Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Nasional : Presiden menginstruksikan untuk melakukan evaluasi dan mencabut ratusan Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang berada di kawasan hutan ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Advertising
Dark Mode

Pages

Thursday, April 09, 2026

Nasional : Presiden menginstruksikan untuk melakukan evaluasi dan mencabut ratusan Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang berada di kawasan hutan


Indonesia, Perssilam - Presiden Prabowo Subianto tegas memerintahkan evaluasi ratusan Izin Usaha Pertambangan atau IUP di kawasan hutan. Perintah ini ia sampaikan langsung kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia. Pertemuan berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu, 8 April 2026. Presiden menerima laporan serius soal kegiatan tambang bermasalah. 
Advertising

BACA JUGA:
Nasional : Kemenhaj menyatakan bahwa peningkatan harga avtur global menyebabkan lonjakan biaya haji
Banyak di antaranya berada di hutan lindung, hutan konservasi, taman nasional, dan area hutan lain. Hutan lindung melindungi sumber air dan tanah dari erosi. Hutan konservasi jaga keanekaragaman hayati. 
Taman nasional simpan flora dan fauna langka. "Ini ada ratusan pertambangan atau IUP yang tidak jelas di hutan lindung dan hutan-hutan lainnya," kata Presiden. Ia perintahkan Menteri ESDM evaluasi cepat. Jika izinnya kabur, cabut semua.
Advertising

BACA JUGA:
Ekonomi : BI Menarik Uang Lama, Berikut Daftar Pecahan yang Sudah Tidak Berlaku dan Batas Waktu Penukarannya
Laporan itu sudah dicek ulang oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atau Kemenhut. Hasilnya, banyak tambang tanpa izin tebang kayu. Aktivitas ini rusak ekosistem hutan. Pohon ditebang sembarangan. Tanah jadi gundul. Banjir dan longsor ancam warga sekitar.
Bahlil langsung tanggapi instruksi itu. Ia siap kerja keras. Tapi minta waktu dua minggu untuk lapor hasil. "Dua minggu saya akan laporkan," katanya. Presiden tak setuju. Ia minta lebih kilat. "Enak saja, satu minggu sudah selesai," balas Presiden. Bahlil jawab tegas, "Siap."
Langkah ini tunjukkan komitmen pemerintah lindungi hutan nasional. Hutan jadi paru-paru dunia bagi Indonesia. Ratusan IUP bermasalah ini bisa sebabkan kerugian lingkungan besar. 
Evaluasi cepat cegah kerusakan lebih lanjut. Rakyat harap penertiban adil dan tegas. Hasilnya ditunggu dalam seminggu. 
Presiden desak penertiban IUP tanpa pandang bulu. Tidak ada ruang bagi perusahaan nakal. "Kepentingan kawan, kepentingan konco, kepentingan keluarga, kepentingan kelompok itu nomor keberapa," tegasnya. "Tidak ada rasa kasihan sekarang. Kami hanya bela kepentingan nasional dan rakyat."
EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:
You Might Like
×
Rekomendasi
×
Iklan
📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

b

×

Premier League

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Archive

Total Pageviews