Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App IHSG mengalami lonjakan lebih dari 1 persen yang dipicu oleh optimisme terkait perdamaian antara AS dan Iran ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Dark Mode

Pages

Memuat berita...

Friday, 12 June 2026

IHSG mengalami lonjakan lebih dari 1 persen yang dipicu oleh optimisme terkait perdamaian antara AS dan Iran

IHSG berpeluang menguat terbatas di tengah ketegangan AS-Iran

Indonesia, Perssilam News - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG melonjak tajam saat pembukaan perdagangan Jumat, 12 Juni 2026. Data dari Investasi menunjukkan kenaikan lebih dari 1 persen. Hal ini terjadi karena pasar saham di Asia juga sedang naik. Investor global merasa optimis bahwa Amerika Serikat dan Iran akan mencapai kesepakatan damai. Data RTI pukul 09.04 WIB mencatat IHSG naik 1,54 persen. Indeks bertambah 90,716 poin ke level 5.976,748. Sebanyak 401 saham menguat. Ada 96 saham yang turun dan 164 saham tetap di harga semula. Volume perdagangan mencapai 1,6 miliar saham. Total nilai transaksi mencapai Rp 1,3 triliun.
Kenaikan ini terjadi di semua sektor. IDX Basic naik paling tinggi sebesar 2,75 persen. IDX Industry menyusul dengan kenaikan 2,36 persen. IDX Energy juga naik 2,13 persen. Sektor basic mencakup perusahaan bahan mentah. Sektor industri meliputi pabrik pengolahan. Sektor energi mencakup tambang dan minyak. Di grup saham blue chip LQ45, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) naik paling banyak. Saham DEWA naik 4,76 persen ke harga Rp 308. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik 4,42 persen ke Rp 6.500. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 3,94 persen menjadi Rp 1.715. Blue chip adalah saham perusahaan besar dengan reputasi baik dan likuiditas tinggi. Namun tidak semua saham naik. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turun 2,28 persen ke Rp 2.570. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) turun 0,83 persen ke Rp 600.
Kenaikan IHSG searah dengan tren di Asia. Harapan damai AS dan Iran bisa menghentikan konflik di Timur Tengah. Konflik di sana sering membuat pasar tidak stabil. Presiden AS Donald Trump berkata pada Kamis, 11 Juni 2026, bahwa kesepakatan damai mungkin ditanda tangani akhir pekan ini. Trump bilang negosiasi sudah mencapai level tinggi di pimpinan Iran. Negara lain di Timur Tengah juga mendukung langkah ini.  Ray Attrill dari National Australia Bank menilai peluang damai kali ini sangat nyata. Hal ini memberi kabar baik bagi aset berisiko. Aset berisiko adalah investasi seperti saham yang harganya bisa berubah cepat. Attrill mengatakan jika Iran memberi sinyal positif, peluang damai akan naik drastis.
Berita damai ini membuat harga minyak dunia turun. Harga minyak mencapai level terendah dalam dua bulan. Minyak WTI turun 1,9 persen ke US$ 86,08 per barel. Sebelumnya minyak WTI sudah jatuh 2,6 persen. Minyak Brent juga turun 1,5 persen ke US$ 89,08 per barel. Sebelumnya Brent turun hampir 3 persen. Harga minyak yang turun mengurangi rasa takut akan inflasi global. Inflasi adalah kenaikan harga barang secara umum. Saat inflasi rendah, biaya produksi perusahaan turun. Investor jadi berani membeli saham lagi. Indeks Nikkei Jepang melonjak 4,3 persen. Indeks KOSPI Korea Selatan naik tajam 8,3 persen. Bursa saham Australia juga ikut naik 1,8 persen. Pasar Australia banyak berisi perusahaan tambang dan alam. Kenaikan ini membuktikan investor sedang dalam mode risk-on. Mode risk-on berarti investor berani mengambil risiko untuk mengejar keuntungan lebih besar.
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:
Liga Inggris
Loading 6 berita Liga Inggris HD...
You Might Like
RECOMMENDED
Loading 9 berita nasional...

Other Latest

Loading...

MOST VIEWED BRI SUPER LEAGUE

Loading postingan BRI Super League...
📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!
×

Premier League

Iklan
Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Archive

🔥 Flash Sale Shopee Hari Ini

Dapatkan voucher & gratis ongkir


Total Pageviews