Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Ekonomi : Pemerintah memperketat pembelian LPG 3 Kg dengan menerapkan penggunaan KTP dan menetapkan satu harga nasional ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Dark Mode

Minggu, Februari 08, 2026

Ekonomi : Pemerintah memperketat pembelian LPG 3 Kg dengan menerapkan penggunaan KTP dan menetapkan satu harga nasional


Indonesia, Perssilam - Pemerintah Indonesia siap ubah sistem distribusi LPG 3 kg mulai tahun ini. Regulasi baru ini lebih ketat. Pengguna wajib tunjukkan KTP saat beli gas subsidi itu. Harga LPG 3 kg juga satu di seluruh negeri. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, bilang tujuan utama ini jelas. Distribusi gas subsidi harus tepat sasaran. Ia bicara di podcast resmi Kementerian ESDM. Unggahan itu muncul Minggu, 8 Februari 2026. Regulasi baru rencananya jalan tahun ini. "Kita ingin distribusi gas subsidi tepat sasaran," kata Laode. "Nanti semua lapisan masyarakat rasakan harga sama dan pas." Ia ungkap ini di akun YouTube Kementerian ESDM. Podcast itu tayang Minggu pagi.
Advertising
BACA JUGA:Tehnologi : Alasan di balik pensiunnya ISS pada tahun 2030
Pemerintah tak mau buru-buru terapkan aturan ini nasional. Laode sebut dulu uji coba di beberapa kota. Ini bagian dari proyek pilot. Langkah itu hindari masalah lama. Dulu kebijakan langsung nasional tanpa siap matang. Hasilnya chaos di Februari lalu. "Kami belajar dari Februari lalu," jelas Laode. "Aturan baru langsung nasional. Itu picu kekacauan. Sekarang uji coba dulu di daerah tertentu. Misal Jakarta Selatan. Kita pelajari tantangannya di sana." LPG 3 kg adalah gas elpiji subsidi untuk rumah tangga kecil. Pakai tabung kecil ini bantu masak sehari-hari. Banyak ibu rumah tangga andalkan itu. Tapi sering bocor ke warung atau orang mampu. Kebijakan baru atasi itu. Soal KTP wajib, Laode yakin tak sulit. Teknologi info sudah capai desa. Akses data mudah. Sistem awasi pakai KTP bisa jalan lancar.
"Tech info sudah ke desa-desa," terang Laode. "Pengawasan berbasis KTP gampang. Pertamina kami suruh sosialisasi. Masyarakat harus siap." Awalnya cuma revisi Perpres distribusi LPG 3 kg. Tapi diskusi lanjut. Akhirnya ubah total regulasi. Perbedaan besar ada batas beli. Pakai data desil dari BPS. Desil itu kelompok berdasarkan pengeluaran rumah tangga. Hanya desil rendah boleh beli. Itu orang ekonomi menengah ke bawah. "Kita atur hak beli pakai data BPS," kata Laode. "Desil jadi patokan. Subsidi gas pasti ke yang berhak."
Advertising

Distribusi LPG 3 kg kini lebih ketat. Tak lagi cuma agen dan pangkalan. Tambah sub pangkalan di rantai. Ini bantu awasi stok. Gas subsidi capai konsumen tepat. Hindari timbun atau jual liar. "Sistem distribusi lebih rapi sekarang," jelas Laode. "Agen, pangkalan, plus sub pangkalan. Mudah pantau peredaran LPG 3 kg." Pemerintah harap kebijakan ini bikin distribusi terarah. Penyalahgunaan berkurang. Penimbunan hilang. Tapi tantangan tetap. Daerah terpencil infrastruktur lemah. Sosialisasi kunci sukses. Masyarakat paham aturan baru. Mereka ikut taat.
Pilot di Jakarta Selatan beri pelajaran. Kota padat itu uji KTP dan harga satu. Hasilnya bantu sesuaikan nasional. BPS sediakan data desil akurat. Itu pastikan subsidi tak sia-sia. Pertamina gerak cepat sosialisasi. Mereka pasang spanduk di pangkalan. Bagikan leaflet ke warga. Tech app juga bantu cek KTP. Desa kini punya sinyal bagus. Warga tunjukkan KTP via scan. Proses beli kilat. Chaos Februari lalu ingatkan semua. Antrean panjang. Stok habis. Orang rebutan. Pilot cegah itu ulang. Pemerintah pantau ketat. Laode janji lapor hasil uji coba. Nanti regulasi final lebih kuat. Kebijakan ini penting. LPG 3 kg subsidi jangkau jutaan keluarga miskin. Harga stabil bantu inflasi rendah. Ekonomi rumah tangga aman. Pemerintah hemat anggaran negara. Subsidi tepat urus devisa. Semua untung.
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tag :
Artikel Terkait
Share:
Advertising
You Might Like
BRI Super League
Religi
Random Post
Nasional



X

Premier League

BRI Super League : Persija memberikan waktu libur kepada skuadnya pada saat perayaan Idulfitri

Indonesia, Perssilam - Setelah menyelesaikan laga pekan ke-25 Liga 1 2025/2026 melawan Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadiu...

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Popular

Archive

Pengunjung

32,626,110
 

close