
Indonesia, Perssilam - Eintracht Frankfurt resmi menunjuk Adi Hutter sebagai pelatih baru mereka. Keputusan ini diambil setelah klub memecat Albert Riera di akhir musim 2025/26. Riera harus pergi karena gagal memperbaiki performa tim di lapangan. Manajemen merasa tim butuh arah baru untuk bangkit. Hutter menandatangani kontrak selama tiga tahun.
Advertising
Masa baktinya akan berjalan hingga musim panas 2029. Penunjukan ini bukan hal baru bagi publik Frankfurt. Hutter pernah memimpin Die Adler dari Juli 2018 sampai Juni 2021.
Saat itu, ia menangani 141 pertandingan. Rata-rata poin yang ia raih adalah 1.65 per laga. Angka ini menunjukkan stabilitas tim saat ia menjabat dulu. Rekam jejak Hutter di Frankfurt cukup membanggakan.
BACA JUGA: Upacara Harlah Pancasila: Beberapa Pejabat Negara Telah Memulai Kedatangan di Gedung Pancasila
BACA JUGA: Ada harapan bahwa harga emas akan meningkat bulan depan. Apakah sebaiknya memilih untuk menjual atau membeli?
Advertising
Ia membawa tim menembus semi final Europa League musim 2018/19. Setahun kemudian, ia membawa tim melaju jauh di ajang DFB-Pokal. Prestasi itu berlanjut dengan tiket Liga Europa pada musim 2020/21. Keberhasilan ini menjadi alasan kuat mengapa klub ingin membawanya kembali.
Direktur olahraga Markus Kroesche memuji gaya main Hutter. Menurutnya, Hutter menerapkan sepak bola menyerang yang berani. Ia dikenal disiplin dan memiliki rencana permainan yang jelas. Hutter bisa memadukan serangan balik cepat dengan penguasaan bola yang rapi. Kombinasi ini membuat tim lawan sulit membaca permainan.
Advertising
Sebelum kembali ke Frankfurt, Hutter melatih AS Monaco. Di sana, ia mengelola salah satu skuad termuda di Ligue 1. Hutter berhasil menstabilkan pemain muda tersebut. Hasilnya, Monaco bisa bersaing di papan atas liga Prancis. Kroesche menilai pengalaman ini sangat berharga. Selain itu, Hutter sudah paham struktur dan lingkungan internal klub. Ia tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi dengan orang-orang di Frankfurt.

(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait










