Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Tehnologi : BRIN Kembangkan Antena untuk Teknologi 6G ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Dark Mode

Selasa, Februari 17, 2026

Tehnologi : BRIN Kembangkan Antena untuk Teknologi 6G


Indonesia, Perssilam - Perkembangan teknologi di seluruh dunia berjalan sangat cepat. Indonesia harus terus berinovasi agar tak ketinggalan dari negara lain. Salah satu teknologi yang kini jadi sorotan global adalah jaringan 6G. Ini generasi baru setelah 5G. 6G janjikan kecepatan data jauh lebih tinggi dan latensi rendah. Yohanes Galih Adhiyoga, peneliti muda di Pusat Riset Telekomunikasi BRIN, fokus pada antena mikrostrip. Jenis antena ini tipis dan datar. Mereka kembangkan versi single layer dan multilayer untuk 6G. Ukuran antena dibuat sangat kecil. Tujuannya agar pas dipasang di ponsel. Antena tak boleh lebih besar dari ponsel itu sendiri. Desainnya harus sekecil mungkin. Begitu kata Yohanes pada Jumat, 13 Februari 2026. Ia tekankan pentingnya integrasi langsung ke perangkat. Satu ponsel punya banyak antena. 
Advertising
BACA JUGA:Otomotif : Diskon untuk Suzuki Jimny mencapai Rp 40 juta, pada hari terakhir IIMS 2026
Ada untuk seluler, WiFi, Bluetooth, dan lainnya. Desain harus teliti. Tak boleh saling ganggu. Yohanes bilang begitu. Riset mereka lalui tahap demi tahap. Pertama simulasi di komputer. Lalu optimasi desain. Selanjutnya fabrikasi prototipe. Terakhir pengukuran di lab. Baru saja mereka beli alat untuk uji hingga 110 GHz. Frekuensi itu tinggi sekali untuk 6G. Tim sudah ukur s-parameter. Itu nilai pantulan sinyal. Juga pola radiasi, bagaimana sinyal menyebar. Dan karakteristik lain. Ini langkah awal. Nanti 6G bisa pakai gelombang millimeter di Indonesia. Frekuensi tinggi itu butuh antena khusus agar sinyal kuat meski jarak pendek.
Selain untuk ponsel, tim Yohanes garap antena SATCOM. Itu komunikasi satelit. Mereka buat prototipe. Tujuannya hubungkan satelit geostasioner di angkasa dengan stasiun di Bumi. Satelit geostasioner tetap di posisi sama di atas Bumi. Untuk itu, mereka bangun sistem phased array. Konsepnya mirip Starlink. Antena bisa arahkan sinyal secara elektronik. Tak perlu gerak fisik. Antena diam saja.
Advertising
BACA JUGA:Premier League : Scott Parker Bela Rotasi Meski Burnley Tersingkir dari Piala FA
Dari sisi elektromagnetik, pancaran sinyal bisa berubah arah. Penting untuk satelit orbit rendah. Satelit itu gerak cepat di langit. Antena harus ikuti gerakan itu. Yohanes jelaskan demikian. PRT BRIN punya lab pendukung lengkap. Ada Communication and Signal Processing Lab untuk olah sinyal. RF, Microwave, Acoustic, and Photonic Lab tangani frekuensi tinggi. Antenna and Propagation Lab khusus antena. Advanced Network Protocol Lab urus protokol jaringan. Audio Visual Transmission Lab tes transmisi gambar dan suara.
Tak hanya itu. Ada near-field anechoic chamber. Ruang ini bebas pantulan gelombang. Cocok uji antena dengan presisi tinggi. Alatnya termasuk network analyzer hingga 110 GHz. Bisa ukur performa detail. Plus LPKF protolaser H4. Mesin ini fabrikasi prototipe elektronik akurat. Dengan fasilitas ini, riset 6G dan SATCOM maju pesat. Indonesia siap sambut era komunikasi baru. Tim PRT BRIN dorong inovasi nasional. Hasilnya bisa dipakai luas nanti
Editor Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tag :
Artikel Terkait
Share:
Advertising
You Might Like
BRI Super League
Religi
Random Post
Nasional



X

Premier League

BRI Super League : Persija memberikan waktu libur kepada skuadnya pada saat perayaan Idulfitri

Indonesia, Perssilam - Setelah menyelesaikan laga pekan ke-25 Liga 1 2025/2026 melawan Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadiu...

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Popular

Archive

Pengunjung

32,626,110
 

close