
Indonesia, Perssilam - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, melantik anggota Dewan Pengawas dan Direksi BPJS untuk masa jabatan 2026 hingga 2031. Acara ini mengikuti Keputusan Presiden Nomor 17/P dan 18/P tahun 2026. Pelantikan berlangsung di kantor Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta, pada Jumat, 20 Februari 2026.
Advertising
Dalam pidato pelantikannya, Cak Imin, sapaan akrab menteri ini, tekankan peran besar jaminan sosial. Ia bilang, jaminan sosial jadi alat utama untuk tingkatkan kesejahteraan rakyat. Jaminan ini kuatkan pemberdayaan masyarakat secara keseluruhan. BPJS, atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, lahir dari undang-undang tahun 2014 untuk lindungi warga dari risiko kesehatan dan kerja.
Cak Imin jelaskan tugas Kemenko Pemberdayaan Masyarakat. "Kami pastikan negara beri kemampuan pada rakyat," katanya. Tujuannya agar rakyat bisa hidup produktif dan punya martabat. Produktif artinya bebas dari ketergantungan bantuan sosial sehari-hari. Rakyat didorong capai kemandirian yang bertahan lama. Misalnya, pekerja bisa fokus kerja tanpa takut sakit atau kecelakaan tanpa biaya besar.
Ia sebut BPJS Kesehatan sebagai penjaga utama daya tahan kesehatan bangsa. Layanan ini bantu warga dapat perawatan murah saat sakit. Sementara BPJS Ketenagakerjaan lindungi buruh dari risiko sosial dan ekonomi. Contohnya, jaminan hari tua atau santunan kecelakaan kerja. Ini bantu pekerja pulih cepat dan kembali berkarya. Cak Imin tekankan komitmen bersama. "Kami dari pemberdayaan masyarakat, BPJS Kesehatan, dan kementerian lain siap layani kesehatan rakyat seoptimal mungkin," ujarnya. Layanan harus berkelanjutan. Mereka utamakan kepentingan rakyat. Jalankan tugas dengan integritas tinggi, inovasi segar, kolaborasi erat, dan ketulusan hati. Untuk periode baru ini, Prihati Pujiwaskito jabat Direktur Utama BPJS Kesehatan.
BACA JUGA:Proliga : Medan Falcons Tidak Berhasil Masuk ke Final Four Proliga 2026
BACA JUGA:Proliga : Medan Falcons Tidak Berhasil Masuk ke Final Four Proliga 2026Saiful Hidayat pimpin BPJS Ketenagakerjaan sebagai Direktur Utama. Prihati langsung ungkap kesiapannya. Ia terima amanah kelola jaminan kesehatan nasional untuk 283 juta jiwa peserta. Angka ini hampir seluruh penduduk Indonesia. "Saya kerja sama dengan 23 ribu fasilitas kesehatan dan 3 ribu rumah sakit," tambahnya. Kerja sama ini pastikan akses layanan cepat di seluruh daerah. Prihati janji tingkatkan kualitas agar peserta puas. Pelantikan ini jadi langkah awal reformasi BPJS di era baru. Rakyat harap layanan makin dekat dan terjangkau.
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :













