Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Hilirisasi pertambangan menjadi kebijakan utama di Indonesia ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Dark Mode

Senin, Oktober 27, 2025

Hilirisasi pertambangan menjadi kebijakan utama di Indonesia

Hilirisasi pertambangan menjadi kebijakan utama di Indonesia

Indonesia, Indonesia punya sumber daya alam yang sangat banyak. Negara ini diberkahi dengan minyak bumi, gas alam, tambang nikel, tembaga, dan hutan tropis yang luas. Sawah-sawah subur juga mendukung pertanian padi dan kelapa sawit. Kekayaan ini jadi dasar kuat untuk bangun ekonomi nasional. Ia bisa ciptakan lapangan kerja baru. Ia juga bantu tingkatkan kesejahteraan rakyat melalui pendapatan yang lebih baik.
Advertising

Baca Juga:

Mahaloka.com Menyajikan Pengalaman Wisata Kuliner pada Hari Minggu Pagi di Bumi Silampari Desa Mataram, Kecamatan Tugu Mulyo, Kabupaten Musi Rawas, dengan Pemandangan Bukit Barisan yang Masih Alami

Tapi, jumlah sumber daya alam yang besar tidak langsung bikin Indonesia jadi negara maju. Negara maju butuh lebih dari sekadar cadangan alam. Harus ada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ini berarti pendidikan yang lebih baik dan keterampilan kerja yang tinggi. Selain itu, perlu kuasai teknologi canggih. Teknologi ini bantu proses ekstraksi dan pengolahan yang efisien. Fakta hari ini tunjukkan Indonesia masih lemah di bidang itu. Banyak tenaga ahli kurang terlatih. Inovasi lokal juga masih minim. Akibatnya, pengelolaan sumber daya alam jadi kurang optimal. Kontribusinya untuk kemajuan negara belum maksimal. Misalnya, ekspor mentah mendominasi, bukan produk olahan bernilai tinggi.

Advertising

Baca Juga:

Pemprov Jateng Menargetkan 71 Juta Wisatawan, Dengan Wisata Religi Sebagai Kekuatan Utama

Kita perlu jujur akui kondisi ini mirip dengan apa yang disebut Richard M. Auty sebagai kutukan sumber daya alam, atau resource curse. Konsep ini jelaskan fenomena aneh. Di satu sisi, negara punya stok alam yang berlimpah. Ia bisa hasilkan pendapatan besar dari penjualan. Tapi di sisi lain, rakyatnya justru tidak rasakan manfaatnya. Mengapa begitu? Sering kali, ketergantungan pada alam bikin ekonomi lain terabaikan. Korupsi dan konflik juga muncul. Auty, ekonom asal Inggris, perkenalkan ide ini pada 1993. Ia amati banyak negara kaya minyak atau mineral justru alami pertumbuhan lambat. Indonesia hadapi tantangan serupa. Pengelolaan yang buruk bikin ketimpangan sosial bertambah. Pendapatan negara naik, tapi kemiskinan tetap tinggi di daerah penghasil. Untuk lepas dari kutukan ini, Indonesia harus fokus bangun institusi kuat dan investasi pada pendidikan. Hanya begitu, kekayaan alam bisa benar-benar jadi berkah bagi semua.

Reaksi :

Share:
Advertising
You Might Like
BRI Super League
Religi
Random Post
Nasional



X

Premier League

BRI Super League : Persija memberikan waktu libur kepada skuadnya pada saat perayaan Idulfitri

Indonesia, Perssilam - Setelah menyelesaikan laga pekan ke-25 Liga 1 2025/2026 melawan Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadiu...

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Popular

Archive

Pengunjung

32,626,110
 

close