Musi Rawas, Perssilam News - Fabio Capello meminta AC Milan berpikir ulang sebelum melepas Fikayo Tomori. Menurutnya, bek asal Inggris itu masih bisa membantu Ruben Amorim, terutama karena pilihan di lini belakang Milan belum benar-benar lengkap. Capello juga menilai Milan membutuhkan pemain yang dapat langsung menjadi starter, bukan hanya pemain tambahan untuk mengisi bangku cadangan. Setelah pertemuan dengan Gerry Cardinale, Ruben Amorim mulai menyusun gambaran skuad yang akan masuk ke dalam proyeknya. Beberapa pemain disebut tidak sesuai dengan rencana pelatih asal Portugal tersebut. Fikayo Tomori termasuk salah satu nama yang berpeluang meninggalkan San Siro dalam beberapa pekan ke depan. Klub-klub Liga Primer Inggris dikabarkan menjadi tujuan yang mungkin bagi sang bek. Situasi itu membuat masa depan Tomori kembali menjadi bahan pembicaraan. Ia pernah menjadi pilihan utama di lini belakang Milan dan memiliki pengalaman bermain di level tinggi. Tomori juga sudah mengenal tekanan besar di Serie A, kompetisi Eropa, serta tuntutan untuk tampil dalam pertandingan penting. Legenda Milan dan mantan pelatih tim nasional Italia, Fabio Capello, menyampaikan pandangannya kepada La Gazzetta dello Sport. Ia menilai keputusan untuk melepas Tomori tidak boleh dibuat hanya berdasarkan kecocokan gaya bermain dengan pelatih baru. "Karena saya kira dia akan berguna bagi Amorim dengan caranya sendiri. Jangan lupa bahwa pemain Inggris itu adalah starter musim lalu dan juga berperan penting saat Milan meraih Scudetto dan mencapai semifinal Liga Champions," ujar Capello.
Pernyataan tersebut mengingatkan bahwa Tomori pernah memegang peran penting dalam keberhasilan Milan. Ia bukan sekadar pemain pelapis yang mudah digantikan. Ketika berada dalam kondisi terbaik, Tomori memberi kecepatan di lini belakang dan mampu membantu tim menghadapi penyerang yang bergerak di ruang terbuka. Capello memahami alasan Amorim mungkin belum menjadikan Tomori sebagai bek pilihan utama. Pelatih asal Portugal itu dikenal menyukai pemain bertahan yang mampu mengawali serangan dari belakang. Bek tengah dalam sistem tersebut dituntut tenang saat menerima bola, akurat dalam memberi umpan, serta berani membawa bola keluar dari tekanan. "Tomori memang bukan tipe bek tengah yang mungkin disukai pelatih asal Portugal itu, yakni pemain yang bagus mengolah bola dalam build-up," kata Capello. Build-up merujuk pada proses membangun serangan sejak dari area pertahanan sendiri. Dalam pola ini, bek tengah tidak hanya bertugas menghentikan serangan lawan. Mereka juga harus menjadi pengumpan pertama yang menghubungkan kiper, lini belakang, gelandang, dan penyerang. Kemampuan itu dapat memengaruhi pilihan seorang pelatih ketika menentukan susunan pemain.
Advertising
Namun, Capello meminta Amorim melihat kebutuhan Milan secara menyeluruh. Ia menilai karakter setiap bek harus dipertimbangkan bersama kondisi skuad yang tersedia. Jika jumlah bek yang memiliki pengalaman dan kemampuan bertahan belum memadai, melepas Tomori dapat membuat masalah baru. "Tapi mengingat komposisi bek yang ada di skuad saat ini, saya akan berpikir dua kali sebelum membuang pemain Inggris itu. Kami sudah membahas soal bek, dan menurut saya kami tidak hanya butuh pelengkap, tapi starter sesungguhnya," tuturnya. Pesan Capello cukup jelas. Milan perlu mendatangkan bek yang langsung mampu memperkuat tim utama. Pemain baru tidak boleh hanya berstatus pelapis atau pelengkap jumlah skuad. Pada saat yang sama, klub harus berhati-hati agar tidak kehilangan pemain berpengalaman sebelum mendapatkan pengganti yang setara. Perhatian Capello tidak berhenti pada lini belakang. Ia juga menyoroti kebutuhan Milan terhadap pemain kreatif di lini serang. Menurutnya, tim membutuhkan sosok yang mampu menciptakan perbedaan secara konsisten, terutama dalam pertandingan ketika lawan bertahan rapat.
Advertising
"Gila saja tidak cukup. Saya juga berharap ada pemain kreatif yang konsisten membuat perbedaan di lini serang, terlepas apakah Leao bertahan atau tidak," ujar Capello. Pernyataan itu berkaitan dengan masa depan Rafael Leao yang masih menjadi bagian dari pembahasan klub. Jika penyerang asal Portugal tersebut bertahan, Milan tetap membutuhkan pemain lain yang dapat membantu menciptakan peluang dan menjaga variasi serangan. Jika ia pergi, kebutuhan tersebut akan menjadi lebih besar. Capello juga menyinggung masalah pertahanan Milan pada musim lalu ketika tim berada di bawah arahan Massimiliano Allegri. Performa lini belakang yang buruk membuat Milan harus mencari jawaban sebelum musim baru berjalan. Amorim perlu memperbaiki jarak antarlini, komunikasi para bek, serta cara tim menghadapi serangan balik. Masalah pertahanan tidak bisa diselesaikan hanya dengan mengganti satu pemain. Pelatih harus menentukan sistem yang sesuai, memilih duet bek yang tepat, dan memastikan seluruh pemain memahami tugasnya. Dalam keadaan tersebut, pengalaman Tomori masih dapat menjadi aset bagi Milan. Karena itu, keputusan mengenai masa depan Tomori akan menjadi salah satu pilihan penting pada bursa transfer musim ini. Amorim tetap memiliki hak untuk membentuk skuad sesuai gaya bermainnya. Namun, seperti yang disampaikan Capello, Milan perlu menghitung risiko sebelum melepas bek Inggris tersebut, terutama jika klub belum menemukan starter baru yang benar-benar siap tampil sejak awal.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Reaksi :
Artikel Terkait






