Selamat Datang dan Bergabung Bersama Perssilam Silampari News teknologi app iconDownload App SpaceX telah mencetak rekor baru dengan meluncurkan dua roket Falcon dalam waktu yang sangat singkat ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Dark Mode

Pages

Memuat berita...

Sunday, 16 August 2026

SpaceX telah mencetak rekor baru dengan meluncurkan dua roket Falcon dalam waktu yang sangat singkat


Musi Rawas, Perssilam News - SpaceX kembali mencetak rekor baru setelah meluncurkan dua roket Falcon 9 dengan jeda hanya 38 menit. Kedua penerbangan orbital itu berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026, dari dua pangkalan berbeda di Amerika Serikat. Pencapaian ini menunjukkan tingginya frekuensi operasi SpaceX sepanjang tahun, sekaligus kemampuan perusahaan menyiapkan beberapa misi dalam waktu yang sangat berdekatan. Jeda 38 menit tersebut menjadi waktu tersingkat antara dua penerbangan orbital SpaceX. Rekor sebelumnya tercatat pada 31 Agustus 2024, ketika perusahaan meluncurkan dua roket dengan selang waktu 65 menit. Catatan terbaru ini memangkas jeda itu hingga 27 menit. Dalam misi orbital, jeda seperti ini mencakup persiapan akhir, pemeriksaan sistem, peluncuran, serta pengaturan penerbangan dari lokasi yang berbeda.
Advertising

BACA JUGA: Mobil listrik BYD Racco telah resmi diluncurkan di Jepang
Peluncuran pertama berlangsung dari Cape Canaveral Space Force Station pada pukul 21.12 waktu setempat. Falcon 9 membawa delapan satelit milik perusahaan telekomunikasi Globalstar. Satelit-satelit tersebut dikirim menuju orbit rendah Bumi, yaitu wilayah orbit yang berada relatif dekat dengan permukaan planet. Orbit ini banyak digunakan untuk satelit komunikasi karena membutuhkan waktu lebih singkat untuk mengirim dan menerima sinyal dibandingkan orbit yang lebih tinggi. Setelah Falcon 9 pertama melaju menuju orbit, SpaceX meluncurkan roket kedua dari Vandenberg Space Force Base pada pukul 21.50 waktu setempat. Roket itu menjalankan misi USSF-366 untuk U.S. Space Force. Misi tersebut bersifat rahasia, sehingga rincian mengenai muatan, sasaran orbit, serta tujuan operasionalnya tidak diumumkan kepada publik. Jeda antara dua peluncuran itu menjadi semakin penting karena keduanya berlangsung dari pantai yang berbeda. 
Advertising

BACA JUGA: Fabio Capello mengingatkan Milan untuk tidak terburu-buru dalam melepaskan Tomori
Cape Canaveral berada di Florida, sedangkan Vandenberg terletak di California. Setiap pangkalan memiliki jalur penerbangan, jadwal, serta tim pengendali masing-masing. Keberhasilan peluncuran dalam jarak waktu singkat menunjukkan bahwa kedua misi dapat dipantau dan dijalankan sesuai rencana tanpa mengganggu operasi satu sama lain. Kedua penerbangan juga mencatat keberhasilan pendaratan tahap pertama Falcon 9. Tahap pertama, yang dikenal sebagai booster, bekerja pada bagian awal penerbangan untuk memberikan daya dorong besar kepada roket. Setelah tugas itu selesai, booster terpisah dari bagian atas roket dan kembali ke Bumi. SpaceX merancang Falcon 9 agar bagian tersebut dapat digunakan kembali pada misi berikutnya.
Advertising

BACA JUGA: Tumpeng dan Makna Filosofi di Balik Perayaan Kemerdekaan
Booster pada misi Globalstar mendarat di Cape Canaveral sekitar delapan menit setelah peluncuran. Booster itu telah digunakan sebanyak 14 kali, termasuk penerbangan pada misi kali ini. Sementara itu, booster pada misi USSF-366 mendarat di kapal drone SpaceX bernama Of Course I Still Love You yang berada di Samudra Pasifik. Booster tersebut tercatat telah menjalankan 18 misi. Pendaratan di darat dan di kapal drone membantu SpaceX memulihkan tahap pertama roket setelah penerbangan. Lokasi pendaratan dipilih sesuai jalur misi dan kebutuhan keselamatan. Pada penerbangan tertentu, booster dapat kembali ke pangkalan. Pada penerbangan lain, jarak dan arah lintasan membuat pendaratan di laut menjadi pilihan yang sesuai.Dengan dua peluncuran pada 15 Agustus 2026, jumlah penerbangan Falcon 9 sepanjang tahun ini mencapai 96 kali. Angka tersebut mencakup misi komersial, penerbangan untuk pemerintah, serta misi dengan muatan yang tidak diumumkan secara terbuka. Rekor jeda 38 menit dan keberhasilan pemulihan kedua booster memperkuat catatan SpaceX dalam menjalankan peluncuran orbital berulang dengan waktu yang semakin rapat.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:
Nasional
Loading 6 berita Nasional...
RECOMMENDED
Loading 9 berita nasional...
Liga Inggris
Loading 6 berita Liga Inggris HD...
Anda Mungkin Juga Suka
You Might Like

🛒 Shopee Hari Ini

MOST VIEWED BRI SUPER LEAGUE

X
×

Other Latest

Loading...

Daftar Isi

    📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

    Premier League

    Close Ads
    Close Ads

    Serie A

    Archive

    🔥 Flash Sale Shopee Hari Ini

    Dapatkan voucher & gratis ongkir


    Total Pageviews

     

    ×