Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Ekonomi : IHSG mengalami penurunan sebesar 3,06 persen pada sesi pertama akibat tarif resiprokal yang diterapkan oleh Trump ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Advertising
Dark Mode

Pages

Friday, April 24, 2026

Ekonomi : IHSG mengalami penurunan sebesar 3,06 persen pada sesi pertama akibat tarif resiprokal yang diterapkan oleh Trump


Indonesia, Perssilam - Indeks Harga Saham Gabungan, atau IHSG, anjlok tajam 3,06 persen. Ia tutup di level 7.152,85 saat sesi pagi Jumat, 24 April 2026. Penurunan ini datang usai kabar pasti. Donald Trump konfirmasi tak tunda tarif resiprokal. Langkah itu tekan pasar saham Indonesia kuat.
Advertising

BACA JUGA: 
Serie A : Rafael Leao dan Calafiori Terlibat dalam Skandal Prostitusi Ilegal Pemain Serie A
Data dari Bursa Efek Indonesia lewat RTI tunjukkan tekanan merah sepanjang sesi. Indeks tetap di zona negatif hingga akhir pekan. Laporan Investasi catat semua sektor saham babak belur. 
Sektor infrastruktur paling parah. Ia turun 4,09 persen. Penurunan ini jadi beban terberat bagi IHSG.
IHSG sendiri adalah patokan utama pasar saham Indonesia. Ia hitung pergerakan ratusan saham blue chip. Penurunan 3 persen seperti ini jarang. Ia picu kekhawatiran investor soal ekonomi global. Tarif resiprokal Trump bisa ganggu ekspor Indonesia. Barang seperti nikel dan tekstil terancam.
Advertising

Sektor energi ikut ambruk 3,60 persen. Perusahaan minyak dan gas rasakan hantaman. Sektor perindustrian turun 2,98 persen. Pabrik semen dan baja ikut lesu. Barang konsumen non-primer melemah 2,90 persen. Ini termasuk barang mewah seperti mobil dan elektronik.
Advertising

BACA JUGA: 
Otomotif : Jetour tetap berkomitmen untuk mengembangkan segmen SUV hybrid dan konvensional
Sektor properti dan real estate turun 2,81 persen. Pengembang proyek apartemen kesulitan. Transportasi terkoreksi 2,78 persen. Maskapai dan logistik alami tekanan. Barang baku menyusut 2,73 persen. Tambang dan kimia jadi korban. 
Sektor keuangan turun 2,51 persen. Bank besar seperti BCA dan BRI ikut merosot. Barang konsumen primer melemah 2,40 persen. Makanan pokok dan sabun kurang diminati. Sektor kesehatan turun 2,12 persen. 
Advertising

BACA JUGA: 
Hiburan : Film ‘Coyote vs Acme’ Telah Resmi Diluncurkan
Obat-obatan dan rumah sakit terdampak. Teknologi paling ringan, minus 1,69 persen. Tapi saham telco tetap tekanan sentimen luar.
Volume perdagangan capai 28,63 miliar saham. Nilai transaksi sentuh Rp13,24 triliun. Angka ini tunjuk aktivitas tinggi meski panik. Sebanyak 642 saham turun. Itu jadi penyebab utama indeks ambruk. Hanya 90 saham naik. Sisanya 82 saham tak bergerak.
EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:
You Might Like
×
Rekomendasi
×
Iklan
📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

b

×

Premier League

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Archive

Total Pageviews