
Indonesia, Perssilam - Pemerintah pusat lewat Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumatera Selatan sudah siapkan dana Rp170 miliar. Dana itu untuk perbaiki jalan nasional dari Kabupaten Musi Banyuasin ke Kabupaten Musi Rawas. Langkah ini tanggapi keluhan warga yang ramai di media sosial. Banyak foto dan video tunjukkan jalan bolong parah. Itu ganggu lalu lintas harian dan logistik barang.
Temukan lebih banyak
Bisnis
Advertising
Jalan nasional ini vital hubungkan dua kabupaten. Rusaknya bikin warga susah jalan. Truk angkut sawit dan barang pokok sering macet. Pemerintah cepat respons. Total kontrak Rp170 miliar. Tapi dana keluar bertahap. Tahun Anggaran 2026 dapat Rp35 miliar dulu. Itu untuk perbaikan permanen awal.
Pejabat Pembuat Komitmen PPK 1.4, A Fathur Rahman, beri penjelasan. Dana awal fokus ke titik rusak paling parah. Tim teknis target rekonstruksi 6 kilometer jalan. Cara pakai overlay atau lapis ulang aspal baru. Juga penambalan struktural lebih kuat. Overlay artinya tambah lapisan aspal tebal di atas yang lama. Itu bikin jalan tahan lama.
Advertising
Untuk penanganan permanen, tender sudah punya pemenang. Nilai kontrak total Rp170 miliar. Dana Rp35 miliar tahun 2026 prioritas ruas paling rusak. Fathur bilang itu saat tinjau lokasi, Jumat 2 Januari 2026.
Sementara tunggu permanen, Satker PJN I gerak cepat. Cuaca ekstrem bikin hujan deras. Mobilitas warga tinggi jelang Natal dan Tahun Baru. Perbaikan darurat dikebut di 119,45 kilometer wilayah PPK 1.4. Sekitar 40 persen atau 50 kilometer kondisi tidak mantap. Artinya jalan goyang dan berlubang besar.
Lubang dalam banyak di Kecamatan Sanga Desa, Musi Banyuasin. Itu bikin kendaraan oleng. Genangan air parah di Muara Lakitan, Musi Rawas. Hujan deras tambah banjir jalan. Sampai sekarang, tim lakukan penambalan darurat dan ratakan permukaan. Tujuannya jalan tetap bisa dilalui warga saat libur akhir tahun. Fathur tambah penjelasan itu. Selain aspal, dana juga tangani longsor. Ada tiga titik rawan. Pertama, Desa Tanjung Raya amblas ke Sungai Musi. Kedua, Desa Mambang longsor tekan jalan. Ketiga, Jembatan Air Semaran pakai satu lajur saja. Lalu lintas dibatasi agar aman.
BUSINES SERVICES AND PROCUREMENT
BACA JUGA:BRI Super League : Van Gastel memberikan apresiasi terhadap performa PSIM meskipun gagal meraih poin
Satker PJN I bangun posko siaga di Desa Mandi Aur. Alat berat siap di titik kunci. Begitu ada longsor baru, tim langsung tangani. Itu cegah macet total dan bahaya bagi pengendara. Semua ini lanjutkan rapat Gubernur Sumsel Herman Deru. Dia inspeksi mendadak bareng bupati setempat. Mereka cek lapangan langsung. Pemerintah harap dana besar ini pulihkan jalan. Jalur logistik lancar lagi. Mobilitas warga aman dari Muba ke Musi Rawas. Warga tak lagi khawatir bolong atau longsor. Perbaikan ini janji solusi jangka panjang.
Temukan lebih banyak
Musi Rawas
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :







.png)









