Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Nasional : Pemerintah Menegaskan Bahwa Penguatan Kopdes Tidak Dimaksudkan untuk Mematikan Ritel Modern ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Dark Mode

Minggu, Februari 22, 2026

Nasional : Pemerintah Menegaskan Bahwa Penguatan Kopdes Tidak Dimaksudkan untuk Mematikan Ritel Modern


Indonesia, Perssilam - Pemerintah tegas tekankan penguatan Koperasi Desa Merah Putih. Langkah ini jadi kunci bangun kemandirian ekonomi rakyat. Kopdes hadir untuk dukung usaha lokal. Bukan untuk usir ritel modern seperti minimarket besar. Menteri Koperasi Ferry Juliantono bicara soal kebijakan ini. Fokus utama pada atur perluasan gerai baru di pedesaan. Tujuannya sederhana. Beri ruang bagi pelaku usaha desa agar bisa berkembang kuat. 
Ferry bilang tegas. “Tidak ada niat untuk menutup atau mematikan ritel modern. Yang dilakukan adalah penataan agar koperasi desa yang sedang tumbuh tidak langsung tersisih.” Ia sampaikan ini pada Sabtu, 21 Februari 2026. Menurut Ferry, kebijakan ini beri afirmasi penting. Koperasi butuh waktu kuatkan dasar usahanya. Mulai dari manajemen harian yang rapi. Sampai stok barang yang selalu siap. Hingga harga jual yang bisa saingi kompetitor.
Wacana penguatan Kopdes belakangan ramai. Orang hubungkan dengan munculnya jaringan ritel modern. Seperti Indomaret dan Alfamart yang kini banyak buka cabang di desa-desa. Pemerintah jelaskan maksudnya jelas. Ciptakan keseimbangan di ekosistem usaha. Bukan batasi satu pihak saja. Ferry tambahkan poin krusial. “Koperasi desa atau kelurahan punya karakter beda. Basisnya kepemilikan bersama. Prinsip gotong royong jadi pondasi utama. Keuntungan usaha balik ke anggota lewat sisa hasil usaha atau SHU. Juga perkuat modal warga setempat.”
SHU ini penting dipahami. Itu bagi hasil bersih setelah urus biaya. Anggota dapat untung langsung. Beda dengan ritel swasta yang untungnya ke pemilik besar. Penguatan Kopdes selaras dengan rencana pemerataan pembangunan. Desa jangan cuma jadi tempat jual produk kota. Harus jadi pusat produksi sendiri. Juga titik distribusi untuk warganya. Bayangkan petani desa jual hasil panen langsung lewat koperasi. Tak perlu kirim ke kota dulu.
Pemerintah dorong pengelolaan koperasi lebih profesional. Harus transparan penuh. Manfaatkan sistem digital untuk catat transaksi. Lacak stok barang. Hitung keuangan akurat. Ini bantu koperasi saingi sehat di level lokal. Dengan langkah ini, perputaran uang ekonomi bertahan di desa. Tak lari ke kota. Lapangan kerja baru muncul banyak. Warga desa punya peluang usaha sendiri. Akhirnya, Kopdes Merah Putih dorong kemandirian ekonomi masyarakat. Desa mandiri. Tak bergantung luar. Ekonomi kuat dari bawah. Itu visi pemerintah sekarang.Editor Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tag :
Artikel Terkait
Share:
Advertising
You Might Like
BRI Super League
Religi
Random Post
Nasional



X

Premier League

BRI Super League : Persija memberikan waktu libur kepada skuadnya pada saat perayaan Idulfitri

Indonesia, Perssilam - Setelah menyelesaikan laga pekan ke-25 Liga 1 2025/2026 melawan Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadiu...

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Popular

Archive

Pengunjung

32,626,110
 

close