Selamat Datang dan Bergabung Media Online Perssilam Musi Rawas "Perssilam Silampari News" Berita Terupdate teknologi app iconDownload App Ekonomi : IHSG mengalami penurunan pada jeda siang, sementara pasar memperhatikan tekanan dari faktor global ~ Perssilam Silampari News
×
W3.CSS
Advertising
Dark Mode

Pages

Thursday, April 16, 2026

Ekonomi : IHSG mengalami penurunan pada jeda siang, sementara pasar memperhatikan tekanan dari faktor global


Indonesia, Perssilam - Indeks Harga Saham Gabungan, atau IHSG, mengalami pelemahan di jeda siang pada Kamis, 16 April 2026. Sampai akhir sesi pertama, indeks ini turun 0,36 persen. Itu setara dengan 27,49 poin. Levelnya kini berada di 7.596 poin. IHSG adalah patokan utama Bursa Efek Indonesia. Ia mencerminkan kinerja keseluruhan saham yang tercatat di sana.
Advertising

BACA JUGA:
Bisnis : Komisi XII DPR RI Mendorong Pengembangan Industri Baterai EV yang Berkelanjutan
Hari sebelumnya, Rabu 15 April 2026, IHSG sudah tutup merah. Penurunannya mencapai 0,68 persen, atau 52,36 poin. Indeks berhenti di 7.623,58 poin. Saat itu, 380 saham turun harga. Hanya 292 saham yang naik. Sisanya, 149 saham, diam di tempat. Data ini tunjukkan tekanan jual lebih kuat daripada beli.
Pagi tadi, IHSG sempat buka lebih tinggi. Tapi analis lihat tanda koreksi. Herditya Wicaksana, Head of Research Retail MNC Sekuritas, beri prediksi jelas. "IHSG akan bergerak pada rentang 7.786-7.843," katanya pada 16 April 2026. Rentang itu jadi ujian batas atas, atau resistansi. Resistansi adalah level harga di mana saham sulit tembus naik. Banyak penjual muncul di situ.
Herditya juga bilang koreksi bisa datang cepat. Area turun terdekat ada di 7.457 hingga 7.578 poin. Itu zona support, tempat harga mungkin bertahan. Investor perlu awasi level ini dengan teliti.
Beberapa faktor dorong pergerakan ini. Investor ambil untung setelah lima hari IHSG naik berturut-turut. Profit taking adalah jual saham untuk kunci keuntungan. Langkah ini tekan harga indeks ke bawah.
Nilai tukar rupiah juga melemah lawan dolar AS. Rupiah lelet membuat saham ekspor kurang menarik. Tekanan lain dari harga komoditas dunia. Minyak dunia turun di sesi sebelumnya. Emas ikut anjlok. Saham tambang dan energi rasakan dampaknya langsung.
Advertising

BACA JUGA:
Piala Dunia : Capello sedang mempertimbangkan Conte atau Allegri untuk posisi pelatih tim nasional Italia
Pasar pantau negosiasi Iran dan AS. Pakistan jadi perantara. Isu geopolitik ini bikin ketidakpastian. Harga minyak sensitif pada berita Timur Tengah. Emas sering naik saat konflik, tapi kali ini malah turun.
Kondisi dunia ini ganggu pasar saham Indonesia. Investor pilih sikap waspada. Mereka tunda beli besar-besaran. Tunggu sinyal lebih jelas. Perhatikan data rupiah dan komoditas setiap hari. Itu kunci baca langkah selanjutnya IHSG.
EditorRedaktur Perssilam Silampari News
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :
Reaksi :
Artikel Terkait
Share:
You Might Like
×
Rekomendasi
×
Iklan
📧 Dapatkan Berita Terbaru Langsung ke Email!

b

×

Premier League

Close Ads
Close Ads

Most Post

Serie A

Archive

Total Pageviews