
Indonesia, Manajer Arsenal, Mikel Arteta, meminta Premier League ubah aturan jumlah pemain dalam skuad pertandingan mulai musim depan. Saat ini, liga Inggris batasi hanya 18 pemain di daftar pertandingan. Itu dua pemain lebih sedikit daripada Liga Champions UEFA yang izinkan 20 pemain plus tujuh pemain muda U-21. Aturan ketat ini buat klub kesulitan kelola skuad. Pemain juga alami tekanan mental. "Sekarang selalu ada dua atau tiga pemain yang kudu dicoret dari skuad. Itu kenyataannya. Saya tak bisa ubah itu," kata Arteta jelang laga tandang Arsenal ke markas Leeds United. Kutipan ini dari ESPN.
Temukan lebih banyak
Bisnis
Advertising
Arteta harap jumlah pemain naik jadi 20 musim depan. Sama seperti di Liga Champions. "Itu jauh lebih baik untuk kelola skuad. Juga jaga nilai pemain dan kesehatan mental mereka. Tak ada yang mau dicoret," tambah pelatih Spanyol ini. Dia tekankan, coret pemain jadi tugas paling berat baginya. Bayangkan beri tahu pemain tak hanya tak main, tapi bahkan tak boleh ikut tim. "Kami punya pekerjaan unik. Di satu sisi, kami ubah hidup dan karier seseorang. Tapi tiap pekan, kami bilang ke seseorang, 'Besok kamu tak kerja itu. Kamu bahkan tak boleh ikut tim,'" ujarnya.
Situasi begini bikin pemain merasa tak cukup bagus. Pasalnya, keputusan pelatih artinya pilih pemain lain di atas dia. Arteta yakin ini bisa dihindari kalau skuad diperluas. Tak perlu coret orang lagi. Beban laga kini lebih berat. Jadwal padat sepanjang musim. Klub butuh skuad besar. "Membatasi jumlah itu tak masuk akal. Kalau lebih banyak pemain ikut, kami atur menit bermain lebih baik. Kelola momen psikologis dan emosional. Plus punya opsi ganti jalannya pertandingan," jelas Arteta. Permohonan Arteta sejalan dengan pelatih top lain di Premier League. Manajer Liverpool, Arne Slot, pernah bilang hal sama. Begitu juga Pep Guardiola dari Manchester City. Mereka semua desak perluas skuad pertandingan. Arteta juga pernah usul klub Premier League boleh daftar lebih dari 25 pemain senior untuk liga. Alasannya, intensitas jadwal dan tuntutan fisik kian naik di sepak bola modern. Bayangkan skuad Arsenal musim ini. Dengan 18 slot saja, Arteta sering coret pemain kunci cadangan. Misal, saat lawan Leeds, dua atau tiga nama hilang dari daftar. Pemain itu tak ikut ke stadion. Tak latihan bareng tim. Hanya tunggu di rumah.
Advertising
Ini tak hanya soal fisik. Lebih ke pikiran. Pemain pro habiskan hari-hari latih keras. Tapi tiba-tiba dicoret. Mereka pikir, "Apa saya kurang bagus?" Rasa itu bisa rusak semangat. Bikin performa drop di laga berikutnya. Di Liga Champions, aturan lebih longgar. Klub bawa 23 orang ke lapangan, termasuk cadangan. UEFA hitung U-21 tak masuk kuota utama. Arsenal rasakan bedanya saat main Eropa. Lebih mudah rotasi. Pemain tetap merasa dihargai.
Premier League kompetisi paling kompetitif. 38 laga musim reguler. Tambah piala domestik. Total bisa 50-60 pertandingan setahun. Cedera sering datang. Tanpa skuad besar, pelatih terbatas pilihannya.
Arteta paham risiko cedera naik. Jadwal padat sejak pandemi. Klub top seperti Arsenal, Liverpool, City alami ini. Mereka butuh kedalaman skuad. Bukan cuma bintang utama. Usul 20 pemain bantu rotasi pintar. Contoh, bawa bek tambahan saat lawan tim cepat. Atau gelandang segar untuk babak kedua. Tak perlu khawatir coret orang favorit. Pelatih seperti Slot dan Guardiola hadapi masalah sama. Slot baru di Liverpool. Dia lihat skuad Klopp dulu. Masih butuh penyesuaian. Guardiola, juara berkali-kali, tetap kritik aturan ini.
Temukan lebih banyak
BUSINES SERVICES AND PROCUREMENT
Arteta bicara di konferensi pers rutin. Saat ke Leeds, dia ungkap ini jelas. Fans Arsenal dukung. Mereka lihat skuad tim butuh dukungan lebih. Premier League belum jawab. Tapi suara pelatih top ini kuat. Bisa ubah aturan musim 2026-2027. Klub siap adaptasi. Pemain lebih bahagia. Kompetisi lebih adil. Ini soal kesejahteraan semua pihak. Tak hanya menang laga. Tapi bangun tim kuat jangka panjang. Arteta pimpin seruan ini. Arsenal ikut dorong perubahan.
Temukan lebih banyak
Musi Rawas
(Perssilam Silampari News berbagai sumber)
Berita dan Artikel lainnya di :







.png)








