Musi Rawas, Perssilam News - PT Lokta Karya Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) memberikan klarifikasi mengenai penemuan ratusan senjata di sebuah sekolah swasta di Jakarta Selatan. Perusahaan mengonfirmasi bahwa sebanyak 995 pucuk yang ditemukan adalah airsoft gun yang memiliki izin resmi, bukan senjata api. Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin, Alhadid Endar Putra, menyatakan bahwa semua dokumen kepemilikan telah diserahkan kepada pihak berwenang. Ia menjelaskan bahwa proses pemeriksaan masih berlangsung untuk memastikan bahwa semua informasi mengenai kepemilikan barang tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Advertising
"Benar, itu milik Lokta Karya Perbakin dan seluruh 995 pucuk adalah airsoft gun yang telah memiliki izin resmi," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima RRI, Jumat, 7 Agustus 2026. Ia menambahkan bahwa dokumen perizinan telah ditunjukkan kepada penyidik dan akan kembali dipresentasikan saat gelar perkara di kepolisian nanti. Ia menegaskan bahwa temuan tersebut didominasi oleh airsoft gun, sementara senjata api hanya berjumlah satu pucuk dengan kepemilikan yang sah. Menurutnya, senjata api tersebut memiliki pemilik yang jelas dan tidak dilengkapi dengan amunisi atau magazen saat ditemukan oleh petugas. Keberadaan ratusan airsoft gun di lingkungan sekolah disebut berkaitan dengan rencana pembentukan kegiatan ekstrakurikuler olahraga menembak bagi siswa. Program ini dirancang melalui kerja sama dengan pihak yayasan sejak tahun 2020 sebagai wadah pembinaan atlet menembak muda.
Advertising
"Rencana kegiatan ekstrakurikuler tidak dilanjutkan setelah pembina yayasan meninggal, sehingga semua perlengkapan masih tersimpan di gudang sekolah," jelasnya. Ia menambahkan bahwa sebagian besar airsoft gun tersebut adalah suku cadang yang telah berkarat dan tidak lagi layak digunakan. Kerja sama itu akhirnya terhenti setelah pembina yayasan meninggal, sehingga program pembinaan atlet muda tidak pernah sepenuhnya terealisasi. Akibatnya, perlengkapan yang telah disiapkan tetap berada di gudang sekolah hingga akhirnya ditemukan saat proses bongkar muat barang. Sementara itu, pihak kepolisian terus melanjutkan penyelidikan untuk memastikan status kepemilikan semua barang yang ditemukan di lokasi tersebut. Diharapkan hasil penyelidikan ini dapat memberikan kepastian hukum serta menjawab perhatian publik mengenai penemuan ratusan airsoft gun di Jakarta Selatan. Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan menyelidiki penemuan ratusan senjata api, airgun, narkotika, dan puluhan cakram porno di sebuah sekolah swasta.
Barang-barang tersebut ditemukan di sebuah ruangan yang sebelumnya digunakan oleh mantan ketua yayasan sekolah di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Penemuan ini bermula ketika pihak sekolah melakukan bongkar muat barang pada tanggal 10-11 Juli 2026 di lokasi tersebut. Petugas sekolah menemukan sebanyak 995 pucuk senjata dari berbagai jenis yang kemudian segera dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat. "Benar, Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima laporan dari masyarakat mengenai penemuan senjata yang disimpan di ruangan yayasan sekolah tersebut," ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Joko Adiwibowo.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Reaksi :
Artikel Terkait






