
Indonesia, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi menunjuk dua wasit asal Indonesia untuk Piala Asia AFC U-23 2026. Thoriq Munir Alkatiri bertugas sebagai wasit utama. Bangbang Syamsudar jadi asisten wasit. Turnamen ini berlangsung di Arab Saudi dari 6 hingga 25 Januari 2026.
Ini jadi kesempatan pertama bagi wasit Indonesia di Piala Asia U-23. Sebelumnya, keduanya sudah bertugas di Piala Asia U-20 2025 di Tiongkok. Thoriq juga pernah memimpin laga di Piala Asia AFC U-17 2023 di Thailand. Pengalaman itu buktikan kemampuan mereka di level Asia.
Mereka akan pimpin pertandingan grup C. Uzbekistan hadapi Lebanon pada 7 Januari 2026. Tempatnya di Stadion Prince Faisal Bin Fahd. Stadion ini punya fasilitas bagus untuk laga internasional. Pertandingan grup awal sering jadi ujian awal bagi wasit.
Thoriq Munir Alkatiri lahir 19 November 1988 di Purwakarta, Jawa Barat. Dia wasit pro sejak 2013 di Liga 1 Indonesia. Sejak 2014, namanya masuk daftar wasit internasional FIFA. Statusnya FIFA Referee. Dia sering pimpin AFC Cup dan AFC Champions League 2. Turnamen usia muda Asia juga sering dia tangani. Kini, dia kembali dipercaya di Piala Asia U-23.
Bangbang Syamsudar lahir 8 Mei 1988 di Garut, Jawa Barat. Dia asisten wasit FIFA sejak 2013. Aktif di Liga 1 dan laga AFC. Sebelum fokus internasional, dia main sepak bola junior. Pengalamannya luas di perwasitan. Dia konsisten bertugas di ajang besar, termasuk Piala Asia U-20.
PSSI lewat Komite Wasit terus dorong wasit Indonesia. Mereka tambah pengalaman internasional. Ini bagian dari bangun perwasitan nasional yang kuat. Penugasan di Piala Asia U-23 tunjuk komitmen itu. Wasit bagus bantu tingkatkan sepak bola Indonesia secara keseluruhan.
Piala Asia U-23 penting karena jadi jalan ke Olimpiade. Negara-negara Asia bersaing sengit. Wasit harus netral dan akurat. Thoriq dan Bangbang sudah siap hadapi tekanan itu. Prestasi mereka banggakan PSSI dan fans sepak bola Indonesia.
BACA JUGA:Budaya Daerah : Mempelajari Ludruk, Teater Rakyat yang Unik dari Jawa Timur
Sejarah wasit Indonesia di AFC pelan tapi pasti naik. Dari turnamen usia muda ke level senior. Ini langkah maju. Komite Wasit PSSI latih mereka keras. Hasilnya, sekarang ada di panggung Asia besar. Harapannya, lebih banyak wasit Indonesia ikut ajang serupa ke depan. (Red)
Dengarkan
Berita dan Artikel lainnya di :













