![]() |
| Komdigi terus memantau proses belajar di Sekolah Rakyat. Tim ini bekerja tanpa henti untuk memastikan semua berjalan lancar |
Selama kunjungan, Fifi menyusuri ruang kelas dan melihat langsung bagaimana siswa belajar setiap hari. Ia juga memeriksa fasilitas asrama, termasuk kamar tidur dan area bersama. Lokasi ini merupakan sekolah perintis yang berada di bawah naungan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial, atau BBPPKS, Makassar. BBPPKS berperan melatih tenaga sosial, dan kini turut menampung program sekolah ini untuk menjangkau lebih banyak anak.
"Kemkomdigi ya, kita bisa berkunjung untuk melihat sekolah rakyat yang ada di Makassar. Di sini adalah salah satu Sekolah Rakyat yang insyaallah sangat baik," kata Fifi saat berada di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jumat, 24 Oktober 2025. Kata-katanya mencerminkan apresiasi terhadap upaya lokal dalam menjalankan program nasional.
Baca Juga:
Fifi menekankan bahwa Sekolah Rakyat termasuk program utama di bawah Presiden Prabowo. Program ini lahir dari kebutuhan mendesak untuk mengatasi kesenjangan pendidikan di daerah terpencil. Banyak siswa yang dulunya kesulitan mengakses sekolah formal kini mendapat kesempatan belajar gratis. Misalnya, anak-anak dari keluarga nelayan atau petani kecil bisa mengikuti pelajaran matematika, bahasa, dan keterampilan dasar tanpa biaya tinggi.
Beberapa siswa berbagi cerita langsung dengan Fifi. Mereka merasa gembira karena bisa belajar bersama teman sebaya. Interaksi di sekolah membuat mereka merasa aman dan termotivasi. Fifi berharap program ini terus berjalan lancar. Dengan begitu, manfaat pendidikan akan terasa jangka panjang bagi generasi muda.
Kepala BBPPKS Makassar, Anna Puspasari, memberikan penjelasan lebih lanjut. Di Sulawesi Selatan saja, sudah ada 16 Sekolah Rakyat tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Secara nasional, jumlahnya mencapai 165 sekolah. Angka ini menunjukkan pertumbuhan cepat sejak program diluncurkan.
Anna menambahkan bahwa Komdigi memberikan bantuan konkret. Mereka menyediakan layanan internet stabil untuk pembelajaran daring. Jaringan komunikasi juga diperkuat agar guru dan siswa terhubung dengan baik. Selain itu, pemasaran CCTV dipasang untuk meningkatkan keamanan di lingkungan sekolah. Langkah ini bagian dari kerjasama antar kementerian sesuai Instruksi Presiden. Instruksi itu mendorong semua pihak bekerja sama demi pendidikan merata.
Baca Juga:
OJK Mendorong Inklusi Keuangan yang Bertanggung Jawab
Dukungan semacam ini diharapkan memperkuat operasional sekolah perintis. Anna menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Tanpa itu, rencana memperluas sekolah ke lebih banyak wilayah sulit tercapai. Ia membayangkan bagaimana program ini bisa mengubah nasib anak-anak miskin menjadi peluang masa depan.
"Jadi harapannya Sekolah Rakyat ini bisa mewujudkan Indonesia Emas 2045. Amin, amin, amin ya Insyaallah," ujar Anna. Visi Indonesia Emas 2045 adalah target nasional untuk kemajuan ekonomi dan sosial dalam 20 tahun ke depan. Sekolah Rakyat menjadi pondasi penting untuk membangun sumber daya manusia berkualitas. Kunjungan Fifi dan penjelasan Anna ini menggarisbawahi betapa program pendidikan seperti ini krusial bagi kesetaraan.
Baca Juga:
Suka Artikel ini?














