
Indonesia, Perssilam - Dua wasit Indonesia, Thoriq Munir Alkatiri dan Naufal Adya Fairuski, ikut kursus seleksi Video Match Officials AFC. Kursus ini berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, dari 2 hingga 6 Februari 2026. Keduanya baru saja masuk daftar Video Match Official (VMO) FIFA untuk tahun 2026. Daftar itu resmi dari Komite Wasit FIFA dalam FIFA International Lists 2026. Status ini jadi langkah awal mereka ke level internasional.
Temukan lebih banyak
Bisnis
Advertising
Kursus ini penting. Itu bagian dari proses dapat tugas di kompetisi Asia. Video Match Official bantu wasit utama lewat tayangan video. Mereka cek keputusan kontroversial, seperti gol atau pelanggaran.
Selama lima hari, peserta hadapi berbagai tes. Tes itu uji pemahaman aturan sepak bola. Juga prosedur VAR, atau Video Assistant Referee. VAR bantu wasit lihat ulang momen krusial. Peserta latihan aspek praktis juga. Misalnya, cara berkomunikasi dengan wasit lapangan. Atau posisi tepat di ruang VAR. Semua ini siapkan mereka tangani tanggung jawab besar di pertandingan sungguhan.
Jika lulus, Thoriq dan Naufal gabung panel VMO AFC. Mereka bisa dapat tugas di turnamen resmi AFC. Seperti Piala Asia atau Liga Champions Asia. Ini buka pintu karir lebih luas.
Sebelumnya, FIFA catat 15 wasit Indonesia di daftar internasional 2026. Empat jadi FIFA Referee. Delapan sebagai FIFA Assistant Referee. Dua sebagai VMO, yakni Thoriq dan Naufal. Sisanya tiga sebagai FIFA Futsal Referee.
Penunjukan keduanya spesial bagi Komite Wasit PSSI. Ini pertama kali Indonesia punya VMO di daftar FIFA global. Prestasi ini tunjuk kemajuan wasit tanah air.
Temukan lebih banyak
BUSINES SERVICES AND PROCUREMENT
Hal ini cocok dengan VAR di liga domestik. PSSI pakai VAR sejak BRI Super League 2024/2025. Sistem itu bantu keputusan lebih adil. Sekarang, wasit Indonesia siap naik level ke Asia dan dunia. Kursus ini jadi batu loncatan mereka.
Temukan lebih banyak
Musi Rawas
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :







.png)









