![]() |
KJP Plus adalah program bantuan pendidikan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Program ini bantu siswa bayar kebutuhan belajar. Total penerima tahap 2 tahun 2025 mencapai 707.513 siswa. Mereka dari berbagai jenjang sekolah. Mulai dari SD, SMP, SMA, SMK, hingga PKBM.
Rincian penerima cukup jelas. Ada 338.771 siswa SD, SDLB, atau MI. Lalu 192.020 siswa SMP, SMPLB, atau MTs. Selanjutnya 61.139 siswa SMA, SMALB, atau MA. Kemudian 112.891 siswa SMK. Terakhir 2.692 siswa PKBM.
Dana KJP Plus bisa siswa pakai langsung untuk biaya belajar. Contohnya bayar buku, seragam, atau keperluan harian. Tapi sebelum tarik uangnya, cek dulu saldo di rekening. Pastikan dana sudah masuk akun bank siswa atau wali.
Cara cek saldo KJP Plus mudah. Bisa lewat dua situs resmi. Pertama via website KJP.
Langkahnya sederhana. Buka https://kjp.jakarta.go.id/cekStatusPenerima.php. Masukkan nomor induk kependudukan atau NIK. Pilih tahun 2025. Lalu pilih Tahap II. Klik tombol Cek. Status bantuan langsung tampil di layar.
Kedua, cek via website Jakarta Edukasi atau JakEdu. Kunjungi https://edujakarta.id/cek_bansos_disik#form. Pilih menu KJP. Ketik NIK di kolom yang disediakan. Klik Cek NIK. Hasil status bantuan segera muncul.
BACA JUGA:Debutan SEA Games Langsung Memberikan Poin Kemenangan
Cek Via Website KJP
1. Buka website https://kjp.jakarta.go.id/cekStatusPenerima.php
2. Isi nomor induk kependudukan (NIK)
3. Pilih tahun penerimaan (2025)
4. Pilih "Tahap II"
5. Klik "Cek"
6. Status bantuan akan muncul
2. Pilih menu "KJP"
3. Masukan NIK
4. Klik "Cek NIK"
5. Status bantuan akan muncul
Besaran Dana KJP Plus
Jenjang SD/SDLB/MI
2. Tambahan SPP untuk swasta: Rp130 ribu per bulan
Jenjang SMP/SMPLB/MTs
2. Tambahan SPP untuk swasta: Rp170 ribu per bulan
Jenjang SMA/SMALB/MA
1. Dana personal: Rp420 ribu per bulan
2. Tambahan SPP untuk swasta: Rp290 ribu per bulan
Jenjang SMK
1. Dana personal: Rp450 ribu per bulan
2. Tambahan SPP untuk swasta: Rp240 ribu per bulan
PKBM
1. Dana personal: Rp300 ribu per bulan














