Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Hukum : OTT Pejabat Bea Cukai, KPK Sita Emas 3Kg ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Dark Mode

Kamis, Februari 05, 2026

Hukum : OTT Pejabat Bea Cukai, KPK Sita Emas 3Kg


Indonesia, Perssilam - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja menyita sejumlah barang bukti penting. Ini terjadi dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta dan Lampung. OTT merupakan cara cepat KPK tangkap pelaku korupsi saat proses kejahatan berlangsung. Barang bukti utama meliputi logam mulia seberat 3 kilogram. Ada juga uang tunai miliaran rupiah, baik dalam rupiah maupun mata uang asing. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, berbicara di Gedung KPK, Jakarta Selatan. Itu pada Rabu, 4 Februari 2026. "Untuk barang bukti ada uang tunai, baik rupiah maupun mata uang asing senilai miliaran rupiah. 
Temukan lebih banyak
Bisnis
Advertising

BACA JUGA:Kuliner : Makna dan Sejarah Kue Keranjang dalam Tradisi Imlek
Selain itu ada logam mulia, mungkin sekitar 3 kg," ujarnya. Logam mulia seperti emas sering jadi alat suap dalam kasus korupsi. Uang tunai dalam jumlah besar menunjukkan skala kejahatan yang serius.
Budi jelaskan lebih lanjut soal kasus ini. Operasi senyap itu terkait kegiatan importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. DJBC bertanggung jawab awasi barang masuk ke Indonesia. "Terkait dengan konstruksi perkaranya, yaitu berkaitan dengan kegiatan importasi yang dilakukan oleh pihak swasta," katanya. 
Advertising

Pihak swasta ini impor beberapa barang ke Indonesia. "Detailnya barang apa saja, nanti akan kami update," tambah Budi. Kasus seperti ini sering libatkan permainan bea masuk atau cukai untuk untung besar.
Tim KPK bergerak ke lokasi utama di Jakarta. Mereka amankan beberapa pihak di Kantor Pusat DJBC Kemenkeu. Lokasinya di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Rawamangun, Jakarta Timur. "Tim mengamankan sejumlah pihak, khususnya di Kantor Pusat Bea Cukai," ujar Budi. Selain itu, tim juga ke Lampung. 
Di sana, mereka tangkap mantan Direktur Penyidikan dan Penindakan (P2) DJBC Kemenkeu. "Mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan. Itu diamankan di wilayah Lampung," kata Budi. Jabatan ini biasa tangani penyidikan pelanggaran bea cukai. Temukan lebih banyak
BUSINES SERVICES AND PROCUREMENT
Sekarang, beberapa pihak sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK. Mereka jalani pemeriksaan intensif. KPK punya batas waktu 1 kali 24 jam. Dalam waktu itu, mereka tentukan status para tersangka. Apakah jadi tersangka atau ditahan lebih lanjut. OTT ini jadi langkah tegas KPK lawan korupsi di lembaga negara. Masyarakat harap pengungkapan lengkap segera. Update detail barang impor akan datang dari KPK. Kasus ini ingatkan betapa rawannya sektor impor dari praktik curang.
Temukan lebih banyak
Musi Rawas
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tag :
Artikel Terkait
Share:
Advertising
You Might Like
BRI Super League
Religi
Random Post
Nasional



X

Premier League

BRI Super League : Persija memberikan waktu libur kepada skuadnya pada saat perayaan Idulfitri

Indonesia, Perssilam - Setelah menyelesaikan laga pekan ke-25 Liga 1 2025/2026 melawan Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadiu...

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Popular

Archive

Pengunjung

32,626,110
 

close