Selamat Datang dan Bergabung Bersama Perssilam Silampari News teknologi app iconDownload App Pertempuran Sengit di Katingan Mengakibatkan Satu Anggota Kepolisian dan Satu Penduduk Sipil Meninggal Dunia Nasional ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Dark Mode

Pages

Memuat berita...

Monday, 6 July 2026

Pertempuran Sengit di Katingan Mengakibatkan Satu Anggota Kepolisian dan Satu Penduduk Sipil Meninggal Dunia Nasional


Indonesia, Perssilam - Operasi pemberantasan narkotika Polres Katingan berakhir tragis di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kalimantan Tengah. Peristiwa ini terjadi pada Kamis dini hari, 2 Juli 2026. Polisi awalnya menyasar terduga bandar sabu di desa tersebut. Namun, penangkapan itu berubah jadi kericuhan massal yang sangat berdarah. Seorang polisi gugur dan dua anggota lainnya hilang tanpa jejak. Ketegangan bermula saat tim Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan membekuk target operasi. Keluarga pelaku tidak terima dan langsung menyerang petugas. Mereka memakai senjata tajam berupa parang untuk melawan polisi. 
Serangan mendadak ini memicu kemarahan warga sekitar. Massa kemudian berkumpul dan ikut menyerang petugas di lokasi. Situasi menjadi tidak terkendali dengan cepat. Polisi terpaksa melepaskan tembakan peringatan untuk melindungi diri. Tembakan itu dilakukan karena nyawa petugas terancam oleh kepungan massa bersenjata. Dalam baku hantam tersebut, Aipda Yudhi Perdana Putra tewas dunia. Dua personel lain hilang misterius. Mereka diduga hanyut di sungai atau bersembunyi di hutan desa yang lebat.
Advertising


BACA JUGA: 
Neraca perdagangan Indonesia kini mengalami defisit sebesar 1,61 miliar dolar AS
Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono mengonfirmasi kejadian ini dari Palangka Raya. Ia membenarkan adanya serangan parang yang menewaskan anak buahnya. AKBP Dodik menjelaskan bahwa polisi mengambil tindakan tegas dan terukur saat terdesak. Akibat tindakan tersebut, satu orang dari pihak keluarga pelaku tewas.
Advertising


Saat ini, tim gabungan sedang menyisir aliran sungai dekat lokasi kejadian. Mereka mencari dua anggota polisi yang masih hilang. Fokus utama kepolisian adalah menemukan personel tersebut secepat mungkin. Pencarian dilakukan dengan teliti di area hutan dan sungai. Polda Kalimantan Tengah telah mengirim 50 personel tambahan ke Desa Tumbang Kalemei. Bantuan ini dikirim untuk menjaga keamanan desa. Terduga pelaku dan keluarganya sudah melarikan diri dari lokasi setelah kericuhan. AKBP Dodik menyatakan situasi sekarang sudah kondusif. Kehadiran pasukan tambahan dari Polda bertujuan untuk mencegah konflik susulan di wilayah tersebut.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Artikel Terkait
Share:
Nasional
Loading 6 berita Nasional...
RECOMMENDED
Loading 9 berita nasional...
Liga Inggris
Loading 6 berita Liga Inggris HD...
Anda Mungkin Juga Suka
You Might Like

🛒 Shopee Hari Ini

MOST VIEWED BRI SUPER LEAGUE

X
×

Other Latest

Loading...

Daftar Isi

    📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

    Premier League

    Close Ads
    Close Ads

    Serie A

    Archive

    🔥 Flash Sale Shopee Hari Ini

    Dapatkan voucher & gratis ongkir


    Total Pageviews

     

    ×