
Indonesia, Lamine Yamal bicara tegas soal kariernya. Dia ingin ciptakan jalan sendiri. Pemain Barcelona usia 18 tahun ini tolak perbandingan dengan Cristiano Ronaldo. Ini dia katakan usai raih Penyerang Terbaik di Globe Soccer Awards. Acara itu digelar di Dubai. Saat terima trofi. Yamal tekankan dia mau beda. Seperti Ronaldo yang dulu juga bangun nama unik. Ronaldo jadi megabintang Portugal lewat cara sendiri. Yamal harap lakukan hal sama. Saat dia dekati puncak sepakbola.
Yamal sudah tunjukkan tekad kuat. Kariernya baru mulai. Tapi sudah on track. Dia pecahkan banyak rekor. Pemain muda ini dianggap talenta terbaik sepanjang masa. Sebelum usia 18 tahun. Dia capai lebih banyak daripada ikon seperti Messi atau Ronaldo di usia sama. Bayangkan. Di Euro 2024. Yamal tampil dan cetak gol di usia 16 tahun. Dia jadi pemain termuda sejarah untuk dua hal itu. Spanyol juara turnamen itu. Hanya beberapa hari setelah ulang tahun ke-17 Yamal.
Belum 18 bulan lewat. Yamal runner-up Ballon d'Or 2025. Kini dia sapu dua award di Globe Soccer. Penyerang Terbaik. Plus Penghargaan Diego Armando Maradona. Ousmane Dembele dari PSG ambil Pemain Pria Terbaik. Lengkapi tahun gila buat penyerang Prancis itu.
Fabrizio Romano laporkan di X. Kutipan Yamal pas terima award. "Sebaiknya jangan bandingkan diri dengan siapa pun." Lanjut dia. "Pemain seperti Cristiano Ronaldo sukses karena jadi diri sendiri. Mereka tak bandingkan dengan orang lain." Yamal tutup. "Saya ingin bangun jalan saya sendiri."
Lihat jalur Yamal sejauh ini. Dia lahir 2007 di Barcelona. Masuk akademi La Masia sejak kecil. Debut senior Barca usia 15 tahun. Musim 2023/24. Dia bantu Spanyol juara Euro. Cetak gol krusial lawan Prancis di semifinal. Assist di final. Statistiknya gila. Di La Liga musim lalu. 5 gol. 10 assist. Di level klub. Dia sudah main 100 pertandingan resmi sebelum 18 tahun. Rekor Eropa untuk pemain muda.
Tahun 2025 jadi puncak sementara. Yamal kandidat utama semua award top. Ballon d'Or. Pemain Terbaik UEFA. Dia hampir menang Ballon d'Or. Kalah tipis dari Dembele. Tapi performa Yamal stabil. 20+ gol musim ini untuk Barca. Assist puluhan. Bersama Spanyol. Dia bantu tim kuasai kualifikasi.
Prospek 2026 cerah. Barca lapar gelar Liga Champions. Terakhir juara 2015. Sudah satu dekade. Yamal kunci tim. Piala Dunia 2026 di depan mata. Di AS. Kanada. Meksiko. Yamal siap pimpin Spanyol. Jika performa terus naik. Ballon d'Or milik dia. Pemain Pria Terbaik juga.
Ingat posting Instagram Yamal. September lalu. Setelah kalah Ballon d'Or. Dia tulis. "Rencana Tuhan sempurna. Harus mendaki untuk capai puncak. Senang dua Kopa Trophy. Selamat @o.dembele7 atas award dan musim hebat." Sikap dewasa. Tak cemburu. Fokus maju.
Banyak yang bandingkan Yamal dengan Ronaldo atau Messi. Wajar. Talenta langka. Dia lahir di era modern. Tapi Yamal tolak. Dia mau dikenal sebagai Lamine Yamal. Bukan bayangan siapa pun. Jalan unik. Belum ada yang tiru.
Karier singkatnya tunjukkan kemajuan cepat. Musim demi musim. Dia tambah level. Gol lebih banyak. Assist tajam. Pengalaman internasional. Dari debut muda. Sampai award global. Sulit bandingkan dengan siapa pun. Dia rasakan masih banyak ruang. Tubuh kuat. Teknik halus. Kecepatan kilat. Mental baja.
Bayangin saja. Apa yang bisa dia raih. Lima Ballon d'Or. Beberapa UCL. Piala Dunia. Yamal bisa ubah sejarah Barca. Spanyol. Sepakbola dunia. Perjalanan ini baru mulai. Dia bangun fondasi kuat. Langkah demi langkah. Menuju puncak yang dia impikan sendiri. (Red)
Dengarkan
Berita dan Artikel lainnya di :
| No | Klub | Main | Poin |
|---|---|---|---|
| 1 | 18 | 46 | |
| 2 | 18 | 42 | |
| 3 | 18 | 37 | |
| 4 | 16 | 35 | |
| 5 | 17 | 33 |













