Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Nasional : Hari Kartini Menegaskan Peran Perempuan sebagai Subjek Penting dalam Bangsa, Kata Puan Maharani ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Advertising
Dark Mode

Pages

Wednesday, April 22, 2026

Nasional : Hari Kartini Menegaskan Peran Perempuan sebagai Subjek Penting dalam Bangsa, Kata Puan Maharani


Indonesia, Perssilam - Ketua DPR RI, Puan Maharani, tegas menyatakan bahwa perempuan punya peran besar dalam menentukan arah bangsa Indonesia. Dia bilang, peringatan Hari Kartini 2026 jadi kesempatan tepat untuk kuatkan sistem kemajuan perempuan. Hari Kartini jatuh setiap 21 April. Itu hari lahir R.A. Kartini, pahlawan emansipasi yang perjuangannya membuka jalan bagi perempuan Indonesia. Puan menekankan, perempuan Indonesia kini tak lagi harus buktikan kemampuan mereka ke masyarakat. Fokusnya sekarang pada seberapa besar sistem saat ini bisa tampung kontribusi mereka. "Perempuan Indonesia sudah tak perlu buktikan bahwa mereka mampu," kata Puan di Jakarta, Selasa, 21 April 2026. "Pertanyaan hari ini bukan 'apakah', tapi 'seberapa jauh' dan 'dengan sistem seperti apa'."
Advertising

BACA JUGA: 
Politik : UU PPRT Telah Disahkan, Sahroni: Pekerja Rumah Tangga Tidak Boleh Lagi Disiksa dan Tidak Dibayar
Dia ajak semua orang renungkan perjuangan tokoh perempuan hebat di sejarah Republik Indonesia. Para pendahulu yakin, perempuan adalah bagian tak terpisahkan untuk majukan bangsa. Misalnya, R.A. Kartini sendiri dulunya lawan keterbatasan zaman kolonial. Dia tulis surat-surat yang ungkap hasrat belajar dan kesetaraan. Tokoh seperti itu sudah tanamkan keyakinan itu sejak dulu.
Hari Kartini pas banget untuk tegas ulang posisi perempuan sebagai subjek aktif negara. Puan bilang, perempuan bukan objek pasif. Mereka penentu cerita sejarah bangsa ke depan. "Di Hari Kartini, kita tegas kembali bahwa perempuan bukan objek," ujarnya. "Tapi subjek aktif yang ikut tentukan cerita perjalanan Republik Indonesia."
Menurut Puan, libatkan perempuan adalah bentuk hormat pada martabat manusia. Sertakan mereka dalam pembangunan jadi langkah benar. Itu kuatkan ketahanan bangsa secara keseluruhan. Bukan cuma soal kuota di pemerintahan. Ini kesadaran hargai harkat perempuan. Kesadaran itu beri kekuatan besar untuk kemajuan negara nanti. "Menyertakan perempuan adalah kesadaran atas penghargaan harkat dan martabat manusia," katanya. "Dan pilihan benar untuk kuatkan daya bangsa Indonesia itu sendiri."
Advertising

BACA JUGA: 
BRI Super League : Rendi Saepul Semringah Mencetak Gol Pertama
Puan ingatkan jangan anggap remeh peran perempuan hanya urusan rumah tangga. Pengalaman hidup mereka unik. Itu terkait erat dengan rawat kemajuan bangsa secara luas. Kontribusi kepemimpinan perempuan di berbagai bidang sudah jelas kualitasnya. Keunikan sudut pandang mereka harus masuk dalam keputusan strategis nasional. "Pengalaman hidup unik perempuan tempatkan kita sinonim dengan 'merawat kehidupan'," jelas Puan. "Tapi jangan kurangi makna 'merawat' jadi urusan domestik saja. Yang seolah tak hubung dengan kemajuan bangsa."
Dia desak perempuan ikut rancang ruang keputusan. Supaya kebijakan pembangunan inklusif. Perspektif perempuan wakili setengah penduduk Indonesia. Itu harus pertimbangkan serius oleh pemimpin. Partisipasi aktif mereka tentukan arah perubahan positif. Kehadiran fisik tak cukup. Harus ikut susun kerangka pembangunan nasional. "Perempuan harus ikut rancang ruang keputusan," tegasnya. "Untuk pastikan perspektif perempuan, yang jumlahnya setengah penduduk Indonesia, dipertimbangkan."
Puan bandingkan perempuan dan laki-laki seperti dua sayap burung. Keduanya harus kerja penuh dan seimbang. Indonesia bisa terbang tinggi kalau perempuan beri ruang luas untuk pimpin. Dengan ilmu dan kepekaan mereka. Bangsa besar tak boleh tinggalkan satu bagian pun dalam capai kemajuan bersama. "Karena bangsa yang ingin terbang tinggi butuh kedua sayapnya," ucap Puan. "Yaitu perempuan dan laki-laki untuk kerja penuh."
Dia tutup dengan ucapan selamat Hari Kartini untuk semua perempuan hebat di Indonesia. Pernyataan Puan ini ingatkan semua pihak. Perempuan bukan tambahan. Mereka pondasi kuat bangsa. Di 2026 ini, momentum Hari Kartini dorong sistem lebih adil. Biar kontribusi perempuan maksimal. Itu kunci maju bersama.
EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:
You Might Like
×
Rekomendasi
×
Iklan
📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

b

×

Premier League

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Archive

Total Pageviews