Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Menurut Hadis dan Ketentuan Para Ulama Tentang Waktu Sholat Dhuha yang Paling Utama ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Advertising
Dark Mode

Pages

Monday, May 11, 2026

Menurut Hadis dan Ketentuan Para Ulama Tentang Waktu Sholat Dhuha yang Paling Utama


Indonesia, Perssilam - Sholat dhuha menjadi pilihan utama banyak umat Muslim untuk memulai hari. Ibadah sunnah ini dikenal bisa membuka pintu rezeki dan menenangkan pikiran. Cahaya menyebutkan bahwa amalan pagi ini membantu melancarkan urusan harian. Pelaksana sholat dhuha juga berharap hidupnya menjadi lebih berkah. Rasulullah SAW memberikan petunjuk tentang waktu terbaik untuk sholat ini. Para ulama melihat tanda alam melalui posisi matahari. Sholat dhuha punya nilai besar karena setara dengan sedekah bagi seluruh persendian tubuh. Tubuh manusia memiliki 360 persendian yang harus disedekahi setiap hari. Berdasarkan hadis riwayat Muslim, sholat dhuha dua rakaat sudah cukup mengganti kewajiban sedekah tersebut.
Ada janji lain dalam hadis qudsi riwayat Imam Ahmad. Allah menjanjikan kecukupan kebutuhan bagi hamba yang sholat empat rakaat di awal hari. Hal ini memberi rasa aman secara mental bagi orang yang mengerjakannya. M. Khalilurrahman Al Mahfani dalam buku Keajaiban Shalat Sunnah menulis bahwa ibadah ini adalah rasa syukur atas kesehatan. Sehat adalah nikmat besar yang sering terlupakan saat orang sibuk bekerja. Waktu dhuha dimulai saat matahari naik setinggi tombak. Di Indonesia, waktu ini mulai muncul 15 sampai 20 menit setelah terbit matahari. Jendela waktunya cukup luas karena berakhir sebelum waktu zuhur. Batas akhir sholat ini adalah 10 sampai 15 menit sebelum azan zuhur. Namun, ada waktu yang lebih utama atau afdal. Rasulullah SAW menyebutkan saat anak unta mulai kepanasan di padang pasir sebagai momen terbaik. Hadis riwayat Muslim dari Zaid bin Arqam menyebut istilah orang awwabin bagi mereka yang sholat di waktu ini. 
Ulama mengartikan kondisi ini saat matahari sudah cukup tinggi. Biasanya waktu ini jatuh pada seperempat siang atau mendekati tengah pagi. Kitab Fiqih Manhaji Ala Madzhab Al Imam Asy-Syafii menyarankan sholat saat panas matahari mulai terasa. Syaikh Musthafa Al Bugha juga setuju bahwa suhu hangat adalah tanda waktu paling utama. Jika melihat jam di Indonesia, waktu ideal ini antara pukul 08.30 hingga 10.00 WIB. Banyak orang memilih pukul 09.00 WIB karena cahaya sudah sangat terang. Patokan utamanya adalah rasa hangat sinar matahari di tempat tinggal masing-masing. Waktu ini istimewa karena merupakan jam sibuk saat orang mencari nafkah. Imam Musbikin dalam Rahasia Dahsyat Shalat Sunnah menganggap dhuha di tengah kesibukan sebagai tanda tawakal. 
Advertising

Orang yang tetap ingat Tuhan saat bekerja punya kedudukan mulia. Jumlah rakaat paling sedikit adalah dua rakaat. Seseorang boleh menambah menjadi empat, delapan, atau lebih. Polanya tetap dua rakaat satu kali salam. Niat sholat dhuha dua rakaat adalah: Ushallii sunnatadh dhuhaa rak‘ataini lillaahi ta‘aalaa. Artinya: Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah Ta’ala. Tata caranya sama dengan sholat sunnah lain. Mulai dari takbiratul ihram sampai salam. Beberapa ulama menyarankan baca Surah Asy-Syams, Ad-Dhuha, atau Al-Insyirah setelah Al-Fatihah. Surah ini memiliki makna tentang cahaya dan kemudahan. Setelah salam, umat Muslim biasanya membaca doa khusus. Berikut teks doa dhuha yang umum digunakan:
Advertising

BACA JUGA: 
Kenaikan Harga BBM Diesel Mengakibatkan Penurunan Permintaan Mobil Bekas
Allahumma innadh dhuhaa-a dhuhaa-uka, wal bahaa-a bahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ‘ishmata ‘ishmatuka. Allahumma in kaana rizqii fis samaa’i fa anzilhu, wa in kaana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kaana mu‘siran fa yassirhu, wa in kaana haraaman fathahhirhu, wa in kaana ba‘iidan faqarribhu. Bi haqqi dhuhaa-ika wa bahaa-ika wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatinii maa aataita ‘ibaadakash shaalihiin.
Artinya: Ya Allah, waktu dhuha adalah waktu-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, dan perlindungan adalah perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rezekiku di langit maka turunkanlah, jika di bumi maka keluarkanlah, jika sulit maka mudahkanlah, jika haram maka sucikanlah, jika jauh maka dekatkanlah. Berikanlah kepadaku sebagaimana Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.
Advertising

BACA JUGA: 
Raphinha bersedia untuk membahas kontrak baru dengan Barcelona
Para ulama mengingatkan bahwa rezeki bukan cuma uang. Kesehatan, keluarga harmonis, dan hati tenang juga termasuk rezeki. Sholat dhuha harus jadi cara mendekatkan diri kepada Allah. Jangan jadikan ibadah ini sekadar alat cari harta. H. Amirulloh Syarbini dalam Mukjizat Shalat Dhuha menjelaskan bahwa rutin sholat dhuha bisa membangun rasa optimis. Ketenangan jiwa membuat seseorang lebih produktif dalam bekerja. Pikiran yang tenang membantu orang mengambil keputusan lebih baik saat menghadapi masalah kantor atau bisnis.
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:
You Might Like
×
Rekomendasi
×
Iklan
📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

b

×

Premier League

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Archive

Total Pageviews