
Indonesia, Perssilam - Striker anyar Persija Jakarta, Alaaeddine Ajaraie, penuh semangat jalani puasa Ramadan di Indonesia. Ia anggap ibadah shaum ini lebih ringan ketimbang di negara lain yang pernah ia bela sepanjang karier. Shaum adalah puasa sunnah bagi Muslim, larang makan minum dari fajar hingga matahari terbenam. Di Indonesia, jadwal latihan dan laga sepak bola selama bulan suci ini jatuh malam hari. Hal itu beda jauh dengan negeri lain. Contohnya di India, banyak pertandingan digelar sore hari, saat tubuh masih lemas karena belum buka puasa.
Advertising
"Saya anggap itu wajar saja," ujar Ajaraie. "Saya Muslim tulen. Sudah biasa main bola saat Ramadan. Bahkan, laga sore dekat waktu Maghrib terasa lebih uji tahan. Itu bikin saya lebih siap. Di sini, semuanya lancar."
Ia tambah, mayoritas warga Indonesia beragama Islam. Keluarga Ajaraie pun riang ikut puasa bareng. "Ini sudah jadi rutinitas," katanya. "Allah beri kekuatan ekstra di Ramadan. Alhamdulillah."
Advertising
Bulan puasa justru bikin ia tambah bergairah. Ia ingin tampil prima demi tim. Bukti nyata terlihat di laga lawan PSM Makassar baru-baru ini. Ia cetak gol perdana bareng Persija, julukan Macan Kemayoran.
BACA JUGA:Politik : MKD: Pelantikan Sahroni Sah, Dilaksanakan pada 19 Februari Mengingat DPR Sedang Dalam Masa Reses
BACA JUGA:Politik : MKD: Pelantikan Sahroni Sah, Dilaksanakan pada 19 Februari Mengingat DPR Sedang Dalam Masa ResesGol lahir menit ke-30. Allano Lima kirim umpan silang panjang dari sayap kanan. Ajaraie tunggu bola datang. Ia lompat di antara dua bek PSM. Kepalanya sundul bola dengan tepat. Gawang lawan tak berkutik. "Terima kasih tim," ucapnya. "Mereka bantu saya keluarkan tenaga maksimal. Ramadan bulan paling istimewa buat saya. Semua Muslim tahu itu. InsyaAllah, saya lari kencang lagi di laga berikutnya."
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :













