
Monaco menobatkan Kimi Antonelli: ini bukan lagi kejutan, melainkan kepastian
BACA JUGA: Shopee memberhentikan ratusan pengembang untuk lebih fokus pada teknologi kecerdasan buatan
Sepanjang balapan, Antonelli tidak membuat kesalahan sedikit pun. Ia sangat tenang saat menghadapi dua kali restart setelah safety car. Ia juga tetap fokus saat ada restart penuh setelah bendera merah karena ada inspeksi trek di tikungan terakhir. Ketenangan ini jarang terlihat pada pembalap seusianya.
Lewis Hamilton harus puas finis di posisi kedua. Ia tidak mampu mengejar rekan setimnya di Mercedes. Bernie Collins, mantan ahli strategi Aston Martin, turut memuji aksi Antonelli melalui Sky F1. Collins merasa kecepatan Mercedes sangat mencolok di beberapa bagian lomba. Ia sempat mengira tim Ferrari bisa mengejar, tapi nyatanya tidak. Ferrari tidak punya jawaban untuk melawan kecepatan Antonelli. Collins juga senang melihat Hamilton tampil bahagia dan segar di Monaco. Data putaran menunjukkan bahwa Antonelli berada di level yang berbeda. Ia mencetak putaran tercepat secara konsisten di setiap lap.
Kecepatan inilah yang membuat Button terkejut. Button bertanya-tanya bagaimana anak muda itu bisa memacu mobil dengan sangat cepat sejak awal. Menurut Button, lompatan Antonelli dari garis start sangat luar biasa. Pembalap Italia itu langsung memacu mobil dengan kecepatan penuh. Hanya dalam satu putaran awal, ia berhasil unggul hampir tiga detik. Hamilton mungkin merasa kaget dengan serangan mendadak itu. Namun, Button menilai Hamilton tetap membalap dengan baik hingga akhir. Hamilton terlihat senang bisa naik podium di posisi kedua.
Editor: Redaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Tags :
Reaksi :
Artikel Terkait






