nanti. Ia menegaskan bahwa temuan tersebut didominasi oleh airsoft gun, sementara senjata api hanya berjumlah satu pucuk dengan kepemilikan yang sah. Menurutnya, senjata api tersebut memiliki pemilik yang jelas dan tidak dilengkapi dengan amunisi atau magazen saat ditemukan oleh petugas. Keberadaan ratusan airsoft gun di lingkungan sekolah disebut berkaitan dengan rencana pembentukan kegiatan ekstrakurikuler olahraga menembak bagi siswa. Program ini dirancang melalui kerja sama dengan pihak yayasan sejak tahun 2020 sebagai wadah pembinaan atlet menembak muda.
Advertising


"Rencana kegiatan ekstrakurikuler tidak dilanjutkan setelah pembina yayasan meninggal, sehingga semua perlengkapan masih tersimpan di gudang sekolah," jelasnya. Ia menambahkan bahwa sebagian besar airsoft gun tersebut adalah suku cadang yang telah berkarat dan tidak lagi layak digunakan. Kerja sama itu akhirnya terhenti setelah pembina yayasan meninggal, sehingga program pembinaan atlet muda tidak pernah sepenuhnya terealisasi. Akibatnya, perlengkapan yang telah disiapkan tetap berada di gudang sekolah hingga akhirnya ditemukan saat proses bongkar muat barang. Sementara itu, pihak kepolisian terus melanjutkan penyelidikan untuk memastikan status kepemilikan semua barang yang ditemukan di lokasi tersebut. Diharapkan hasil penyelidikan ini dapat memberikan kepastian hukum serta menjawab perhatian publik mengenai penemuan ratusan airsoft gun di Jakarta Selatan. Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan menyelidiki penemuan ratusan senjata api, airgun, narkotika, dan puluhan cakram porno di sebuah sekolah swasta. 
Advertising
BACA JUGA: Prabowo dan Perdana Menteri Thailand Menyepakati Kemitraan Strategis Ini
Barang-barang tersebut ditemukan di sebuah ruangan yang sebelumnya digunakan oleh mantan ketua yayasan sekolah di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Penemuan ini bermula ketika pihak sekolah melakukan bongkar muat barang pada tanggal 10-11 Juli 2026 di lokasi tersebut. Petugas sekolah menemukan sebanyak 995 pucuk senjata dari berbagai jenis yang kemudian segera dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat. "Benar, Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima laporan dari masyarakat mengenai penemuan senjata yang disimpan di ruangan yayasan sekolah tersebut," ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Joko Adiwibowo.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:

Saturday, 8 August 2026

Jadwal lengkap untuk SEA V Cup 2026 Putri Leg 2 di Thailand telah resmi diumumkan


Musi Rawas, Perssilam News - Seiring meningkatnya perhatian terhadap voli putri Asia Tenggara, SEA V Cup 2026 voli putri Leg 2 akan berlangsung di Thailand. Seri kedua ini dijadwalkan selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 7-9 Agustus 2026. Seluruh pertandingan bertempat di 700th Anniversary Chiang Mai Sports Complex, Chiang Mai, Thailand. Arena tersebut akan menjadi tempat bertemunya empat tim kuat, yaitu Indonesia, Filipina, Vietnam, dan Thailand sebagai tuan rumah. Format Leg 2 memberi setiap tim kesempatan untuk kembali menguji kekuatan setelah hasil pada putaran pertama. Setiap pertandingan penting karena para pemain harus menjaga konsistensi permainan, memperbaiki kesalahan, dan mengejar hasil terbaik hingga laga terakhir. Dukungan penonton Thailand juga diperkirakan akan menambah tekanan bagi tim tamu. Indonesia, Filipina, dan Vietnam harus tampil tenang saat menghadapi tim tuan rumah di hadapan pendukungnya sendiri. Thailand datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjuarai putaran pertama. Mereka menyapu bersih tiga kemenangan dan menunjukkan permainan yang sulit dihentikan. Hasil tersebut memperlihatkan kekuatan Thailand dalam menjaga serangan, mengatur tempo pertandingan, serta memanfaatkan kesalahan lawan. Pada duel penentuan, Thailand menundukkan Vietnam yang akhirnya menempati posisi runner-up.
Advertising


BACA JUGA:
Everton, Aston Villa, dan Leeds United bersaing untuk mendapatkan Pavel Sulc
Vietnam tetap memperlihatkan persaingan kuat sepanjang putaran pertama. Mereka mampu mencapai pertandingan penentuan sebelum harus mengakui keunggulan Thailand. Hasil itu membuat Vietnam menjadi salah satu tim yang perlu diwaspadai pada Leg 2. Pertemuan dengan Indonesia dan Filipina juga dapat memengaruhi posisi akhir di klasemen seri kedua. Indonesia menutup putaran pertama di peringkat ketiga. Timnas Voli Putri Indonesia meraih hasil tersebut setelah mengatasi perlawanan Filipina. Kemenangan itu menjadi modal penting bagi skuad Merah Putih untuk menghadapi pertandingan di Chiang Mai. Di bawah arahan pelatih, para pemain Indonesia perlu menjaga fokus sejak awal set, memperkuat pertahanan, dan memaksimalkan setiap peluang dalam serangan. Filipina juga memiliki peluang untuk memperbaiki hasil pada Leg 2. Kekalahan dari Indonesia pada putaran pertama akan menjadi bahan evaluasi bagi mereka. Persaingan antara Filipina dan Indonesia diperkirakan kembali berlangsung ketat karena kedua tim sudah saling mengetahui gaya permainan masing-masing. Setiap poin dapat menentukan hasil akhir, terutama saat pertandingan berjalan seimbang pada penghujung set.
Penggemar yang tidak dapat datang langsung ke 700th Anniversary Chiang Mai Sports Complex tetap bisa menyaksikan seluruh rangkaian pertandingan. Moji TV akan menyiarkan laga SEA V Cup 2026 voli putri secara langsung dan gratis. Tayangan tersebut mencakup pertandingan yang menampilkan Timnas Voli Putri Indonesia, sehingga pendukung di Tanah Air dapat mengikuti perjuangan skuad Merah Putih dari rumah. Penonton juga dapat memilih Vidio sebagai sarana menonton pertandingan. Platform tersebut menyediakan tayangan SEA V Cup 2026 melalui paket berlangganan. Dengan dua pilihan siaran ini, penggemar dapat mengikuti jalannya Leg 2 tanpa harus berada di Thailand. Jadwal pertandingan berlangsung pada 7, 8, dan 9 Agustus 2026, sehingga penonton perlu mencatat tanggalnya agar tidak melewatkan laga penting.
Advertising

BACA JUGA: Model kecerdasan buatan melakukan serangan terhadap sistem komputer ketika pengujian keamanan dilaksanakan
Berikut adalah jadwal lengkap SEA V-Cup 2026 Leg 2:
Jumat, 7 Agustus 2026
Pukul 13.00 WIB: Indonesia vs Vietnam
Pukul 16.30 WIB: Filipina vs Thailand
Sabtu, 8 Agustus 2026
Pukul 13.00 WIB: Vietnam vs Filipina
Pukul 16.30 WIB: Indonesia vs Thailand
Minggu, 9 Agustus 2026
Pukul 13.00 WIB: Indonesia vs Filipina
Pukul 16.30 WIB: Thailand vs Vietnam
Jangan lewatkan momen-momen seru dari tim-tim bola voli terbaik di kawasan Asia Tenggara ini. Bersiaplah menyaksikan pertandingan yang akan menguji strategi dan kekompakan setiap tim dalam berebut gelar juara yang prestisius.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:

Friday, 7 August 2026

Everton, Aston Villa, dan Leeds United bersaing untuk mendapatkan Pavel Sulc


Musi Rawas, Perssilam News - Everton, Aston Villa, dan Leeds United dikabarkan tertarik mendatangkan Pavel Sulc dari Lyon pada bursa transfer musim panas 2026. Ketiga klub Premier League tersebut telah memantau perkembangan sang gelandang serang setelah ia tampil menonjol dalam musim pertamanya di Ligue 1. Performa Sulc membuat namanya mulai masuk dalam daftar incaran sejumlah klub Inggris. Menurut laporan But! Football Club, Leeds United menjadi klub yang dalam beberapa pekan terakhir semakin dekat dengan persaingan untuk mendapatkan Sulc. Klub yang dilatih Daniel Farke itu disebut sudah mengikuti situasi sang pemain, tetapi belum mengirimkan tawaran resmi kepada Lyon. Artinya, ketertarikan Leeds masih berada pada tahap pemantauan dan pengumpulan informasi. Leeds tentu perlu mengambil langkah lebih lanjut jika ingin membuka pembicaraan secara serius. Hingga saat ini, belum ada keterangan mengenai nilai tawaran yang mungkin disiapkan klub tersebut. Lyon juga belum dilaporkan menerima proposal formal dari Leeds untuk pemain berusia 25 tahun itu. Everton dan Aston Villa lebih dulu melakukan pendekatan untuk mengetahui kondisi Sulc. Laporan yang sama tidak menjelaskan secara rinci pihak yang mereka hubungi. Kontak tersebut bisa saja dilakukan dengan Lyon sebagai pemilik hak pemain, melalui agen Sulc, atau dengan kedua pihak sekaligus. Pendekatan awal seperti ini biasanya digunakan klub untuk mengetahui harga pemain, minat sang pemain, serta kemungkinan transfer pada musim panas.
Aston Villa memiliki keunggulan yang cukup jelas dalam persaingan tersebut. Klub asal Birmingham itu akan tampil di Liga Champions musim depan. Kesempatan bermain di kompetisi antarklub terbesar Eropa dapat menjadi daya tarik bagi Sulc, terutama setelah ia membantu Lyon tampil di Liga Europa pada musim sebelumnya. Situasi Everton dan Leeds United berbeda. Kedua klub Inggris itu tidak akan bermain di kompetisi Eropa musim depan. Kondisi tersebut dapat memengaruhi keputusan Sulc jika ia harus memilih antara tiga peminatnya. Meski begitu, belum ada tanda bahwa Aston Villa telah mengajukan tawaran resmi atau mencapai kesepakatan dengan Lyon. Sulc bergabung dengan Lyon dari Viktoria Plzen pada Agustus 2025. 
Advertising


Sebelum pindah ke Prancis, ia menghabiskan seluruh kariernya di Republik Ceko. Kepindahan tersebut menjadi langkah besar dalam kariernya karena untuk pertama kalinya ia bermain di luar negeri dan harus beradaptasi dengan liga, gaya bermain, serta lingkungan baru. Adaptasi itu berjalan baik. Pada musim debutnya di Prancis, Sulc mencetak 11 gol dan memberikan tiga assist di Ligue 1. Ia juga menyumbang satu gol dan tiga assist di Liga Europa. Catatan tersebut menunjukkan kontribusinya tidak hanya muncul dalam kompetisi domestik, tetapi juga saat Lyon tampil di panggung Eropa. Sebagai gelandang serang, Sulc mampu membantu serangan melalui gol dan umpan terakhir. Perannya membuat ia menjadi salah satu pemain yang menarik perhatian klub lain setelah menjalani musim pertamanya bersama Lyon. Jumlah kontribusinya juga memperkuat alasan mengapa Everton, Aston Villa, dan Leeds United memantau situasinya.
Advertising
BACA JUGA: Gabriel Bortoleto Berkomitmen untuk Tetap Bersama Audi di Formula 1 dalam Jangka Panjang
Manajer Lyon, Paulo Fonseca, mengakui performa Sulc telah menarik perhatian dari sejumlah klub. Namun, sang pemain belum dapat mengikuti pramusim karena masih menjalani pemulihan cedera. Kondisi tersebut membuat situasi Sulc perlu dipantau lebih lanjut sebelum klub peminat mengambil keputusan transfer. "Kami tahu Pavel menjalani musim yang sangat bagus dan dia adalah pemain yang sedang dipantau oleh klub-klub lain," ujar Fonseca. Sulc masih memiliki kontrak bersama Lyon hingga 2029. Durasi panjang tersebut memberi posisi kuat bagi Lyon dalam pembicaraan transfer. Klub Prancis itu tidak berada dalam tekanan untuk melepas pemainnya dalam waktu dekat, sehingga setiap klub peminat kemungkinan harus menyiapkan tawaran yang sesuai dengan penilaian Lyon. Berdasarkan data Transfermarkt, nilai pasar Sulc saat ini berada di kisaran 20 juta euro. Angka tersebut menjadi gambaran awal mengenai harga sang gelandang, meski nilai transfer akhir dapat berbeda bergantung pada negosiasi antara klub. Untuk saat ini, belum ada tawaran resmi yang diajukan dan persaingan antara Aston Villa, Everton, serta Leeds United masih terus berlangsung.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:

Saturday, 8 August 2026

Marco Bezzecchi Kembali dan Pimpin Latihan GP Inggris


Musi Rawas, Perssilam News - Silverstone membawa angin segar bagi Aprilia setelah Marco Bezzecchi tampil cepat dalam sesi latihan Grand Prix Inggris. Pembalap asal Italia itu langsung memimpin sesi dengan waktu terbaik 1 menit 56.280 detik. Hasil tersebut terasa semakin penting karena Bezzecchi baru saja berusaha kembali ke kondisi terbaik setelah mengalami cedera tulang selangka akibat kecelakaan di Grand Prix Jerman bulan lalu. Sebelum sesi dimulai, kebugaran Bezzecchi masih menjadi perhatian. Cedera pada tulang selangka dapat mengganggu gerak lengan dan bahu, dua bagian tubuh yang sangat penting ketika pembalap mengendalikan motor MotoGP. Namun, Bezzecchi mampu melewati sesi latihan dengan kecepatan tinggi. Ia tidak hanya merebut posisi pertama, tetapi juga memecahkan rekor lap Silverstone dengan selisih hampir satu detik. Catatan tersebut memberi sinyal kuat bahwa Aprilia memiliki kecepatan untuk bersaing sejak awal akhir pekan. Sesi latihan ini juga menjadi penentu penting bagi peluang pembalap untuk langsung lolos ke Q2. Sepuluh pembalap tercepat berhak masuk ke bagian kedua kualifikasi, sedangkan pembalap lain harus lebih dulu bertarung di Q1. Karena itu, posisi di sesi latihan memiliki nilai besar, terutama bagi pembalap yang ingin menghindari risiko tambahan pada hari kualifikasi. Pada fase awal sesi, Ai Ogura dari Trackhouse tampil sebagai pembalap pertama yang mencuri perhatian. Ia mencatat waktu di bawah 1 menit 57 detik dan sempat memimpin klasemen. Ogura memperlihatkan kecepatan yang konsisten di lintasan Silverstone, tetapi posisinya mulai terancam ketika para pembalap lain memasuki tahap akhir sesi dengan ban yang lebih lunak.
Advertising


BACA JUGA:
Jadwal lengkap untuk SEA V Cup 2026 Putri Leg 2 di Thailand telah resmi diumumkan
Raul Fernandez, rekan satu tim Ogura di Trackhouse, kemudian mengambil alih posisi teratas. Fernandez menemukan waktu lebih cepat pada lap yang membuatnya naik ke puncak klasemen sementara. Ia hanya mampu bertahan sebentar karena Bezzecchi segera menyelesaikan lap terakhirnya dengan catatan yang lebih baik. Fabio di Giannantonio dari VR46 Ducati menempati posisi ketiga. Ia menjadi pembalap yang mencegah Aprilia menguasai tiga posisi teratas, setelah Fernandez finis di urutan kedua. Di Giannantonio menunjukkan kecepatan yang cukup untuk menekan para pembalap Aprilia dan Trackhouse hingga akhir sesi. Jorge Martin, pemimpin klasemen sementara, mengakhiri latihan di posisi keempat. Hasil itu diraih setelah ia melakukan perbaikan besar pada bagian akhir sesi. Martin sempat berada di posisi ke-17, tetapi dua lap cepat membawanya naik ke empat besar. Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa catatan waktu berubah sangat cepat ketika seluruh pembalap memasang ban soft baru. Ogura akhirnya turun ke posisi kelima. Ia masih berada di kelompok depan dan menyelesaikan sesi di depan Marc Marquez, yang menempati posisi keenam. Hasil Ogura tetap menjadi modal baik bagi Trackhouse karena dua pembalap tim tersebut masuk lima besar. Fernandez bahkan sempat memimpin sebelum Bezzecchi menutup sesi dengan lap tercepat. Ketika latihan baru dimulai, Martin langsung memperlihatkan kecepatannya. Ia mencatat waktu 1 menit 58.692 detik, sekaligus mengungguli rekor yang sebelumnya dibuat Alex Marquez pada FP1. Catatan itu menjadi patokan awal bagi para pembalap lain.
Advertising

BACA JUGA: Everton, Aston Villa, dan Leeds United bersaing untuk mendapatkan Pavel Sulc
Bezzecchi segera menyusul di posisi kedua. Kehadirannya di depan sejak awal memberi Aprilia dua alasan untuk percaya diri. Selain menunjukkan bahwa kondisi fisiknya cukup baik, Bezzecchi juga mampu menjaga ritme ketika persaingan mulai meningkat. Namun, keunggulan awal tersebut tidak bertahan lama. Alex Marquez dari Gresini Ducati lalu mengambil alih posisi pertama. Ia memanfaatkan lap yang lebih cepat dan menggeser Martin dari puncak klasemen. Setelah itu, dua pembalap Trackhouse, Fernandez dan Ogura, mulai menguasai jalannya sesi. Persaingan terus berubah karena jarak waktu antarpembalap cukup rapat pada sebagian besar latihan. Memasuki 15 menit terakhir, para pembalap mulai mengganti ban ke tipe soft baru. Ban ini memberi cengkeraman lebih besar dan membantu pembalap mencatat waktu satu lap yang lebih cepat. Namun, ban soft juga menuntut pemakaian yang tepat karena performanya dapat menurun setelah beberapa lap. Tahap ini menjadi kesempatan utama untuk mengamankan posisi di sepuluh besar. Pedro Acosta, Alex Marquez, dan Marc Marquez sempat bergantian berada di puncak klasemen setelah melakukan percobaan dengan ban baru. Ogura kemudian kembali memimpin melalui catatan waktu 1 menit 56.810 detik. Ia terlihat mampu menjaga kecepatan di sektor-sektor penting Silverstone dan sempat berada di jalur untuk mengakhiri sesi sebagai pembalap tercepat. Fernandez membatalkan peluang tersebut sesaat sebelum waktu latihan habis. Ia mencatat lap yang lebih cepat dan kembali mengambil posisi pertama dari rekan setimnya. Persaingan antara dua pembalap Trackhouse itu berlangsung sampai menit akhir, sebelum Bezzecchi mengeluarkan catatan terbaiknya.
Pada lap terakhir, Bezzecchi mencatat waktu 1 menit 56.280 detik. Ia mengamankan posisi pertama dengan keunggulan hampir satu detik atas rekor sirkuit sebelumnya. Catatan itu juga membuatnya unggul dari Fernandez dan menempatkan Aprilia di puncak sesi latihan Grand Prix Inggris. Bezzecchi tidak sekadar kembali setelah cedera. Ia juga menunjukkan bahwa kecepatannya belum hilang. Sesi tersebut menjadi ujian penting bagi kemampuan fisik dan mentalnya, sebab lintasan Silverstone memiliki rangkaian tikungan cepat yang menuntut banyak gerakan dari tubuh pembalap. Ia mampu menyelesaikan lap terakhir tanpa kehilangan tempo dan langsung mencatat waktu terbaik. Di Giannantonio menempati posisi ketiga, di depan Martin yang naik dari posisi ke-17. Dua lap cepat menjadi kunci bagi pembalap VR46 Ducati itu untuk masuk empat besar. Martin pun berhasil mengamankan posisi yang cukup baik untuk menghadapi sesi kualifikasi, meski masih berada di belakang Bezzecchi, Fernandez, dan Di Giannantonio. Ogura finis di posisi kelima, disusul Marc Marquez. Alex Marquez berada di urutan ketujuh setelah sebelumnya sempat memimpin pada fase awal. Joan Mir menjadi pembalap Honda tercepat di posisi kedelapan. Jack Miller dari Pramac menempati tempat kesembilan, sementara Acosta melengkapi sepuluh besar. Acosta sempat mengalami kecelakaan di Brooklands menjelang akhir sesi. Insiden tersebut terjadi ketika ia tengah berusaha memperbaiki catatan waktunya. Meski masuk sepuluh besar, kecelakaan itu menjadi penutup yang kurang baik bagi pembalap KTM tersebut dan dapat memengaruhi persiapan tim menjelang sesi berikutnya. Di luar sepuluh besar, Enea Bastianini dan Luca Marini gagal langsung lolos ke Q2. Francesco Bagnaia dari Ducati juga harus memulai perjuangan di Q1 setelah terjatuh dan mengakhiri sesi di posisi ke-13. Bagnaia perlu melewati bagian pertama kualifikasi jika ingin mendapatkan tempat di Q2 dan memperbesar peluangnya untuk memulai balapan dari posisi depan. Dengan hasil ini, Bezzecchi menjadi pusat perhatian di Silverstone. Ia membawa Aprilia ke puncak klasemen, memecahkan rekor sirkuit, dan menunjukkan performa kuat setelah absen dari kondisi terbaik akibat cedera. Fernandez juga memberi tekanan besar dengan finis kedua, sedangkan Martin harus memanfaatkan sesi berikutnya untuk memperbaiki posisinya. Persaingan menuju kualifikasi pun terbuka lebar, dengan selisih waktu dan perubahan posisi yang berlangsung hingga lap terakhir.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:
Nasional
Loading 6 berita Nasional...
RECOMMENDED
Loading 9 berita nasional...
Liga Inggris
Loading 6 berita Liga Inggris HD...
Anda Mungkin Juga Suka
You Might Like

🛒 Shopee Hari Ini

MOST VIEWED BRI SUPER LEAGUE

X
×

Other Latest

Loading...

Daftar Isi

    📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

    Premier League

    Close Ads
    Close Ads

    Serie A

    Archive

    🔥 Flash Sale Shopee Hari Ini

    Dapatkan voucher & gratis ongkir


    Total Pageviews

     

    ×