Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Mengungkap Mitos Kebahagiaan dalam Rumah Tangga Melalui Feminine Mystique ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Dark Mode

Sabtu, Januari 03, 2026

Mengungkap Mitos Kebahagiaan dalam Rumah Tangga Melalui Feminine Mystique


Indonesia, Banyak orang anggap kebahagiaan wanita itu mudah. Nikah saja. Punya anak. Lalu urus rumah tangga dengan penuh cinta dan rapi. Pandangan ini jadikan hidup wanita sama dengan dapur, sumur, kasur. Dapur untuk masak. Sumur untuk cuci. Kasur untuk layani suami. Di masyarakat patriarkhi, cerita ini nyebar kemana-mana. Masuk ke budaya sehari-hari. Keluarga ajarin anak perempuan begitu. Media iklan sabun atau susu bayi tunjukkan gambar ibu sempurna. Semua itu tanam nilai kuat di pikiran orang. Tapi nyatanya, tidak semua wanita rasakan bahagia itu. Banyak yang justru capek.

Ambil contoh mom burnout. Fenomena ini lagi naik daun. Terlihat jelas di media sosial. Mom burnout artinya ibu rumah tangga kewalahan. Tubuh lelah. Pikiran stres. Campur aduk. Penyebab besar datang dari tekanan jadi ibu sempurna. Harus bisa lakuin banyak hal sekaligus. Bangun pagi masak sarapan. Antar anak sekolah. Cuci baju. Rapikan rumah. Siang urus makan siang. Malam lagi susui bayi. Dukungan dari suami sering minim. Keluarga besar jarang bantu. Hasilnya, emosi naik-turun. Energi habis total. Akhirnya fokus hilang. Hati putus asa.

Advertising

Ibu rumah tangga tanggung beban bertumpuk. Kerja domestik tak ada habisnya. Anak rewel butuh perhatian penuh. Suami pulang capek minta dilayani. Tak jarang mereka gagal penuhi semua. Muncul rasa bersalah. Salahkan diri sendiri. Anggap diri gagal jadi ibu baik. Data dari Indonesia Health Insight 2025 tunjukkan fakta ini. Halodoc dan YouGov riset bareng. Hasilnya, 36 persen ibu di Indonesia butuh bantuan kesehatan mental. Dukungan itu dari orang tua. Dari suami. Dari pembantu rumah tangga. Saat ibu minta tolong urus pekerjaan rumah. Beban jadi ringan. Hati lebih tenang.

Coba lihat Instagram Reels atau TikTok. Video viral ibu nangis banjir. Ibu cerita capek capai batas. Kehilangan waktu sendiri. Merasa tak dihargai suami. Anak sakit tak ada yang ganti jaga. Bahkan influencer parenting kena juga. Mereka tampak sempurna di layar. Posting foto anak lucu. Resep masak enak. Tapi di balik itu, banyak yang depresi. Cerita mereka buka mata orang. Ini keresahan bersama. Banyak ibu di rumah rasakan hal sama.

Makanya istilah me time populer. Ibu rumah tangga pakai kata itu. Maksudnya waktu untuk diri sendiri. Duduk sendirian minum kopi. Baca buku sebentar. Lepas dari anak dan dapur. Hanya sejenak. Tapi itu penting. Bantu pulihkan tenaga.

Advertising

Beberapa wanita temukan damai di rumah tangga. Mereka suka peran itu. Tapi kenyataan beda. Ada yang gelisah. Hati hampa. Kehilangan jati diri. Fenomena ini bukan baru. Tahun 1963, Betty Friedan tulis soal ini. Dia sebut "the problem that has no name". Masalah tanpa nama. Banyak wanita alami di balik rumah bahagia. Tampak senyum terus. Tapi dalam hati kosong.

Di bukunya Feminine Mystique, Friedan jelaskan. Wanita diajarin percaya satu hal. Kebahagiaan datang kalau larut total di rumah. Jadi istri patuh. Ibu selalu tersenyum. Penjaga rumah tak pernah lelah. Itu dianggap sempurna. Bangga besar. Wanita ideal diukur dari rumah rapi. Anak sehat. Suami senang. Harus sabar hadapi rengekan anak. Lembut layani suami. Utamakan keluarga di atas segala. Semua tuntutan itu tekan wanita sejak kecil. Lewat lagu pengantar tidur. Cerita dongeng. Sampai iklan TV. Friedan bilang, ini bikin wanita lupa mimpi sendiri. Karier. Hobi. Teman. Semua kalah sama rumah tangga. (Red)

Dengarkan

Berita dan Artikel lainnya di :

Advertising

kali
Share:
Advertising
You Might Like
BRI Super League
Religi
Random Post
Nasional



X

Premier League

BRI Super League : Persija memberikan waktu libur kepada skuadnya pada saat perayaan Idulfitri

Indonesia, Perssilam - Setelah menyelesaikan laga pekan ke-25 Liga 1 2025/2026 melawan Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadiu...

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Popular

Archive

Pengunjung

32,626,110
 

close