
Indonesia, Perssilam - Stasiun Luar Angkasa Internasional, atau ISS, sudah capai batas kuat strukturnya. NASA bilang struktur utama lab raksasa ini punya usia biologis yang tak bisa ditunda lagi. ISS bakal diturunkan dari orbit pada 2030. Proses deorbit ini terkendali penuh. Badan stasiun akan jatuh ke area kosong di tengah lautan luas. Sisa puingnya aman jauh dari daratan. Lihat sejarahnya. ISS mulai dibangun 1998. Modul pertama, Zarya dari Rusia, diluncurkan November tahun itu.
Temukan lebih banyak
Bisnis
Advertising
BACA JUGA:Nasional : Dihadapan MUI, Presiden Menegaskan Pentingnya Persatuan dalam Upaya Pemberantasan KorupsiLalu Unity dari AS menyusul. Sejak itu, stasiun tumbuh besar. Tambahan modul canggih datang bertahap. Tapi inti rangkanya dan tulang punggung listrik tetap dari era 90-an. Para insinyur rencanakan umur pakai 30 tahun. Tahun 2030, Zarya berusia 32 tahun. Ia tahan siksaan ruang angkasa ekstrem. Panel surya bisa diganti. Sistem hidupan juga. Astronot sering servis bagian itu. Struktur utama? Tak mungkin tukar di orbit. Terlalu rumit dan berat.
ISS hadapi tekanan hebat setiap hari. Pesawat antariksa merapat. Getarannya kuat. Saat lepas, tarikannya besar. Itu beban dinamis konstan.
Advertising
Tambah lagi siklus suhu gila. Setiap 90 menit, ISS keluar bayang Bumi ke sinar matahari langsung. Suhu lompat dari minus 150 derajat Celsius ke plus 120 derajat. Logam melemah pelan. Retak mikro muncul. Akumulasi ini sebabkan kelelahan metal.
Banyak orang tanya kenapa tak pindah ke orbit tinggi. Atau bongkar saja. NASA sudah cek semua opsi. Pindah ke orbit kuburan butuh dorong roket raksasa. Energi habis miliaran. Risiko puing tabrak satelit lain tetap ada nanti. Bongkar di angkasa? Mahal sekali. Astronot berisiko tinggi. Potong rangka besar butuh alat khusus. Tak ada pesawat yang bawa pulang bagian utuh ke Bumi. Beratnya ribuan ton. NASA pilih deorbit terkendali. Pakai kendaraan khusus AS, namanya U.S. Deorbit Vehicle. Stasiun diarahkan masuk atmosfer. Panas bakar sebagian besar. Fragmen kecil jatuh ke Point Nemo. Itu titik paling terpencil di Samudera Pasifik. Jauh 2.700 kilometer dari darat terdekat.
NASA yakin aman 99,9 persen. Mereka hitung jalur jatuh teliti. Sampai akhir 2030, ISS tetap kerja maksimal. Jalankan eksperimen. Dukung misi baru. Rencana awal ini tunjuk tanggung jawab besar. Hindari jadi ancaman Bumi. Stasiun ini bantu sains 26 tahun. Hasilnya ribuan penelitian. Dari obat kanker sampai tanaman tahan angkasa. Tapi umur fisiknya habis. Saatnya pensiun aman.
Para ahli bilang lingkungan orbit lebih ganas dari Bumi. Radiasi sinar kosmik rusak material. Mikrometeorit tabrak seperti peluru kecil. Semua tambah cepat tua struktur. NASA pantau retak dengan sensor. Data tunjuk batas sudah dekat. Generasi baru stasiun datang. Seperti Starlab atau Axiom. Mereka ambil alih tugas. ISS tutup babak emas era antariksa bersama. Deorbit 2030 jadi akhir logis.
Temukan lebih banyak
Musi Rawas
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :







.png)









