Kanada mencatatkan sejarah baru di Piala Dunia, dan Marsch menyebut para pemainnya sebagai pahlawan nasional
Indonesia, Perssilam News - Timnas Kanada mencetak sejarah baru di babak gugur Piala Dunia 2026. Mereka berhasil mengalahkan Afrika Selatan dengan skor tipis 1-0 pada Senin, 29 Juni 2026. Gol kemenangan datang sangat terlambat. Stephen Eustaquio mencetak gol penentu pada menit ke-92 saat laga hampir usai. Pelatih Jesse Marsch memuji mentalitas skuadnya. Ia menyebut para pemain sebagai pahlawan bagi sepak bola Kanada. Menurut Marsch, hasil ini memberi dampak besar bagi masa depan tim nasional. Ia ingin kemenangan ini jadi standar baru bagi pemain muda di negaranya. Setelah peluit panjang bunyi, Marsch sengaja menghampiri semua pemainnya. Ia ingin memberi apresiasi secara langsung. Marsch ingin mereka sadar bahwa momen ini sangat penting bagi sejarah olahraga Kanada.Advertising
Pelatih asal Amerika Serikat itu sudah memimpin tim sejak Mei 2024. Ia mengaku bangga bisa menangani pemain Kanada. Menjadi pelatih tim ini adalah kehormatan besar baginya. Hal itu menjadi motivasi harian bagi Marsch untuk terus bekerja keras. Kanada sebenarnya berharap bisa bermain di Vancouver. Mereka harus juara Grup B agar bisa main di kandang sendiri. Namun, mereka kalah 1-2 dari Swiss. Hasil itu membuat Kanada finis sebagai runner-up grup.
Advertising
Karena posisi itu, Kanada harus pindah ke Stadion SoFi di Inglewood, California. Stadion di Amerika Serikat ini jadi saksi perjuangan mereka. Meski jauh dari rumah, suporter Kanada tetap datang. Sebagian tribun stadion penuh dengan warna merah dan putih. Marsch menilai timnya sudah terbiasa dengan suasana di Amerika Serikat. Para pemain sempat kecewa karena gagal main di Vancouver. Namun, mereka cepat bangkit dan fokus ke pertandingan. Pelatih berusia 52 tahun itu yakin timnya siap tampil lebih hebat lagi. Marsch ingin menginspirasi rakyat Kanada melalui prestasi di lapangan.
Advertising
Ia siap membawa timnya melawan salah satu raksasa sepak bola dunia di laga berikutnya. Stephen Eustaquio menjadi bintang laga ini. Ia menegaskan gol tersebut adalah hasil kerja keras semua pemain. Menurutnya, tim tidak pernah menyerah sampai akhir. Ia merasa gol di menit akhir itu adalah hadiah yang pantas bagi mereka. Kini Kanada bersiap masuk ke babak 16 besar. Mereka akan menunggu pemenang laga antara Belanda dan Maroko. Marsch sadar kedua tim itu sangat kuat. Ia menilai Belanda dan Maroko punya kualitas tim besar yang sulit dikalahkan.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Reaksi :
Artikel Terkait






