Indonesia, Perssilam News - Utusan khusus Amerika Serikat, Steve Witkoff dan Jared Kushner, baru saja tiba di Doha, Qatar. Kunjungan ini bertujuan membahas kemajuan perundingan antara Amerika Serikat dan Iran. Mereka bekerja sama dengan para mediator untuk mencari jalan keluar dari konflik. Pemerintah Qatar memberikan peringatan tegas. Mereka menyatakan bahwa Witkoff dan Kushner tidak akan bertemu langsung dengan pejabat Iran. Majed al-Ansari, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, memastikan tidak ada jadwal pertemuan tatap muka dalam beberapa hari ke depan. Berdasarkan laporan Anadolu pada Rabu, 1 Juli 2026, rencana pembicaraan langsung antara AS dan Iran memang belum ada. Fokus utama diskusi kali ini adalah isu regional. Para utusan akan membahas negosiasi dengan Iran, kondisi keamanan di Lebanon, dan stabilitas kawasan Timur Tengah.
Advertising
Sebelumnya, Amerika Serikat dan Iran setuju untuk berhenti saling serang. Konflik ini bermula dari sengketa pembukaan kembali Selat Hormuz. Ketegangan tersebut hampir menghancurkan kesepakatan damai antara AS, Israel, dan Iran. Kesepakatan damai itu tertuang dalam Nota Kesepahaman atau MoU. Pakistan dan Qatar bertindak sebagai mediator dalam pembuatan dokumen tersebut. Isi MoU mewajibkan semua pihak menghentikan operasi militer di semua lini, termasuk di wilayah Lebanon. Salah satu poin krusial adalah pembukaan Selat Hormuz. Jalur laut ini sangat vital karena menjadi lintasan sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia. Jika selat ini tutup, harga energi global bisa melonjak tajam. Kedua negara diberikan waktu minimal 60 hari untuk mencapai kesepakatan final yang mengikat.
Advertising
Kesepakatan akhir ini akan mengatur program nuklir Iran. AS juga dijanjikan akan mencabut sanksi ekonomi jika Iran patuh. Selain itu, mereka mengincar gencatan senjata yang bersifat permanen. Putaran pertama diskusi ini sebenarnya sudah terjadi di Swiss sepekan lalu. Namun, situasi kembali memanas karena ada serangan terhadap kapal kargo di laut. Seorang pejabat AS kemudian mengklaim bahwa kedua pihak setuju menghentikan aksi militer untuk sementara. Ia menjamin kapal-kapal bisa melintas dengan aman. Pembicaraan teknis rencananya tetap berjalan.
Advertising
Klaim ini dibantah oleh Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi. Menurutnya, tidak ada rencana pembicaraan teknis pada pekan ini. Di sisi lain, Presiden Donald Trump menyebut Iran telah meminta pertemuan di Doha pada hari Selasa. Gedung Putih juga mengonfirmasi keberangkatan Witkoff dan Kushner untuk menghadiri rapat tingkat tinggi. Majed al-Ansari mengulangi pernyataannya. Utusan AS hanya akan bertemu dengan mediator, bukan pejabat Iran. Meski begitu, ia menambahkan bahwa diskusi teknis antar pejabat tetap berjalan pekan ini. Ada peluang pembicaraan ini akan naik ke tingkat yang lebih tinggi jika ada kemajuan.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Reaksi :
Artikel Terkait






